MPIIAGC 2026: Lima Pegolf Indonesia Bertengger di Puncak Klasemen Putaran Pertama

Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship (MPIIAGC) 2026 yang memainkan putaran pertama pada Selasa (14/7) siang tadi menampilkan persaingan ketat di puncak klasemen. Lima pegolf berbagi tempat di posisi atas leaderboard usai menyelesaikan putaran pertama yang diikuti 100 pegolf ini.

Dua pegolf Indonesia, Rayhan Abdul Latief dan Jonathan Manuel Wijanto, bersaing di puncak klasemen sementara kelompok putra. Bertanding di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Rayhan yang merupakan MPIIAGC 2024 tersebut dan Jonathan sama-sama membukukan skor 70 (2-under).

“Permainan 18 hole hari ini start-nya cukup bagus. Enam hole pertama 3-under. Sayangnya di hole 8 dan 9 kena bogey. Dari rekap hari ini ada beberapa hal yang mesti ditambahin untuk permainan ke depannya,” kata Rayhan usai pertandingan. Pada hole 18 bolanya sempat masuk bunker. Beruntung tetap bisa mencetak hasil par di hole tersebut. “Sebenarnya nggak begitu puas sama permainan hari ini. Ada sedikit detail yang masih kurang”.

Menurut Rayhan, tahun ini ada perbedaan pada tee box dibandingkan ketika ia menjuarainya pada 2024. “Beda dengan dua tahun lalu saat saya juara di turnamen ini, di mana mainnya lebih panjang. Tahun ini tee box-nya dimajukan. Green dan bunker kondisinya perfect,” lanjut Rayhan yang merupakan salah satu atlet Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF).  Kondisi lapangan yang berbeda tidak membuatnya mengubah game plan-nya pada dua hari berikutnya.

Walaupun juga menempati posisi puncak klasemen, Jonathan Wijanto merasa belum tampil maksimal. “Hari ini dari awal tee off pertama agak kurang, tapi untung recovery-nya lumayan bagus. Pin hari ini menurut saya susah, ada di pojok-pojok.  Anginnya juga kencang,” ungkap Jonathan, pegolf berusia 18 tahun asal Jawa Timur.

Jonathan memulai pertandingan di hole 16. Setelah hole 18 permainannya mulai stabil. “Saya bersyukur bisa main 2-under, walaupun masih ada yang miss. Ada 3-4 pukulan yang terbuang. Break-nya juga lumayan susah. Lokasi pinnya juga banyak yang miring,” lanjut pegolf yang akan segera meneruskan kuliah di Amerika Serikat ini.

Sementara itu, tiga pegolf putri Indonesia, yaitu Isabella Sudarmanto, Gemilau Joanne Kurnia, dan Jennifer Quinn Effendi, juga bersaing di posisi puncak. Pegolf junior Jennifer mampu bersaing dengan para seniornya. Namun, dia pun mengaku belum bisa tampil maksimal.

“Saya start dari hole 10 dan sampai hole 18 permainannya kurang bagus.  Approach-nya, on-on-nya banyak yang enggak dapat. Putting pendek juga banyak yang nggak masuk. Posisi on (the green) juga jauh-jauh (dari hole). Posisi pin yang banyak di pojok membuat saya harus lebih teliti baca break-nya. Kalau melihat permainan saya hari ini, sebenarnya bisa lebih baik lagi hasilnya. Semoga ke depannya bisa lebih baik,” kata Jennifer, pegolf asal Kediri, Jawa Timur.

Turnamen ini diselenggarakan oleh Pondok Indah Golf Club sejak tahun 2023. Pada edisi keempat ini, selain Indonesia, ada delapan negara lain yang ikut berpartisipasi, Amerika Serikat, China, India, Korea Selatan, Malaysia, Oman, Srilanka, dan Vietnam. Total ada 101 pegolf yang terdiri dari 72 putra dan 29 putri. Turnamen diselenggarakan selama tiga hari hingga Kamis, 16 Juli.

Share with

More News

Evian Championship: Ukir Juara Major Back-to-Back & Rekor Skor Terendah

MPIIAGC: 101 Peserta dari 8 Negara akan Bersaing Jadi yang Terbaik

Preview the Open Championship: Peluang Juara Bertahan di Lapangan Kedua Tersulit

Akhir Menegangkan, Alit & Tomomi Buktikan Mental Juara

Digital Edition

COVER JUN-JUL 2026
Juni - Juli 2026

Perjamuan Dua Major Tersulit Musim 2026

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun