Sebagai langkah awal membangun sistem kompetisi golf yang lebih terstruktur di Indonesia, ajang Indonesia Development Open (INDO) Series 1 digelar di Gading Raya Golf Club pada 27-30 April 2025. Turnamen ini sukses menghadirkan 205 pegolf dari berbagai kategori, mulai dari profesional hingga junior, dalam satu panggung kompetitif.
Kompetisi ini mempertemukan pemain dari kategori Professional, Elite Amateur, Development Amateur, Rookie Amateur, hingga Junior Development. Dari kategori pria, sebanyak 40 pegolf bertanding di Men Professional, 73 Men Amateur, 17 Men Elite, dan 12 Boy Junior. Sementara di bagian wanita terdapat 7 pegolf yang bertanding di kategori professional, serta 40 Ladies Amateur, 6 Ladies Elite, dan 10 Girl Junior.

Di kategori profesional, Naraajie Emerald keluar sebagai juara Men Professional usai membukukan skor 137 atau tujuh di bawah par selama dua putaran. Sementara, gelar Ladies Professional diraih oleh Meva Helina Schmit yang mencatatkan lima under par (139).

Di kategori Elite Amateur, Randy Arbanata M. Bintang menjadi juara Men Elite Amateur (133), dan Lydia Sitorus meraih gelar Women Elite Amateur (146).
Kategori Development Amateur dimenangkan oleh Thessady Sitohang pada sektor putra (155) dan Armelia Maharani pada sektor putri (162).

Sementara itu, pada kategori Rookie Amateur, Andi Lee menjadi juara putra (169) dan Anita Rakhman juara putri (176).
Di kategori Junior Development, Reign Lee tampil sebagai juara Boys Junior (88), sedangkan Anaya Claire meraih gelar Girls Junior (87).

Lebih dari sekadar turnamen, Indonesia Development Open Series 1 menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem golf nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Ajang ini dirancang sebagai wadah bersama bagi seluruh pelaku golf, mulai dari pemain junior, amateur, elite, profesional, hingga komunitas dan industry untuk berkembang dalam satu sistem yang saling terhubung.

Partisipasi 205 pemain dari berbagai kategori menunjukkan tingginya kebutuhan akan platform pengembangan yang terstruktur di Indonesia. Ke depan, rangkaian Indonesia Development Open diharapkan terus berkembang dengan dukungan lebih luas dari komunitas, akademi, serta pelaku industri golf nasional.
“Sebagai seri pembuka, Indonesia Development Open Series 1 menjadi fondasi awal dalam membangun “rumah besar” bagi pengembangan golf Indonesia, sebuah perjalanan panjang yang baru saja dimulai,” ungkap Andrisena, salah satu inisiator Indonesia Development Open.
Rencananya, Indonesia Development Open akan digelar sebanyak 8 series di mana Series kedua akan berlangsung di Jababeka Golf & Country Club.
Sumber: Rilis Indonesia Development Open (INDO)/ Kredit Foto: Golfdalamkamera & INDO.



