Ketika teman-teman kompetitor di U.S. Open berjuang keras untuk menaklukkan Shinnecock Hills Golf Club dan berupaya untuk lolos ke putaran di akhir pekan, Wyndham Clark justru menghabiskan Jumat sorenya di Hamptons sambil bersantai. Ia menyaksikan timnas AS menggilas Australia 2-0 untuk lolos ke babak selanjutnya.
Langkah Clark justru makin laju setelah menyelesaikan putaran kedua the 126th U.S. Open. Pegolf AS berusia 32 tahun tersebut membukukan skor 69 (1-under) di putaran pada Jumat (19/6) kemarin. Dengan demikian ia telah mengumpulkan total 133 (7-under) setelah 36 hole. Total skor ini menjadi rekor baru Shinnecock Hills untuk U.S. Open.

“Kemarin, pukulan drive-ku benar-benar bagus, dan kemudian aku bermain sangat hati-hati saat mendekati green,” kata Clark, yang memberikan kredit atas kebangkitannya belakangan ini berkat kerja samanya bersama direktur instruksi Cherry Hills Country Club, Pat Coyner. “Green-green ini jelas merupakan tantangan utama di lapangan golf ini.
“Kemudian hari ini aku melakukan hal yang sama. Memang tidak seakurat kemarin, tapi konsistensi dalam mengarahkan bola ke target yang agak aman benar-benar membuahkan hasil.”
Saat menjuarai U.S Open di The Los Angeles Country Club tiga tahun lalu, Clark juga memulai dengan skor 64 dan dilanjutkan dengan putaran 67-69-70. Ia baru memimpin pada putaran ketiga dan kemudian berhasil menahan serbuan Rory McIlroy, Scottie Scheffler, Cameron Smith, dan Tommy Fleetwood.

Kini, Clark akan memasuki putaran ketiga pada hari Sabtu dalam posisi yang ideal: sebagai leader. Namun, sejarah U.S. Open tidak berpihak padanya. Tidak ada satu pun pemimpin klasemen setelah 36 hole dalam empat edisi terakhir U.S. Open yang digelar di Shinnecock Hills berhasil mengangkat trofi. Mungkinkah Clark bakal mengubur mitos tersebut?
Para pesaing yang menguntitnya di belakang tidak bisa diremehkan. Empat pegolf berada di T2 dengan skor 3-under. Mereka adalah Tom Kim, Sam Stevens, Xander Schauffele, dan Matt Fitzpatrick. Nama yang terakhir adalah juara U.S. Open 2022. Di belakangnya lagi, ada Collin Morikawa, juara major 2 kali, yang tertinggal 5 pukulan dari Clark dan berada di posisi 6.

Putaran kedua the 126th U.S. Open pun tetap menyajikan tantangan yang menyulitkan bagi para partisipan. Meski angin tidak sekencang seperti putaran pertama yang embusannya mencapai 50 km per jam, para pegolf tetap geleng-geleng kepala dalam menghadapi Shinnecock Hills.
Hanya 11 pegolf yang berhasil membukukan skor di bawah-par. Lalu, 11 pegolf lainnya cukup puas dengan even par. Sisanya harus menerima fakta dengan total di atas-par. Batas cut ditetapkan pada 144 (4-over). Dengan demikian, 72 pegolf lolos ke 2 putaran terakhir. Lima di antaranya adalah para pemain amatir. Sementara, dari para peserta yang gagal melanjutkan pertarungannya, ada beberapa juara U.S. Open, seperti Jon Rahm, Bryson DeChambeau, Graeme McDowell, J.J. Spaun, dan Brooks Koepka.



