Drama, comeback, dan adu mental mewarnai The Champion of Champions AGI Mid-Amateur Series 2026. Alit Jiwandana dan Tomomi Ishihara keluar sebagai juara setelah melewati pertarungan sengit pada AGI Mid-Amateur Match Play 2026 yang berlangsung di Gading Raya Golf Club, 8–9 Juli 2026.
Turnamen yang mempertemukan para juara AGI Mid-Amateur Series musim 2023 hingga 2026 ini menghadirkan format match play, di mana setiap hole menjadi penentu. Berbeda dengan stroke play, format ini menuntut strategi, konsistensi, dan kekuatan mental karena satu kesalahan kecil dapat mengubah jalannya pertandingan.
Partai final sektor putra mempertemukan Muhammad Luthfi Haiban melawan Alit Jiwandana, sementara di sektor putri Hannemas Pangestu berhadapan dengan Tomomi Ishihara. Kedua laga sama-sama berlangsung ketat dan harus ditentukan hingga hole terakhir.

Final putra menjadi panggung comeback luar biasa bagi Alit. Sempat tertinggal 3 up hingga hole ke-14, ia perlahan memangkas defisit sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan dramatis 1 up.
“Mungkin semua yang mengikuti pertandingan hari ini tidak menyangka saya bisa menang, termasuk saya sendiri. Yang unik, rasa gugupnya justru datang terlambat. Baru di hole 13 dan 14 saya benar-benar merasakan tekanannya. Saat stamina dan fokus mulai menurun, saya berusaha menerima rasa gugup itu dan tetap memainkan permainan terbaik sampai hole terakhir,” ujar Alit.
Bagi Alit, kemenangan ini menjadi salah satu yang paling emosional dalam kariernya. Berkali-kali ia merasa peluang sudah tertutup, namun selalu berhasil menemukan jalan untuk bertahan.
“Match Play itu seperti adu penalti, pilihannya cuma menang atau kalah. Berkali-kali saya pikir pertandingan sudah selesai, di hole 16, 17, bahkan 18 ternyata masih ada kesempatan. Mungkin itu yang membuat kemenangan ini terasa begitu emosional. Yang paling saya banggakan, saya bisa tetap tenang dan terus berjuang sampai pukulan terakhir,” tambahnya.

Di sektor putri, duel tak kalah menegangkan tersaji antara Hannemas Pangestu dan Tomomi Ishihara. Sejak hole pertama, keduanya saling berbalas kemenangan hole demi hole hingga skor tetap all square memasuki hole ke-16.
Pertandingan akhirnya ditentukan di hole ke-18. Dalam situasi penuh tekanan, Tomomi tampil lebih tenang dan berhasil memanfaatkan peluang untuk menutup laga dengan kemenangan 1 up sekaligus merebut gelar juara.
“Saya memulai pertandingan dengan tertinggal dua angka di dua hole pertama. Mungkin karena sedikit gugup, putting saya tidak berjalan sesuai rencana. Namun saya terus bertahan. Di hole ke-16 saya berhasil memasukkan putting panjang untuk menyamakan kedudukan. Dari situ saya mendapatkan momentum hingga akhirnya menang 1 up,” kata Tomomi.
The Champion of Champions AGI Mid-Amateur Series 2026 kembali menegaskan daya tarik format match play yang selalu menghadirkan drama, ketegangan, dan pertarungan mental hingga hole terakhir. Mempertemukan para juara terbaik AGI Mid-Amateur Series dari empat musim terakhir, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian para pegolf terbaik, tetapi juga menyajikan tontonan golf yang kompetitif, penuh emosi, dan sulit diprediksi hingga pukulan penentu.



