Penyelenggaraan 126th U.S. Open Championship yang semakin dekat mengerucutkan nama-nama pegolf yang difavoritkan. Menariknya, juara bertahan U.S Open 2025 J.J. Spaun sama sekali tidak diunggulkan dalam perhelatan pada 18-21 Juni di Shinnecock Hills Golf Club. Kemenangannya di Oakmont Country Club dinilai sebagai sebuah keberuntungan. Beberapa bursa taruhan justru menempatkan beberapa nama yang difavoritkan, selain Bryson DeChambeau:

Scottie Scheffler, Paling Difavoritkan
Nama Scottie Scheffler selalu ada di beberapa bursa taruhan. Statusnya sebagai pegolf No. 1 Dunia tentunya menjadi jaminan keberhasilan pegolf berusia 29 tahun yang telah mengoleksi tiga gelar major. Konsistensi permainannya, terutama di musim 2025 dengan mengawinkan 2 gelar major: PGA Championship dan Open, membuat namanya selalu beredar di posisi atas bursa taruhan.
Untuk U.S. Open 2026, Scheffler pastinya memiliki motivasi berlebih. Ini menjadi satu-satunya turnamen major yang belum pernah dimenanginya. Prestasi terbaik di event besar yang di-organize USGA ini adalah
T2 setelah kalah 1 pukulan dari sang juara waktu itu, Matt Fitzpatrick. Jadi, tidak mengherankan jika Scheffler menjadi penantang serius bagi siapa pun di Shinnecock Hills Golf Club. Jika menang, ia akan menjadi pegolf yang mampu mengukir karier grand slam golf (menjuarai 4 turnamen major berbeda).

Rory McIlroy: Membawa Momentum Major
Kemenangan Rory McIlroy di Masters Tournament 2026 yang menjadi gelar back-to-back tentunya menguatkan posisinya sebagai contender kuat untuk trofi U.S. Open 2026. Meski sudah cukup lama menjuarai U.S. Open pada 2011, McIlroy tidak pernah mengecewakan di ajang major ini. Dalam 7 penampilan terakhirnya sejak 2019, pegolf berusia 37 tahun tersebut selalu menembus Top 10 hingga 6 kali. Satu-satunya kegagalan menembus Top 10 adalah pada musim lalu—dengan menduduki T19. Namun, di 2023 dan 2024, McIlroy menempati posisi runner up.
Shinnecock Hills Golf Club masih menjadi mimpi buruk McIlroy. Ia gagal lolos cut pada 2018. Meski demikian, jika melihat performanya musim ini, pegolf asal Irlandia Utara itu bisa mengatasi U.S. Open kali ini. McIlroy yang terlihat di Shinnecock nanti adalah versi 2026, bukan penampilan 2018.
Musim ini McIlroy berada dalam kepercayaan tinggi dibandingkan musim-musim sebelumnya. Empat finis Top 10 dalam 8 penampilannya terakhir telah menjadi salah satu rentetan performa McIlroy paling konsisten di lapangan. Hanya sedikit pemain yang memasuki 2026 dengan momentum yang lebih besar. Apalagi, McIlroy berhasil mempertahankan Jaket Hijau di Augusta April kemarin.

Jon Rahm: Ancaman Nyata untuk Event Major
Jon Rahm mungkin memang tidak mendominasi berita utama sepanjang catur wulan pertama tahun ini, kecuali perseteruannya dengan DP World Tour telah berakhir damai. Namun, peluangnya untuk meraih major keduanya dalam karier profesional Rahm sangat besar—bersaing dengan pegolf-pegolf elite lainnya. Namanya selalu muncul di event-event major yang menantang.
Karakter Shinnecock yang kabarnya menguntungkan para pemain yang mampu mengendalikan terbang bola dalam cuaca yang sulit. Rahm termasuk salah pegolf yang memiliki kemampuan dalam kondisi seperti itu. Seperti halnya dengan McIlroy, Rahm pun punya mimpi buruk di U.S. Open 2028. Ia gagal lolos cut.
Namun, kali ini Rahm berbeda dibandingkan dengan dirinya pada 8 tahun lalu. Ia menjadi salah satu pegolf elite dunia. Sejak 2021, pegolf Spanyol berusia 31 tahun ini selalu menjadi petarung di event-event major. Meski saat ini Rahm lebih banyak bertading di LIV Golf yang kuantitas turnamennya lebih sedikit, mantan pegolf No. 1 Dunia itu masih bisa menjaga performanya.
Di PGA Championship pada Mei lalu, Rahm mampu menduduki posisi runner up dengan jam terbang yang lebih sedikit musim ini. Namun, itu sudah cukup bahwa Rahm masih perlu diwaspadai. Kini ia bisa bermain lebih fokus setelah berhasil mencapai kesepakatannya dengan DP World Tour, yang tentunya menjamin masa depannya di badan tour Eropa tersebut.
Rahm pun kini lebih dewasa. Sifat temperamennya yang dulu menjadi handicap-nya kala bermain di turnamen atau putaran yang penting. Ia pun kini bermain lebih nyaman seperti ditunjukkan di Aronimink Golf Club pada Mei kemarin. Tidak ada ekspresi frustrasi ketika menghadapi sandungan di lapangan. Satu hal yang perlu diingat adalah Rahm merupakan juara U.S. Open 2022 yang digelar di Torrey Pines (South Course) dengan 6-under. Seperti halnya Shinnecock, lapangan golf karya William Francis Bell ini pun dikenal salah satu venue tersulit untuk U.S. Open.



