Queen Sirikit Cup: Lebih dari Sekadar Kompetisi Beregu

Tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah pergelaran golf beregu se-Asia Pasifik: Queen Sirikit Cup. Event ke-46 ini menandai keberlangsungan turnamen beregu tertua dan bergengsi yang telah melahirkan banyak legenda golf.

Turnamen beregu internasional akan berlangsung di Indonesia, tepatnya di Sentul Higland Golf Club (SHL), Bogor. Event bergengsi bertajuk resmi “Amateur Ladies Asia-Pacific Invitational Golf Team Championship” atau lebih dikenal dengan “Queen Sirikit Cup” tersebut akan diselenggarakan pada 12-15 Mei mendatang. 

Persatuan Golf Indonesia (PGI) selaku penyelenggara Queen Sirikit 2026 bahkan telah meluncurkan logo resmi event internasional yang tahun ini memasuki edisi ke-46. Peluncuran logo ini menandai awal perjalanan yang menginspirasi menuju salah satu turnamen beregu tertua dan bergengsi di kawasan Asia-Pasifik.

“Lebih dari sekadar simbol, lambang ini menggambarkan keanggunan, ketangguhan, dan semangat hangat bangsa ini dalam menyambut para talenta golf wanita muda terbaik di kawasan ini,” demikian pernyataan tertulis dari PGI, seperti dikutip apgc.online.

PGI pun menambahkan: “Dengan latar belakang Sentul Highlands Golf Club, tempat dataran tinggi yang bergelombang berpadu dengan udara pegunungan Bogor yang sejuk, kejuaraan ini menjanjikan atmosfer yang megah dan akrab.

“Seiring dengan semakin intensifnya persiapan, mulai dari menyempurnakan kondisi lapangan hingga meningkatkan fasilitas kelas dunia, Indonesia mempersiapkan diri tidak hanya untuk menjadi tuan rumah turnamen, tetapi juga untuk merayakan budaya, sportivitas, dan panggung abadi tempat legenda golf Asia-Pasifik masa depan akan muncul.

“Queen Sirikit Cup lebih dari sekadar kompetisi – ini adalah pesta olahraga dan kesempatan bagi para pegolf wanita muda untuk menjalin persahabatan, meraih pengalaman, dan mengambil langkah selanjutnya menuju masa depan yang cerah dalam olahraga ini.”

Seiring dengan persiapan menuju hari H pada pertengahan Mei nanti, panitia pelaksana Queen Sirikit Cup 2025 terus melakukan pemantapan terkait event bergengsi ini.  “Sampai saat ini persiapan sebagai host untuk Queen Sirikit berjalan dengan baik. Kami terus berkoordinasi dengan lapangan SHL. Kami pun telah mengirimkan undangan ke negara-negara member Queen Sirikit. Beberapa negara bahkan sudah memberikan konfirmasi kehadiran, dan akan terus bertambah,” kata Netty Hariadi, Ketua Panita Pelaksana Queen Sirikit 2026.

Tim Queen Sirikit Thailand. Foto: Daniel Pockett/R&A/R&A via Getty Images/TLGA

Tema Queen Sirikit tetap tidak akan berubah dari tahun ke tahun: “Where the Legends are Born” (tempat legenda golf lahir). Slogan ini bukanlah omong kosong. Event beregu yang dimulai pada 1978 tersebut telah menjadi salah satu kompetisi elite amatir di Asia Pasifik. Banyak pegolf ternama yang pernah mengikuti turnamen tahunan yang diadakan Asia Pacific Golf Confederation (APGC) ini, yaitu Ai Miyazato, Yani Tseng, Hyo Joo Kim, Ha Na Jang, So-Yeon Ryu, Sung Hyung Park, Lydia Ko, In Gee Chun, Kelly Tan, Hannah Green, Princess Superal, dan Atthaya Thitikul, yang kini menjadi pegolf No. 1 Dunia.

“Kejuaraan ini telah lama menjadi tonggak penting dalam dunia golf amatir wanita di kawasan Asia-Pasifik, yang menyediakan panggung bagi para talenta baru untuk menguji kemampuan mereka melawan para pemain terbaik. Sepanjang sejarahnya, Queen Sirikit Cup telah menjadi batu loncatan bagi beberapa pemain terbaik dalam olahraga ini. Banyak bintang saat ini pertama kali menorehkan prestasi mereka dalam ajang ini sebelum melangkah ke panggung profesional,” jelas APGC Chairman Philip Hassall. 

“Tahun ini telah menjadi tahun yang luar biasa bagi para amatir terbaik di kawasan kami, dengan penampilan luar biasa di Women’s Amateur Asia-Pacific (WAAP) di Selandia Baru.

“Kemenangan Yang Yun-seo dari Korea di Women’s Amateur Asia-Pacific (WAAP) di Selandia Baru telah memastikan tempatnya di tiga kejuaraan major pada 2026, sementara rekan senegaranya, Oh Soo-min, juara individual Queen Sirikit Cup tahun lalu, terus bersinar dengan finis sebagai runner-up untuk kedua kalinya berturut-turut di WAAP. Perjalanan mereka mencerminkan kekuatan golf wanita di kawasan kami yang terus meningkat, dan saya sangat antusias untuk melihat siapa yang akan tampil gemilang di Sentul Highlands,” tambah Hassall. 

Oleh karena itu, Amateur Ladies Asia-Pacific Invitational Golf Team Championship menjadi turnamen beregu yang ditunggu-tunggu. Para calon bintang dunia akan tampil dalam menaklukkan SHL. Event yang lebih dari sekadar kompetisi ini menjadi menu sajian yang tidak boleh dilewatkan pada pertengahan Mei nanti.

Share with

More News

Queen Sirikit Cup: Berharap Bisa Menyamai Prestasi 2023

YOUC1000 Golf Interleague - Qualification Round 2: Solid Golf Club Juara Tim Setelah Lima Edisi

Naraajie & Meva Juara Kategori Profesional di Seri Pembuka Indonesia Development Open

Buka Toko Premium ke-6 di Blok M, Leonian Resmi Hadirkan Pengalaman Golf Terlengkap di Jaksel

Digital Edition

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat