Pegolf AS Nelly Korda membuktikan dirinya sebagai petarung sejati di U.S. Women’s Open 2026. Pemain No. 1 Dunia tersebut secara perlahan-lahan menampilkan permainan terbaiknya hingga putaran ketiga pada Sabtu (6/6) kemarin di Riviera Country Club. Tiga birdie di 3 hole terakhir dalam moving day kemarin langsung membawa Korda ke puncak klasemen dengan total 207 (6-under).

“Tentu saja, rasanya selalu luar biasa bisa berada di posisi ini,” kata Korda, yang tahun lalu bermain di grup kedua dari belakang di U.S Women’s Open 2025 Erin Hills, di mana ia finis di peringkat kedua bersama. “Itulah tujuan kami bekerja keras, untuk bisa berada di posisi ini. Jadi, apa pun yang terjadi besok, biarlah terjadi, tapi aku akan memberikan yang terbaik dan melihat hasilnya nanti.”
Korda berbagi tempat dengan Sei Young Kim yang juga menyodok ke papan atas. Kim yang tertinggal 1 pukulan dari pemuncak leaderboard setelah dua putaran akhirnya bisa menduduki posisi pertama.

“Saya berusaha tetap sabar dan hanya menunggu kesempatan,” kata Kim, yang telah 13 kali menjuarai turnamen di LPGA Tour. “Ketika kesempatan itu datang, saya langsung memanfaatkannya.”
Meski sama-sama memimpin, keduanya hanya unggul 1 pukulan. Juara U.S Women’s Open 2015 In Gee Chun (KOR) dan juara major Chevron Championship Jennifer Kupcho masih memberikan ancaman karena masih memiliki kesempatan 1 putaran lagi Minggu (7/6) besok.

Chun bahkan sempat memimpin leaderboard dengan total 6-under hingga hole 15. Sayang, bogey di hole 16 melorotkan posisinya di T2. Ia gagal memanfaatkan 2 hole sisa untuk menaikkan posisinya.
Juara U.S Women’s Open 2015 tersebut masih berpeluang untuk menjuarai major keempatnya dalam karier profesionalnya. Saat ini ia berada dalam kepercayaan diri yang tinggi sepanjang 3 putaran turnamen major berhadiah total US$12 juta ini dengan 71-68-69.

Sementara itu, Kupcho sedang mencari titel major keduanya setelah mengukir pertama kalinya di Chevron Championship 2022. Kemenangan terakhir mantan Wake Forest All-American dan anggota Curtis Cupper USA 2018 adalah pada ShopRite LPGA 2025, event yang tahun ini gagal dipertahankan gelar juaranya setelah missed the cut. Ia pun mengalami missed the cut 3 kali di 3 U.S. Women’s Open terakhirnya.
“Ya, mereka semua pesaing yang hebat,” kata Kupcho tentang keempat pemain yang berada di puncak papan peringkat. “Di LPGA, kita selalu dihadapkan pada pesaing-pesaing hebat setiap minggunya. Jadi, menurutku kita semua sudah siap menghadapinya. Ini akan menjadi penutup hari Minggu yang seru.”



