Jennifer Kupcho menampilkan permainan terbaiknya pada putaran pembuka U.S. Women’s Open Kamis (4/6) kemarin. Pegolf AS berusia 29 tahun tersebut mencetak 7 birdie di Riviera Country Club yang dikenal sebagai lapangan yang sulit untuk menyelesaikan putaran pertama dengan skor 66 (5-under).
Ia langsung membukukan 3 birdie ketika baru menyelesaikan 3 hole pertama. Lalu, menambahkan 1 birdie lagi di hole 7 setelah membuat bogey di hole sebelumnya. Peraih 1 gelar major (Chevron Championship) tersebut kemudian mengukir 2 birdie di 2 hole berturut-turut di 9 hole kedua sebelum kemudian membuat bogey lagi di hole 15. Namun, birdie di hole 16 menempatkan Kupcho di puncak klasemen sementara.

“Aku benar-benar sangat menyukai lapangan golf ini,” kata Kupcho, seperti dikutip AP. “Tempat ini seperti surga bagi para ball-striker. Cukup pukul bola ke arah fairway, arahkan ke green, dan selesaikan pukulan putt.”
Turnamen major berhadiah total US$12 juta tersebut dimulai dalam keadaan langit yang mendung tebal di lapangan golf berusia 100 tahun yang berada di Pacific Palisades, yang berjarak hanya dua mil dari laut. Namun, matahari mulai menembus awan sekitar waktu makan siang saat angin mulai bertiup kencang. Kondisi cuaca memang tidak terasa menyiksa, tetapi para pemain menyadari bahwa layout Riviera menghadirkan tantangan yang berat dalam cuaca apa pun, dan skor-skor yang diraih mencerminkan hal itu.

Meski memimpin, Kupcho hanya unggul tipis dari 6 pesaingnya. Sei Young Kim (KOR) menduduki posisi kedua dengan skor 67 (4-under). Kim yang berusia 33 tahun ini tampil cukup baik jika bermain di wilayah Los Angeles. Di turnamen JM Eagle LA Championship yang digelar di El Caballero pada April lalu, ia memimpin setelah putaran kedua dan ketiga–sempat unggul delapan pukulan–sebelum keunggulan tiga pukulan habis di delapan hole terakhir dan kalah dalam babak playoff dari pegolf Australia, Hannah Green.
“Lapangan ini sangat terkenal di dunia, jadi saya sangat senang bisa bermain di sini minggu ini,” kata Kim, yang juga sudah memulai latihan di Riviera akhir pekan lalu. “Selain itu, lapangan ini tidak mudah. Setiap hole menguji kemampuan saya.”
Di posisi T3, 4 pegolf Asia dan 1 pemain Meksiko pun memberikan ancaman bagi Kupcho. Hinako Shibuno (JPN), Hyunjo Yoo, Ina Yoon, Minji Kang (ketiganya dari Korea), dan Gaby Lopez (MEX) sama-sama membukukan skor 68 (3-under).

Pegolf No. 1 Dunia Nelly Korda mengawali pertandingan dengan kurang mulus, mencatatkan skor 2-over, dan mengalami kesulitan saat melakukan pukulan tee. Ia juga belum terbiasa dengan sepasang sepatu baru yang dikirimkan kepadanya minggu ini oleh Nike dan LeBron James, seorang penggemar Korda yang kini mulai aktif bermain golf.
Korda memulai hari dengan sepatu baru tersebut, tetapi menggantinya saat bermain di enam hole pertama — meskipun ia mengatakan sepatu itu tidak memengaruhi permainannya.
“Hari ini tidak berjalan baik,” kata Korda. “Saya memukul bola dengan sangat baik dari Senin hingga Rabu. Jadi, jujur saja saya tidak tahu dari mana (kesalahan) ini berasal. Jadi, saya akan pergi ke practice range.”
Yang menarik, persaingan di papan atas klasemen sempat diwarnai dengan kehadiran 1 pegolf amatir yang meramaikan perebutan puncak klasemen. Aphrodite Deng, pegolf amatir berusia 16 tahun, sempat menarik perhatian tersebut. Namun, di 2 hole akhir, Deng yang merupakan juara U.S. Girls’ Junior tahun lalu terpaksa membuat 3 over dan menutup putaran pertama dengan 70 (1-under).



