Turnamen golf bergengsi CEO Masters Indonesia hadir untuk pertama kalinya di Tanah Air. Digelar di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, pada Sabtu, 10 Oktober 2026, ajang ini mempertemukan para pemimpin bisnis, investor, eksekutif senior, dan tamu kehormatan dari dalam maupun luar negeri dalam sebuah perhelatan yang memadukan olahraga golf, jejaring bisnis, dan interaksi internasional
Mengusung tema “Play. Connect. Lead.”, CEO Masters Indonesia tidak sekadar menjadi ajang kompetisi golf, tetapi juga wadah strategis untuk memperluas koneksi, membangun kemitraan, dan membuka peluang investasi lintas negara.

Sejumlah tokoh terkemuka turut hadir dalam edisi perdana ini, di antaranya Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin, pengusaha dan investor, Sandiaga Salahuddin Uno, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, Pendiri dan CEO Indonesia Economic Forum sekaligus Ketua ASEAN Economic Forum Sachin Vijaya Gopalan, serta tak ketinggalan legenda kriket India, Kapil Dev.
Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang tersebut memperkuat posisi CEO Masters Indonesia sebagai wadah untuk membangun koneksi strategis, memperluas peluang kolaborasi, dan mendorong hubungan bisnis yang lebih erat di tingkat nasional maupun internasional.
Director CEO Masters Indonesia, Prakash Vijaykumar, mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme dan komitmen para peserta yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan perdana ini.
“Turnamen ini bertujuan mempertemukan komunitas bisnis. Kami ingin para pelaku bisnis terkemuka berkumpul dalam suasana santai, bermain golf, sekaligus membangun jaringan dan relasi. Seperti slogan kami, Play, Connect, and Lead, bermain, menjalin koneksi, dan memimpin. Itulah tujuan utama acara ini,” ujar Prakash.

CEO Masters Indonesia merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan platform golf yang menghubungkan komunitas bisnis melalui olahraga. CEO World Players Super League (WPSL), Russell Yeomans, menyambut positif penyelenggaraan perdana di Indonesia dan menilai kualitas acara ini mencerminkan standar yang ingin dibangun untuk pengembangan CEO Masters di berbagai negara.
“Kami sangat antusias untuk mengembangkan turnamen ini ke berbagai negara. Kualitas penyelenggaraan yang dihadirkan mencerminkan standar yang ingin kami bangun ke depannya,” kata Russell.
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menilai CEO Masters Indonesia memiliki peran strategis dalam mempertemukan para pelaku ekonomi dan membuka peluang investasi internasional. Menurutnya, forum semacam ini menjadi bagian dari diplomasi ekonomi yang dapat memperkuat hubungan Indonesia dengan mitra bisnis dari berbagai negara.
“Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi. Acara seperti CEO Masters Golf ini mempertemukan banyak pihak yang bekerja dan berkontribusi di bidang ekonomi. CEO-CEO terkemuka di Indonesia dan beberapa dari luar negeri bisa bertemu. Buat saya, ini bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia,” ujar Najamudin.
Dukungan terhadap penyelenggaraan CEO Masters Indonesia juga disampaikan oleh pengusaha dan investor Tanah Air, Sandiaga Salahuddin Uno. Ia menyoroti kehadiran tokoh olahraga internasional, Kapil Dev, sebagai daya tarik yang dapat membangkitkan optimisme sekaligus memperkuat promosi Indonesia di mata dunia.
“Ini brilian menurut saya, apalagi ada juara dunia 1983, Kapil Dev, yang hadir di sini. Ini menjadi daya tarik utama untuk membangkitkan semangat dan optimisme kita. Apalagi kalau kita lihat ekonomi sekarang penuh tantangan. Tapi para CEO ini sekarang berkumpul, berjejaring, bernetwork. Mudah-mudahan bisa membawa investasi lebih banyak di Indonesia, membuka peluang usaha dan menciptakan banyak lapangan kerja,” kata Sandiaga.

Melalui edisi perdananya di Pondok Indah Golf Course, CEO Masters Indonesia menghadirkan golf sebagai lebih dari sekadar olahraga. Dengan mempertemukan pemimpin bisnis, investor, dan tokoh internasional dalam satu kesempatan, ajang ini diharapkan menjadi jembatan bagi terbentuknya kemitraan strategis, pertumbuhan investasi, serta hubungan ekonomi yang semakin kuat antara Indonesia dan komunitas global.



