Henrik Stenson Siap Debut, Persaingan SJM Macao Open 2026 Makin Panas

Deretan pegolf elite dunia siap meramaikan SJM Macao Open 2026 yang berlangsung pada 15–18 Oktober di Macau Golf & Country Club. Mantan juara major Henrik Stenson menjadi salah satu sorotan utama dalam turnamen Asian Tour berhadiah total US$1 juta tersebut, yang tahun ini kembali menghadirkan persaingan sengit antara bintang internasional dan talenta terbaik Asia.

Nama Henrik Stenson menjadi salah satu daya tarik terbesar pada edisi ke-23 SJM Macao Open. Juara The Open Championship 2016 yang sudah mengoleksi 22 gelar profesional itu akan menjalani debutnya di Makau. Pegolf asal Swedia berusia 50 tahun tersebut bergabung dengan PGA Tour Champions pada awal tahun ini. Meski berpengalaman menghadapi turnamen besar, Stenson mengakui bahwa debutnya di Makau menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam beradaptasi dengan karakter lapangan dalam waktu singkat.

“Saya sangat senang berada di sini. Ini pertama kalinya saya ke Makau, dan saya sangat antusias untuk menjelajahi tempat baru. Trofinya juga sangat indah, salah satu yang terbesar yang saya lihat dalam waktu lama,” ujar Stenson dalam konferensi pers, Selasa (13/10). Ia juga menyoroti perkembangan pesat golf Asia yang menurutnya telah meningkatkan kualitas persaingan di kawasan tersebut.

“Level pemain Asia telah berkembang pesat dibandingkan saat saya mulai bermain sebagai profesional. Persaingan sekarang sangat kuat. Saya harus mempelajari lapangan ini dalam waktu sekitar 24 jam dan berharap bisa mempertahankan momentum positif,” tambahnya.

Persaingan di Makau juga akan menjadi panggung penting bagi Travis Smyth. Pegolf Australia yang kini menempati posisi kedua Asian Tour Order of Merit 2026 itu akan tampil untuk pertama kalinya di SJM Macao Open. Dengan empat gelar profesional, Smyth datang dengan optimisme tinggi setelah menikmati jeda dua pekan sebelum turnamen.

“Lapangan berada dalam kondisi luar biasa dan cuacanya diperkirakan sangat bagus. Saya merasa segar setelah dua pekan beristirahat, jadi semuanya terlihat positif untuk pekan ini,” kata Smyth.

Dari kiri ke kanan: Jazz Janewattananond (THA), Ding Wenyi (CHN), Henrik Stenson (DEN), Sungjae Im (KOR) dan Travis Smyth (AUS), Matthew Cheung (HKG) usai konferensi pers SJM Macao Open di Macau Golf and Country Club. Credit: Graham Uden

Sementara itu, Sungjae Im akan kembali memburu hasil lebih baik setelah finis di posisi T7 pada debutnya tahun lalu, usai mengakhiri empat putaran dengan total skor 269 pukulan atau tujuh di-bawah-par. Pegolf Korea Selatan yang meraih gelar PGA Tour Rookie of the Year 2019 tersebut mengaku lebih percaya diri karena sudah mengenal karakter lapangan.

“Saya senang bisa kembali setelah penampilan yang cukup baik tahun lalu. Sekarang saya lebih mengenal lapangannya dan berharap bisa mendapatkan hasil yang bagus pekan ini,” ujar Im, yang telah mengoleksi tujuh kemenangan profesional.

Talenta muda asal China, Ding Wenyi, juga patut diperhitungkan. Pegolf berusia 21 tahun itu finis di posisi ketiga SJM Macao Open 2025 dan telah mencatatkan setidaknya sembilan finis di posisi 25 besar pada Asian Tour musim ini.

Ding memiliki rekam jejak amatir yang mengesankan, termasuk kemenangan di U.S. Junior Amateur Championship 2022 dan Asia-Pacific Amateur Championship 2024, sebelum beralih ke profesional dua tahun lalu. Setelah menunjukkan performa positif pada pekan Asian Games, Ding berharap dapat membawa momentum tersebut ke Makau.

“Performa saya tahun ini naik turun, tetapi saya bermain sangat baik pada pekan Asian Games. Saya berharap bisa mempertahankan momentum itu dan meraih hasil yang lebih baik di Makau dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Ding juga mengungkapkan ambisi jangka panjangnya untuk meraih gelar PGA Tour dan kembali ke Augusta National Golf Club sebagai pegolf profesional. Ia menyebut sejumlah pemain yang hadir sebagai sosok inspiratif yang ingin ia ikuti jejaknya.

Dari Thailand, Jazz Janewattananond akan menjadi salah satu pemain yang patut diperhitungkan. Juara Asian Tour Order of Merit 2019 itu pertama kali tampil di Macao Open pada 2014 dan kembali satu dekade kemudian.

Jazz akan bergabung dengan rombongan pegolf Thailand yang kuat, termasuk dua mantan juara turnamen, Rattanon Wannasrichan (2024) dan Pavit Tangkamolprasert (2016). “Senang bisa kembali. Makau merupakan salah satu destinasi paling ikonik di Asian Tour. Kota yang luar biasa, lapangan yang hebat, dan kondisi lapangan tahun ini terlihat sangat bagus,” kata Jazz, yang telah mengoleksi 11 gelar profesional.

Pegolf China, Wu Ashun, juga menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan di Macau Golf & Country Club. Pemilik tujuh gelar tur profesional, termasuk lima kemenangan di DP World Tour, menilai karakter lapangan akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir. Menurut Wu, kombinasi kontur perbukitan, pemandangan laut, dan peluang birdie menuntut pemain untuk menjaga strategi serta menghindari kesalahan yang tidak perlu.

Memasuki edisi ke-23, SJM Macao Open terus memperkuat posisinya sebagai salah satu turnamen unggulan Asian Tour. Ajang ini sebelumnya pernah menghadirkan nama-nama besar, seperti Ernie Els, Nick Faldo, Fred Couples, Padraig Harrington, dan Vijay Singh.

Para pemain bersama Ms. Daisy Ho, Managing Director of SJM Resorts, S.A, Ms. Leong Wai Man, President, Sports Bureau of the Macao SAR Government, Ms. Lei Si Leng, Vice President, Sports Bureau of the Macao SAR Government, Mr. Cheang Kai Meng, Vice President, Sports Bureau of the Macao SAR Government, Ms. Jasmine Lim, Vice President, Global Partnerships, Golf, IMG, Mr. Johnny Senna Fernandes, President, Golf Association of Macau, Mr. David Rollo, Chief Operating Officer, Asian Tour. Credit: Graham Uden

Persaingan tahun ini dipastikan semakin menarik dengan kehadiran tujuh dari 10 pemain teratas Asian Tour Order of Merit 2026. Poin penting yang diperebutkan akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal sepanjang empat putaran.

Di luar persaingan para bintang internasional, turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi pegolf lokal Makau untuk menunjukkan kemampuan mereka. Ma Kaijun, pegolf lokal dengan hasil terbaik pada edisi tahun lalu, akan kembali bertanding. Empat talenta lokal lainnya, Jim Huang, Kelvin Si Ngai, Hung Chi Che, dan Bryan Luo, berhasil mengamankan tempat melalui hasil terbaik di antara peserta lokal pada turnamen kualifikasi 24 September lalu.

Oscar Hung Chi Che pun memasang target ambisius untuk pekan ini. “Target saya adalah lolos cut. Saya berharap bisa menjadi pegolf amatir Macao pertama yang berhasil melakukannya di SJM Macao Open,” ujarnya.

SJM Macao Open 2026 diselenggarakan bersama oleh Sports Bureau of the Macao SAR Government (MSB), SJM Resorts, S.A. sebagai sponsor utama, dan IMG. Turnamen ini juga mendapat dukungan Asian Tour serta Macau Golf Association. Tahun ini menjadi edisi keempat secara beruntun bagi SJM sebagai sponsor utama.

Selain menghadirkan kompetisi kelas dunia, SJM Macao Open 2026 juga akan menjalankan program keterlibatan masyarakat untuk memperkenalkan golf kepada lebih banyak orang dan memperluas partisipasi dalam olahraga ini.

Share with

More News

IGF 2026 Targetkan 120 Exhibitor, Perkuat Ekosistem Industri Golf Nasional

CEO Masters Indonesia Hadir Perdana di Tanah Air

Blades Brown Cetak Sejarah, Raih Kartu PGA Tour di Usia 19 Tahun

Menatap Dunia Baru

Digital Edition

COVER OKT-NOV 2026_page-0001
Oktober - November 2026

Dua Nama Menorehkan Kisah Bahagia

COVER AUG-SEP 2026
Agustus - September 2026

Lima Dekade Perjalanan Golf Nasional

COVER JUN-JUL 2026
Juni - Juli 2026

Perjamuan Dua Major Tersulit Musim 2026

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

slot gacor

bonanza88bet

bonanza88bet