BenQ Perkuat Posisi di Pasar Proyektor Simulator Golf Indonesia Lewat Teknologi Laser dan Durabilitas Tinggi

Di balik pengalaman golf simulator yang terasa nyata, ada satu teknologi yang menentukan segalanya: proyektor. Di tengah pesatnya pertumbuhan pasar golf simulator di Indonesia, BenQ semakin mencuri perhatian lewat kombinasi visual tajam, teknologi short throw, dan daya tahan tinggi yang menjadikannya salah satu pilihan utama para penyedia simulator.

Perkembangan golf simulator di Indonesia turut mendorong kebutuhan terhadap teknologi proyeksi yang mampu menghadirkan visual besar, terang, tajam, dan tetap optimal pada ruang dengan jarak terbatas. Seiring semakin banyaknya instalasi simulator di rumah, perkantoran, hingga venue komersial, proyektor tak lagi sekadar menjadi perangkat pelengkap, melainkan bagian penting yang menentukan kualitas pengalaman bermain.

Di tengah beragam pilihan yang tersedia, BenQ menjadi salah satu merek yang semakin banyak digunakan oleh penyedia golf simulator di Indonesia, terutama melalui lini proyektor laser short throw yang dirancang untuk kebutuhan instalasi simulator.

Perubahan kebutuhan konsumen menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong pertumbuhan tersebut.

Chandra Wijaya, Owner Golfgear Technology, mengatakan pasar golf simulator nasional saat ini didominasi oleh segmen home simulator. Menurutnya, konsumen semakin memilih paket instalasi lengkap yang menawarkan keseimbangan antara akurasi data, kemudahan integrasi software, serta nilai yang sepadan dengan harga yang dibayarkan.

“Untuk beberapa tahun terakhir, banyak pelanggan lebih memilih paket lengkap,” ujar Chandra.

Ia juga melihat bahwa segmen entry hingga mid-range menjadi kategori yang paling banyak diminangkan konsumen, dengan Garmin R50 menjadi salah satu produk yang pertumbuhannya paling cepat di pasar Indonesia.

Meski demikian, untuk kebutuhan proyektor, Chandra menilai BenQ semakin sering menjadi pilihan karena menawarkan kemudahan instalasi sekaligus performa yang konsisten bagi pengguna.

“Projector BenQ, terutama seri Golf Simulator, masih sering menjadi pilihan karena bukan hanya kualitas proyektornya yang sangat baik, tetapi juga menawarkan kemudahan pemasangan bagi room builder serta kepastian kualitas dari sisi pembeli,” katanya.

Pengalaman serupa datang dari Topgolf Shopping Indonesia. Chintya Dwi Putri, MD Topgolf Shopping Indonesia, mengatakan BenQ memang berada pada segmen harga yang relatif premium. Namun, setelah konsumen merasakan langsung performanya, produk tersebut dinilai mampu memenuhi ekspektasi kualitas yang ditawarkan.

“Memang harganya lebih mahal, tapi setelah konsumen tahu dan menggunakannya, ternyata produknya tidak bisa diremehkan dan performanya di atas rata-rata,” ujar Chintya.

Topgolf Shopping Indonesia telah bekerja sama dengan BenQ selama sekitar dua tahun. Jika pada tahun pertama kerja sama masih berfokus pada pengenalan produk, perkembangan mulai terlihat memasuki tahun kedua.

Sepanjang Januari hingga September 2026, sekitar 10 unit proyektor BenQ terjual melalui Topgolf Shopping Indonesia. Penggunaannya tidak hanya untuk golf simulator, tetapi juga merambah kebutuhan gaming dan entertainment.

Menurut Chintya, dua model yang paling banyak diminati adalah AH700ST dan AK700ST.

BenQ AH700ST merupakan proyektor laser Full HD 1080p dengan tingkat kecerahan 4.000 ANSI lumens serta teknologi short throw. Sementara AK700ST hadir dengan resolusi 4K, teknologi laser short throw, dan tingkat kecerahan serupa yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual lebih detail pada golf simulator.

Durabilitas Menjadi Nilai Tambah & Short Throw Jadi Kunci Instalasi

Selain kualitas gambar, daya tahan menjadi pertimbangan penting bagi penyedia simulator.

Citra K. Maharani, Marcomm NEO Golf Simulator, mengatakan NEO Golf telah bekerja sama dengan BenQ sejak 2021. Salah satu alasan mereka terus menggunakan produk tersebut adalah ketahanan sumber cahaya laser yang mampu mencapai sekitar 20.000 jam penggunaan.

“BenQ memiliki kekuatan sekitar 20 ribu jam, sehingga tidak gampang rusak dan durability-nya lebih tahan lama,” ujar Citra.

NEO Golf sendiri banyak menangani instalasi untuk hotel dan perkantoran, sementara permintaan dari pengguna rumahan juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Bagi penyedia simulator, kemudahan pemasangan menjadi aspek yang tak kalah penting dibanding spesifikasi teknis.

Muhammad Irsal, owner Golf Simulator Jakarta sekaligus distributor produk Foresight, mengatakan teknologi short throw menjadi salah satu alasan utama mereka menggunakan proyektor BenQ.

“BenQ menggunakan lensa short throw yang bisa menembak bidang luas untuk jarak yang dekat,” jelas Irsal.

Teknologi tersebut memungkinkan proyektor menghasilkan tampilan berukuran besar tanpa harus ditempatkan jauh dari impact screen, sehingga lebih ideal untuk ruang dengan dimensi terbatas.

Golf Simulator Jakarta telah menggunakan BenQ sejak 2022. Dalam periode tersebut, Irsal melihat perubahan pola permintaan pasar.

Jika pada 2021–2022 mayoritas proyek berasal dari perkantoran, kemudian bergeser ke kafe dan area komersial pada 2023–2024, kini permintaan dari segmen residential semakin sering muncul.

Menurutnya, konsumen individu umumnya lebih memprioritaskan kualitas dan akurasi simulator, sedangkan korporasi lebih mempertimbangkan fasilitas yang lengkap serta harga yang kompetitif.

Saat ini Golf Simulator Jakarta menangani rata-rata dua hingga tiga paket simulator setiap bulan atau sekitar 30–40 paket dalam setahun.

Seiring berkembangnya industri, kebutuhan konsumen juga semakin spesifik.

Chandra menyebut teknologi yang saat ini paling banyak dicari ketika membangun golf simulator meliputi launch monitor overhead, proyektor laser 4K dengan usia pakai panjang, serta impact screen yang mampu meredam benturan bola dengan lebih baik.

Menurut data penjualan internal Golfgear Indonesia, sekitar 60 persen pelanggan pada tahun ini datang dengan permintaan spesifik untuk menggunakan proyektor BenQ. Di antara berbagai model yang tersedia, AH500ST menjadi salah satu tipe yang paling banyak digunakan untuk instalasi golf simulator.

Ia juga menilai posisi BenQ semakin kuat dibanding sejumlah kompetitor karena menawarkan kombinasi kualitas gambar, kemudahan instalasi, serta solusi yang dianggap menguntungkan baik bagi room builder maupun pengguna akhir.

Pertumbuhan golf simulator di Indonesia menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perangkat pendukung berkualitas juga terus meningkat.

Kombinasi teknologi laser, lensa short throw, tingkat kecerahan tinggi, pilihan resolusi hingga 4K, serta durabilitas yang panjang membuat BenQ semakin dikenal di kalangan penyedia simulator.

Dengan pasar yang kini semakin bergerak menuju penggunaan rumahan tanpa meninggalkan segmen komersial, proyektor bukan lagi sekadar alat untuk menampilkan gambar, tetapi telah menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman bermain golf simulator yang lebih realistis dan konsisten.

Share with

More News

Sambut Peringatan Emas 50 Tahun, PGA Indonesia & PGA Tour Indonesia Melebur Jadi Satu Organisasi

Sports for Wishes Gelar Turnamen Golf Amal Kedua

SJM Macao Open 2026: Wang Wei-hsuan Bayar Lunas Kekalahan Tahun Lalu

SJM Macao Open 2026: Duel Sungjae Im dan Wang Wei-hsuan di Putaran Final Besok

Digital Edition

COVER OKT-NOV 2026_page-0001
Oktober - November 2026

Dua Nama Menorehkan Kisah Bahagia

COVER AUG-SEP 2026
Agustus - September 2026

Lima Dekade Perjalanan Golf Nasional

COVER JUN-JUL 2026
Juni - Juli 2026

Perjamuan Dua Major Tersulit Musim 2026

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

slot gacor

bonanza88bet

bonanza88bet