Memukul Jauh dan Lurus

Pukulan pertama dari tee (par 4 dan 5) umumnya menggunakan driver. Namun, pemanafaatan fungsi driver tidak akan maksimal seandainya tidak menerapkan beberapa prinsip dasar. 

Penggunaan driver biasanya dilakukan di hole-hole panjang yang lurus dan lebar agar bisa mencapai jarak sejauh-jauhnya. Ketika berhasil sukses melakukan pukulan tersebut, pegolf berharap pukulan second shot maupun berikutnya lebih mudah untuk mencapai atau bahkan on the green. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua pukulan pertama harus menggunakan driver, khususnya di par 3 atau hole yang dogleg. 

Driver sebenarnya akan bisa memberikan hasil maksimal jika pegolf memahami beberapa prinsip dasar. Hal-hal tersebut sebenarnya membantu dalam pemanfaatan driver yang tepat. 

Mari saya jelaskan beberapa hal dasar yang perlu diperhatikan: 

Setup 

Setup untuk pukulan driver ini menjadi kunci utama. Setup ini pastinya berbeda dengan posisi menggunakan iron. Bola ditempatkan sedikit ke dalam dan lebih dekat dengan kaki kiri (untuk pemain non-kidal). Kedua kaki terbuka, dan sedikit lebih lebar dari garis bahu. Ini dimaksudkan agar ada keseimbangan pada tubuh bagian bawah dan karena arc-nya di driver lebih lebar sehingga membutuhkan space (lebih lebar).  Posisi badan sedikit miring ke kanan agar–ketika memukul—driver bisa mendorong bola ke atas sehingga terbang (bola) lebih tinggi, dan jaraknya makin jauh. Namun, harus tetap memperhatikan juga letak penempatan bolanya.

Backswing-top of the swing

Gerakan swing pada driver ini pun perlu diperhatikan. Ketika melakukan take away (back swing), pastikan upper body yang menggerakkan—dengan tujuan menciptakan jarak antara pinggul dan bagian atas tubuh, sementara pinggul tetap sedikit berputar tetapi tidak kaku. Swing yang dilakukan pun berupa ayunan dengan rhytm yang halus dengan tetap menjaga keseimbangan. Saat upper body lagi berputar, tangannya pun ikut naik. Ketika sudah di top of the backswing, ini core-nya kayak sudah terkunci.

Downswing-impact 

Saat mulai downswing, sambil memutar badan, semuanya harus menyatu. Dengan irama dan keseimbangan swing ini, memukul bola akan terlihat keras. Ini disebabkan ayunan badan dan posisi kaki (setup yang tepat) membantu tangan dalam memberikan energi ketika memukul bola. Jadi, putaran upper body sama lower body-nya itu harus barengan sambil tangannya ikut. Dengan keseimbangan tersebut, swing akan lebih efisien sehingga akan mendapatkan distance and accuracy yang optimal.

Silakan untuk melatih hal-hal dasar ini. Jika rutin menjalankannya, Anda akan memiliki kemampuan untuk menjaga pukulan Anda jauh dan lurus. 

(Teks & Foto: YM/OB Golf)

Share with

More News

Yutaka Pertahankan Gelar Juara, Indonesia Kuasai Nomor Beregu

Women's PGA Championship 2026: Cetak Course Record 63, Pegolf Korea Pegang Kendali Putaran Pertama

Kualifikasi untuk Event Junior Internasional pada Oktober

Ensiklopedia Golf: FORE! & PIN FLAG

Digital Edition

COVER JUN-JUL 2026
Juni - Juli 2026

Perjamuan Dua Major Tersulit Musim 2026

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun