Kompleksitas Perawatan Rumput Lapangan Golf Dibandingkan Lapangan Bola

Kondisi Indonesia yang beriklim panas mendorong penggunaan rumput untuk lapangan golf dan sepakbola yang tahan terhadap cuaca tersebut. Perawatan rumput di lapangan golf ternyata lebih sulit dibandingkan lapangan sepakbola. 

Oleh: Qamal Mutaqin, Agronomis Rumput

Kehadiran rumput di lapangan golf/sepakbola tidak hanya menghijaukan fasilitas olahraga tersebut. Rumput justru merupakan aspek krusial dalam perancangan lapangan golf/bola maupun penggunaan lapangan itu sendiri. Kondisi rumput di lapangan tersebut dapat mempengaruhi performa lapangan, permainan golf/bola, keselamatan atlet, dan juga efisiensi perawatan. Pemilihan rumput yang tepat berperan penting dalam menjaga konsistensi kualitas rumput untuk pemakaian di lapangan golf/bola.

Saat ini jenis rumput lapangan golf/sepakbola terbagi dua, yaitu warm season grass dan cool season grass. Warm season grass memiliki sistem fotosintesis tipe C4, unggul dalam kondisi suhu tinggi (25–35°C), dan tahan terhadap kekeringan. Jenis rumput ini biasanya digunakan di daerah beriklim panas, seperti di Benua Asia, Australia, Amerika bagian selatan, dan Afrika.

Indonesia merupakan salah satu negara beriklim panas. Iklim tropis di Tanah Air tersebut mendorong penggunaan warm season grass untuk lapangan golf. Sejauh ini jenis rumput yang paling umum digunakan, baik di Indonesia maupun daerah beriklim tropis lainnya, adalah Bermuda–terutama untuk area green. Rumput Bermuda memiliki keunggulan: tekstur halus dan bisa dipotong sangat pendek (sekitar 2-4 mm) untuk memastikan kelancaran pergerakan bola.

Rumput di dalam lapangan golf. Credit photo: iStock

Selain Bermuda, kini penggunaan rumput Zoysia Matrella (Zion, Zimet, dan lain-lain) dan Paspalum cukup diminati karena memiliki keunggulan secara visual. Rumput Zoysia bisa menciptakan warna striping (bergaris) dari arah potongnya. Selain itu, rumput tersebut lebih efisien dalam penggunaan air dan pupuk dibanding Bermuda dan Paspalum.

Rumput sebagai hamparan area penutup tanah antara lapangan golf, bola, dan taman biasa berbeda dalam perawatannya. Rumput ikut menentukan mutu permainan, kenyamanan visual, dan keselamatan bagi penggunanya. Perawatan lapangan bola lebih ringan dibanding lapangan golf dikarenakan lapangan bola hanya satu hamparan yang seragam sehingga perawatannya seragam untuk satu lapangan. 

Namun, perawatan rumput di lapangan golf lebih detail dan kompleks karena terbagi beberapa area seperti rumput green, teebox, fairway, rough, dan rumput di kemiringan bunker.  Rumput di lapangan golf–terutama di green–perlu dijaga konsistensi dalam guliran bola dan kehalusan permukaan, sedangkan area lain yang berbeda disesuaikan dengan tujuan penggunaan rumput di teebox, fairway, rough, dan bagian lainnya. 

Rumput lapangan bola, selain kualitas visual dan kerataan kontur, memerlukan keseimbangan antara kekuatan permukaan rumput dan kekuatan daya cengkeram akar, kepadatan permukaan, traksi (ketahanan permukaan lapangan dari gesekan sepatu), dan kecepatan pulih dari banyaknya pemakaian, tetapi tidak harus sehalus rumput green di golf. Perawatan rumput lapangan bola bisa disejajarkan dengan perawatan untuk rumput tee box di lapangan golf. 

 

Share with

More News

Luke & Reicherin Juarai OJAO 2026

Rory McIlroy Tampil dengan Green Jacket, Reuni Bareng Tim Ryder Cup Eropa di Wimbledon

Perang Para Juara! AGI Satukan Kampiun Mid-Amateur dalam The Champion of Champions

Juarai Women's PGA Championship 2026, Ryu Tuliskan Kisah Cinderella Versinya

Digital Edition

COVER JUN-JUL 2026
Juni - Juli 2026

Perjamuan Dua Major Tersulit Musim 2026

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun