Rahm Incar Gelar Beruntun, Niemann Bertekad Pertahankan Gelar di Singapura

Kemenangan tiga pukulan di LIV Golf Hong Kong kemarin menjadi sangat berkesan bagi Jon Rahm, yang akhirnya kembali mengangkat trofi setelah 18 bulan tanpa kemenangan.

Namun pegolf asal Spanyol itu hampir tidak punya waktu untuk merayakan. Ia sudah harus menuju Singapura, tuan rumah turnamen LIV berikutnya yang berlangsung pada 12–15 Maret di Sentosa Golf Club.

Meski demikian, pegolf berusia 31 tahun itu mengatakan bahwa kesempatan untuk segera kembali bertanding justru menjadi keuntungan.

“Perayaan bisa dilakukan nanti, tapi ini juga berkah karena Anda punya kesempatan untuk langsung kembali bertanding saat tahu permainan Anda sedang bagus,” ujar Rahm dalam konferensi pers yang berlangsung di Sentosa Golf Club, Selasa (10/3).

“Momentum itu ada, tapi Anda juga harus membuktikannya, kan? Jadi Anda harus terus bekerja untuk itu.”

Juara dua Major tersebut menegaskan pentingnya tetap fokus pada saat ini dan tidak terlena, meski ia memulai musim dengan performa yang menjanjikan.

Selain kemenangan di Hong Kong Golf Club, Rahm yang kini berada di peringkat 36 dunia juga finis sebagai runner-up pada dua turnamen pertama musim 2026 di Australia dan Arab Saudi.

Joaquin Niemann juara bertahan LIV Golf Singapore yang juga kaptem tim Torque GC. Foto: Jon Ferrey/LIV Golf

Sementara Rahm ingin melanjutkan momentum positifnya di awal musim 2026, juara bertahan Joaquin Niemann berharap dapat menemukan kembali performa terbaiknya di Singapura.

Tahun lalu, pegolf asal Chile itu sudah mengantongi satu kemenangan di Adelaide sebelum akhirnya meraih total lima gelar sepanjang musim.

Musim ini, Niemann belum mencatatkan finis 10 besar. Hasil terbaiknya adalah posisi T-12 di Australia, sementara ia finis T-22 di Riyadh dan T-41 di Hong Kong.

Meski demikian, pegolf berusia 27 tahun itu tidak terlalu khawatir.

“Saya hanya perlu sedikit meningkatkan semua aspek permainan. Begitulah cara kerja olahraga ini,” ujarnya.

“Saya merasa hanya perlu menyatukan semua bagian, mengurangi sedikit ekspektasi, bermain bebas, dan menikmati permainan saya. Semua sudah siap untuk dinikmati, dan saya tahu saya bermain sangat baik di sini, jadi menyenangkan bisa kembali ke Singapura,” pungkasnya.

Share with

More News

Royale Jakarta Golf Club Padukan Kompetisi dan Aksi Kemanusiaan

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

HSBC Women’s World Championship: Duo Australia Sukses Gusur Pemuncak 36 Hole

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa