Furue Ambil Alih Pimpinan Klasemen

Usai menyelesaikan putaran ketiga HSBC Women’s World Championship, pegolf Jepang Ayaka Furue membuka lebar peluangnya untuk mengakhiri nirgelar-nya dalam dua tahun terakhir. Kepastiannya ditunjukkan dengan hasil moving day yang berakhir dengan skor 68 (4-under par), yang membuat skor total Furue menjadi 206 (10-under).

Memulai putaran kedua dengan 6-under, Furue langsung memimpin leaderboard ketika meninggalkan front nine. Sumbangan empat birdie membuat skor totalnya sementara menjadi 10-under. Sayang, bogey di hole 12 sempat mengurangi perolehan skornya menjadi 9-under. Namun, Furue bisa mengembalikan ke 10-under setelah berhasil membuat birdie di hole 13. Skor total ini bertahan hingga hole terakhir.

“Birdie-birdie di front nine saya seperti menjaga momentum saya. Jadi, itu sangat bagus untuk saya. Saya hanya berpikir untuk mengejar Celine hari ini dan membuat birdie,” kata Furue. “Sangat sulit untuk membaca kondisi green di hari pertama. Tapi setelah bermain di hari pertama, saya mempertahankan pukulan saya dan terus melaju. Saya akan terus menjaga energi dan fokus saya besok, tetapi saat ini, saya hanya merasa senang berada di puncak leaderboard.”

Pimpinan leaderboard sehari sebelumnya, Celine Boutier, cukup frustrasi dengan ketidakkonsistenan permainan panjangnya. Pegolf berusia 30 tahun ini mengawali permainan dengan dua bogey di empat hole pembuka. Meski sempat bangkit sejenak dengan sebuah birdie di hole kelima, Boutier kembali gagal di hole keenam sebelum membuat sebuah eagle di hole delapan yang membantunya kembali ke jalur yang benar.

“Ini membuat frustrasi karena saya merasa permainan saya sangat berbeda dan tidak berada di tempat yang seharusnya. Saya tidak benar-benar memiliki awal yang baik karena saya melewatkan beberapa pukulan green di front nine, melakukan chip-in di delapan hole untuk mengembalikan skor menjadi imbang, dan kemudian saya agak terseok-seok dari sana,” kata Boutier, yang harus puas menyelesaikan putaran ketiga dengan skor 72 (even par). Bersama Andrea Lee, Boutier berada di T3 dengan selisih 3 pukulan dari Furue.

Posisi kedua justru ditempati Hannah Green (AUS). Pegolf berusia 27 tahun tersebut menyelesaikan putaran ketiga dengan 67 yang kedua kalinya setelah hari kedua membukukan skor yang sama. Tertinggal 2 pukulan dari Furue, Green tetap menjaga peluang untuk meraih gelar pertamanya di Tanjong Course, Sentosa Golf Club, dan menyabet titel keempat di LPGA.

“Saya merasa baik lagi. Saya tidak terlalu banyak memukul green lagi hari ini atau fairway, tapi saya berhasil memukulnya di area yang tepat untuk memberi diri saya peluang terbaik untuk membuat par,” kata Green, yang menempati posisi runner-up di HSBC Women’s World Championship 2021.

Namun, ancaman besar pun ditunjukkan juara bertahan Jin Young Ko. Pegolf Korea yang bertekad mencetak hattrick di turnamen berhadiah US$1,8 juta ini membuka jalan untuk bersaing dalam perebutan juara HSBC Women’s World Championship, meski tertinggal 4 pukulan dari Furue.

Share with

More News

Pemenang Open Championship 2024 akan Terima US$3,1 Juta!

Berburu Emas di Padang Le Golf National

Celebrity Pro-Am: Upaya Combiphar Tularkan “Virus” Golf di Kalangan Selebritas

Kompetisi The Indonesia Pro-Am akan Digelar untuk Kedua Kalinya

Digital Edition

COVER JUN JUL 2024
June - July 2024

Berburu Emas di Padang Le Golf National

Screenshot 2024-04-05 131223
April - May 2024

Kunjungan Ke Dua Destinasi Major

Screenshot 2024-02-05 at 13.13.38
February - March 2024

Pemain Terbaik Indonesia Musim 2023

Cover
December 2023 - January 2024

Juara Sejati di Jagat Golf Indonesia