U.S. Open dikenal sebagai turnamen major tersulit di dunia berkat pemilihan lokasi yang menantang secara cermat oleh the United States Golf Association. Event major ketiga tahun ini kembali digelar di lapangan yang terkenal tangguh.
The 126th U.S. Open akan kembali ke Shinnecock Hills Golf Club, Southampton, New York. Turnamen major ketiga musim 2026 ini akan berlangsung pada 18–21 Juni. Menurut United States Golf Association (USGA), badan golf amatir AS, yang menjadi penyelenggara turnamen major ini, Shinnecock Hills akan tetap tersaji seperti penyelenggaraan US Open terakhir kalinya di lapangan par 70 dengan panjang sedikit lebih pendek: 7.434 yard (dibandingkan dengan 2018).

Berdasarkan fact sheet U.S. Open 2026, USGA mengatakan setup Shinnecock akan tetap mempertahankan desain asli Flynn dari tahun 1931. Ini akan menjadi turnamen U.S. Open pertama yang digelar di Shinnecock tanpa adanya perubahan signifikan pada desain Flynn 1931. USGA hanya melebarkan fairway hingga rata-rata 48 yard untuk menonjolkan sudut-sudut strategis asli lapangan yang didesain Willie Davis pada 1891, dan kemudian didesain ulang William Flynn pada 1931.
Tidak adanya perubahan pada Shinnecock Hills Golf Club ini berarti para peserta akan menghadapi lapangan yang “brutal” seperti pada 2018. Delapan tahun lalu, USGA mengubah panjang Shinnecock Hills menjadi 7.445 yard, dari panjang sebelumnya 6.669 yard pada 2004.
Perubahan ini memang berdampak pada permainan U.S. Open 2018. Brooks Koepka memenangi trofi keduanya di U.S. Open dalam 2 tahun berturut-turut dengan susah payah. Ia menutup final round dengan skor 68 (2-under-par), dan mengoleksi total 281 (1-over). Koepka hanya menang 1 pukulan dari runner up Tommy Fleetwood (ENG). Retief Goosen (RSA) yang menjuarai U.S. Open di tempat yang sama pada 2004 berhasil trofi major tersebut dengan skor total 276 (4-under).

Setup untuk venue U.S. Open setiap tahunnya memang dikenal paling menyulitkan dari semua major. Sepanjang sejarah US Open, turnamen Major yang diselenggarakan oleh USGA ini selalu dirancang sedemikian rupa sehingga sulit mencetak skor rendah, dengan penekanan khusus pada ketepatan pukulan drive. Ditambah dengan jarak yang semakin jauh, diperkirakan US Open 2026 akan sesuai dengan julukannya sebagai turnamen major tersulit musim ini—seperti halnya 2018.
Sepanjang sejarah U.S. Open hanya ada tiga pemain yang berhasil memenangkan event dengan skor di atas 10-under-par sejak 1930. Mereka adalah Tiger Woods (-12, 2000), Rory McIlroy (-16, 2011), Brooks Koepka (-16, 2017), dan Gary Woodland (-13, 2019). McIlroy dan Koepka memegang rekor skor terendah di US Open, sementara Julius Boros memegang rekor skor kemenangan tertinggi; skor 9 di atas par memastikan gelar baginya di US Open 1963. Namun, tidak satu pun diukir di Shinnecock Hills Golf Club.
HASIL U.S. OPEN DI SHINNECOCK HILLS GOLF CLUB
2018: Brooks Koepka (281)
2004: Retief Goosen (276)
1995: Corey Pavin (280)
1986: Raymond Floyd (279)
1896: James Foulis (152)



