Oosthuizen dan Poulter Cabut dari LIV Golf

Mantan juara Open Championship Louis Oosthuizen dan juara PGA Tour 3 kali Ian Poulter menjadi 2 pegolf terakhir yang meninggalkan LIV Golf. Dua nama populer ini menyusul keputusan mantan pegolf No. 1 Dunia Jon Rahm yang hengkang dari sirkuit bentukan Greg Norman. Ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi LIV Golf yang saat ini sedang berjuang untuk bangkit dari kebangkrutan berdasarkan Bab 11 setelah Public Investment Fund (PIF) dari Arab Saudi—penyokong dana sirkuit LIV Golf– mengumumkan pada bulan April bahwa mereka akan menghentikan pendanaan.

Credit: Pedro Salado/LIV Golf

Oosthuizen, yang termasuk di antara pegolf pertama yang bergabung dengan LIV dan berlaga dalam ajang perdananya pada Juni 2022, mengatakan kepada South China Morning Post bahwa jadwal yang diusulkan—yang lebih ringkas—akan menuntut banyak perjalanan internasional hanya untuk satu ajang pada Rabu (21/10) kemarin.

“Saya perlu mengatur jadwal saya sendiri dan menjaga kondisi fisik saya,” kata pegolf berusia 44 tahun. “Saya ingin bermain di satu lokasi selama tiga minggu berturut-turut, bukan harus melakukan perjalanan jauh hanya untuk satu turnamen. Saya menyukai LIV dan aspek kerja timnya, tetapi sudah waktunya untuk melangkah maju.

Credit: Jon Ferrey/LIV Golf

Juara Open Championship 2010 tersebut masih terdaftar sebagai kapten tim Southern Guards GC di situs web LIV. Namun, keputusan Oosthuizen sudah bulat, dan bahkan ia telah berencana untuk kembali DP World Tour pada 2027. “Lima tahun lalu, saya mengambil salah satu keputusan terbaik dalam hidup saya, yaitu meninggalkan dunia golf tradisional dan terjun ke sesuatu yang sangat istimewa bersama LIV Golf dan Southern Guards GC,” tulis Oosthuizen di media sosial. “Saya adalah pendukung terbesar golf beregu dan akan selalu demikian. Golf membutuhkan lebih banyak hal seperti ini.

“Ini mungkin keputusan tersulit yang harus saya ambil sepanjang karier saya, tetapi saya harus melakukan apa yang saya yakini benar untuk karier golf saya.”

“Saya merasa masih memiliki beberapa tahun lagi untuk bermain golf dengan baik dan kompetitif, dan satu-satunya cara untuk tetap tajam dan kompetitif adalah melalui jadwal yang saya kendalikan sendiri,” jelas pegolf Afrika Selatan tersebut yang pernah menjadi pegolf No. 4 Dunia.

Credit: Charles Laberge/LIV Golf

Beberapa hari setelah Oosthuizen, pegolf Inggris Ian Poulter pun mengumumkan keputusannya hengkang dari LIV Golf. Melalui media social, Poulter menyatakan tidak akan melanjutkan kariernya di LIV Golf.

Seperti halnya Oosthuizen, Poulter pun menjadi bagian LIV Golf sejak menjalani debutnya di London. Ia merupakan co-captain Majesticks GC selama 4 musim. Nama pegolf inggris berusia 50 tahun tersebut kemudian memilih menyeberang dari rencana baru LIV Golf yang akan meluncurkan sirkuit 2.0-nya untuk mengejar karier lainnya.

“Saya ingin semua orang mendengarnya langsung dari saya bahwa saya telah memutuskan untuk tidak melanjutkan keikutsertaan saya dalam LIV 2.0,” kata Poulter, yang telah mengoleksi 3 gelar PGA Tour dan 11 trofi European Tour.

“Tentu saja, ini adalah keputusan yang sulit, dan saya telah memikirkannya serta mendiskusikannya secara mendalam bersama keluarga dan tim saya. Pada akhirnya, kesempatan untuk menghabiskan lebih banyak waktu di rumah bersama keluarga, mengurangi perjalanan internasional, fokus pada golf senior, dan memiliki kesempatan untuk mengejar minat lain adalah hal yang menurut saya tepat bagi saya pada tahap kehidupan dan karier saya saat ini.”

Thomas Pieters, credit: Jon Ferrey/LIV Golf

Dengan demikian, Poulter dan Oosthuizen menyusul kepergian beberapa pegolf ternama lainnya seperti Thomas Pieters, Sergio Garcia, Abraham Ancer, David Puig, Tyrell Hatton, Tom Mckibbin, dan Adrian Meronk yang telah mengumumkan keputusan tidak lanjut dengan LIV Golf.

Keputusan Oosthuizen dan Poulter menjadi pukulan telak untuk LIV Golf. Sirkuit yang dibentuk sejak 2021 tersebut baru saja mengamankan investasi dari BC Partners Credit. Suntikan dana segar yang berjumlah US$300 juta (£224.2 juta) itu memang direncanakan untuk meluncurkan LIV Golf 2.0 yang akan bergulir pada 2027. Para anggota LIV Golf yang masih diberikan kesempatan hingga batas waktu 25 Oktober kemarin untuk mendaftar ulang keikutsertaan mereka di musim depan. Jumlah pemain yang mendaftar ini akan menentukan LIV Golf akan berlanjut atau berhenti total di musim depan. Namun, hingga saat ini nasib LIV Golf 2.0 masih belum jelas.

Share with

More News

Indonesia Golf Festival 2026 Usung Elevate the Game & Expand the Sport

BenQ Perkuat Posisi di Pasar Proyektor Simulator Golf Indonesia Lewat Teknologi Laser dan Durabilitas Tinggi

Sambut Peringatan Emas 50 Tahun, PGA Indonesia & PGA Tour Indonesia Melebur Jadi Satu Organisasi

Sports for Wishes Gelar Turnamen Golf Amal Kedua

Digital Edition

COVER OKT-NOV 2026_page-0001
Oktober - November 2026

Dua Nama Menorehkan Kisah Bahagia

COVER AUG-SEP 2026
Agustus - September 2026

Lima Dekade Perjalanan Golf Nasional

COVER JUN-JUL 2026
Juni - Juli 2026

Perjamuan Dua Major Tersulit Musim 2026

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

slot gacor

bonanza88bet

bonanza88bet