Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) 2026 yang berlangsung pada 30 Juni-2 Juli tersebut telah menghasilkan juara baru untuk tahun ini. Mereka adalah Luke Evan Moore dan Reicherin G. Hanslkie, yang memenangi nomor individual putra dan putri di Gunung Geulis Country Club (West Course), Bogor.
Kemenangan Luke bahkan terasa lebih istimewa karena menang dengan posisi wire-to-wire (memuncaki leaderboard sejak putaran pertama). Luke mulai memimpin putaran pertama dengan 68 (3-under), unggul 2 pukulan dari Asa Nadjib (Double B) yang berada di posisi 2. Menyelesaikan putaran kedua, Luke belum tergoyahkan di puncak klasemen setelah mengumpulkan 138 (4-under). Di putaran akhir, meski sempat goyah, Luke berhasil mengamankan posisinya dan meraih gelar nasional di tangan, dengan total 209 (4-under).

“Saya berpikir, semuanya akan baik-baik saja. Saya sudah melakukannya. Kesalahan sudah terjadi. Dari situ, 13 hole terakhir saya sudah main dengan 7-under. Namun, di round pertama saya finis dengan 3-under. Di round kedua, saya coba menjaga rutinitas yang sama. Dalam 30 menit, latihan putting dan chipping, lalu pergi ke tee box. Jujur, untuk turnamen kali ini, saya sedikit mengganti rutinitas. Tidak ada driving. Dan itu sebenarnya membuat saya mungkin tidak terlalu banyak berpikir. Langsung ke tee box. Badannya yang penting panas, sudah stretching dulu. Masuk ke tee box pertama, lalu fokus ke golf. Bukan fokus ke swing. Itu sungguh membantu saya minggu ini,” kata Luke yang berasal dari DKI Jakarta ini.

Meski sudah berupaya keras di putaran akhir, Nadjib harus puas di posisi kedua. Dengan kengototannya, Nadjib mengakhiri pertarungannya itu dengan total 139 (3-under).
Sementara itu, di nomor individual putri, perebutan gelar juara diwarnai dengan partai tambahan: play-off. Reicherin yang sempat memimpin pada putaran akhir dan Bianca Naomi Laksono yang berhasil menyamai perolehan skor total akhir harus melanjutkan permainan mereka ke hole tambahan setelah sama-sama mengumpulkan total 226. Usai sama kuat di hole tambahan pertama, Reicherin dari Ciputra Golfpreneur Foundation akhirnya bisa memenangi play-off hole kedua. Juara nasional pertama untuk Reicherin.

“Saya tidak tahu perbedaan skor (sepanjang putaran akhir), karena saya tidak membuka leaderboard dalam turnamen ini. Saya hanya tahu posisi saya dari orang-orang dan kemudian di pairing nya pun kelihatan kan. Jadi main kayak kemarin, it’s just another round of golf. Meski saya iniingin bermain better, saya coba untuk stabil dalam 3 hari ini,” jelas Reicherin.
“Nggak ngira sampai ke play-off. It’s really shocking to me. Karena Bianca emang hari ini mainnya bagus. Like her game is so rapi and then I had to really make an up and downs and everything. Ya, kerja keras banget hari ini.”

Bianca sendiri lagi-lagi harus mengalami kekalahan dalam play-off. Sebelumnya, pada Mei lalu, atlet DKI Jakarta ini mengakui keunggulan Jennifer Quinn dalam Kejurnas Golf Amatir 2026 di Gunung Geulis. Kemarin, ia kembali menelan kekalahan di play-off. Kali ini menghadapi Reicherin.
“Aku sih lebih stick to the game plan saja. Namun, di approach sih, aku mikir kayak sebenernya itu approach (shot ke green di hole tambahan kedua) aku kurang suka. Tapi ya itu salah game plan aku juga. Sebenernya lebih awkward saja sih, Jaraknya bukan favorit saya. Jadi kayak, I have to like….”

Sebanyak 108 peserta (80 di antaranya merupakan pegolf pria, sedangkan 28 di antaranya pegolf wanita) meramaikan Olympic Jabar Amateur Open 2026, yang tahun ini merupakan penyelenggaraan edisi ke-9. Mereka berasal dari 15 provinsi.. Adapun 15 provinsi yang terwakili ialah Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Tengah, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Sulawesi Utara.



