Setelah Ina Yoon (KOR) mendominasi 2 putaran pertama, giliran pegolf Korea lain, Haeran Ryu, memegang kendali klasemen Women’s PGA Championship di Hazeltine National Golf Club. Setelah membuka putaran pertama dengan skor 73 (1-over), pegolf berusia 25 tahun tersebut menebus ketertinggalan pada putaran kedua dengan skor 64 (8-under). Peraih 3 gelar LPGA itu kembali melanjutkan dominasinya pada putaran ketiga di lapangan golf yang didesain Robert Trent Jones.
Menutup moving day pada Sabtu (27/6) kemarin, Ryu mencetak 68 (4-under). Dengan demikian, ia telah mengumpulkan skor total 205 (11-under). Ryu pun langsung mengambil alih pimpinan dari Yoon yang sempat bertahan di puncak selama 36 hole.

“Hari ini, sembilan hole pertama saya luar biasa karena saya berhasil mencetak satu eagle dan tiga birdie,” kata Ryu, yang sedang berupaya meraih gelar Kejuaraan Major pertamanya. “Saat memulai sembilan hole kedua, angin bertiup lebih kencang dan ada banyak pukulan serta putt yang sulit, tapi saya hanya membuat satu bogey hari ini.”

Meski menduduki posisi puncak, Ryu hanya unggul 1 pukulan dari Brooke Henderson (CAN), yang masih terus menjaga peluangnya. Juara Women’s PGA Championship 2016 tersebut berhasil menorehkan 29 (3-under) di putaran ketiga kemarin. Ia pun berada di posisi 2 dengan 206 (10-under). Pegolf Kanada berusia 28 tahun tersebut masih berpeluang untuk meraih gelar major KPMG Women’s PGA Championship keduanya setelah terakhir kali menang dalam event tersebut 10 tahun lalu di Sahalee Country Club, Washington.
“Minggu ini sungguh luar biasa. Sejujurnya, menurutku ini semua berkat keponakanku yang baru saja lahir,” kata Henderson, yang saudara perempuannya, Brittany, baru saja melahirkan seorang bayi perempuan bernama Sahalee awal minggu ini. “Aku benar-benar merasa sangat bahagia. Aku telah bekerja keras untuk memperbaiki diri dan juga permainan golfku menjelang minggu ini, jadi rasanya menyenangkan melihat usaha itu mulai membuahkan hasil.”

Sementara itu, penguasa klasemen 2 putaran pertama KPMG Women’s PGA Championship, Yoon, terpaksa tergusur ke posisi ketiga setelah bermain cukup buruk pada moving day kemarin. Ia harus puas dengan membuat 75 (3-over), sehingga turun ke peringka 3 dengan 207 (9-under).
“Hari ini benar-benar melelahkan, terutama di sembilan hole pertama. Aku merasa sangat gugup. Aku gagal memasukkan putt-putt jarak pendek,” kata pegolf berusia 23 tahun tersebut, yang membuat 4 bogey dipotong 1 birdie di front nine serta 2 bogey dan 2 birdie di back nine.
Tidak hanya Henderson dan Yoon yang memberikan ancaman bagi Ryu, Korda pun tetap harus diwaspadai di putaran akhir. Pegolf No. 1 Dunia tersebut mencetak 1-under (71) pada putaran ketiga. Ia pun menduduki T6 dengan 7-under. Putaran akhir cukup menentukan nasib para pegolf di atas.



