Penantian panjang selama dua tahun akhirnya dituntaskan oleh pegolf profesional Indonesia, Jonathan “Jowi” Wijono, yang sukses merebut gelar juara Jakarta Golf Club Championship 2025. Turnamen bergengsi ini digelar di Jakarta Golf Club, Rawamangun, pada Kamis (7/8).
Sebagai turnamen perdana musim ini, Jakarta Golf Club Championship langsung menyuguhkan pertandingan sarat tensi dan drama, yang berpuncak pada penentuan juara melalui babak playoff.
Momen krusial terjadi di hole 18 saat putaran final. Jowi yang hanya berselisih satu stroke dengan debutan profesional Gabriel Hansel Hari mencatatkan birdie penting yang menggagalkan kemenangan langsung bagi Hansel. Momen ini sekaligus membuat penentuan pemenang harus diselesaikan melalui pertarungan satu lawan satu yang mendebarkan.
Di babak playoff yang juga berlangsung di hole 18, Jowi kembali menunjukkan ketenangan dan ketajamannya. Pukulan approach-nya mendarat mulus di green dan memberinya posisi strategis. Sebaliknya, Hansel gagal mencapai green, dan peluangnya makin menipis saat chipping-nya tidak masuk. Jowi memanfaatkan momen itu untuk mencetak birdie kedua di hole 18, yang sekaligus memastikan dirinya sebagai jawara baru.

Usai memastikan gelar juara Jakarta Golf Club Championship 2025, Jowi mengungkapkan kunci ketenangannya menghadapi tekanan di hole terakhir dan babak playoff.
“Saya cuma berusaha fokus di practice routine saja sebenarnya. Atur strategi dari awal mau main seperti apa, lalu tetap konsisten menjalankan rencana itu. Apa pun hasilnya ya saya terima, yang penting sudah mencoba dan berusaha memberikan yang terbaik,” ujar Jowi saat diwawancarai usai kemenangan dramatisnya.
Lebih lanjut, Jowi mengakui bahwa kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri menjelang dua turnamen besar yang akan segera ia hadapi: Asian Development Tour di Ciputra Golfpreneur Tournament serta Asian Tour di Mandiri Indonesia Open.
“Jelas ini jadi confidence booster ya. Apalagi setelah ini ada EDT sama Indonesia Open. Menurut saya ini timing-nya pas banget, bisa jadi ajang warm up, sekaligus bangun kepercayaan diri juga. Mudah-mudahan di turnamen berikutnya bisa main lebih baik lagi, dan momentum dari sini bisa terus terjaga,” tambahnya.

Sejalan dengan Jowi, penampilan Hansel di turnamen pertamanya sebagai pemain profesional juga layak mendapat pujian. Selama tiga putaran, Hansel mampu mempertahankan konsistensi yang mengesankan.
Pengalaman berharga dari turnamen ini membuatnya merasa sangat bersyukur atas pencapaian yang diraih. Ia pun berkomitmen untuk segera memperbaiki segala kekurangan yang terjadi selama pertandingan demi hasil yang lebih baik di masa mendatang.
“Tiga hari ini saya cukup puas sih. Green-nya bagus banget, jadi saya bisa menyesuaikan dengan baik. Approach shot saya memang agak sedikit kurang maksimal, tapi secara keseluruhan masih cukup bagus. Putting saya juga lumayan oke. Jadi ya, secara permainan tiga hari ini solid” ungkap Hansel setelah pertandingan.
Hansel tetap merasa ini adalah awal yang baik baginya. Ia juga menambahkan bahwa banyak pelajaran berharga yang didapat, terutama karena ini adalah pengalaman pertamanya bertanding melawan para pemain profesional lain.
“Banyak yang saya pelajari, terutama soal mental bermain. Hari ini saya agak sedikit nervous, itu yang jadi pelajaran penting buat saya ke depannya, supaya bisa lebih kuat secara mental. Itu terlihat banget saat bermain. Secara keseluruhan, saya optimis dan siap untuk terus belajar” tambah Hansel.
(Teks: Iwan Prima/ OB Golf. Foto: Januar)



