Nelly Korda kembali menunjukkan tajinya sebagai salah satu pegolf terbaik dunia. Minggu (26/4) kemarin, pegolf AS berusia 27 tahun tersebut menyabet gelar major Chevron Championship di Memorial Park, Houston. Tidak hanya meraih gelar major ketiganya, Korda pun berhasil menduduki puncak ranking dunia, menggusur Jeeno Thitikul ke posisi 2.
Tanda keberhasilan Korda memang sudah terlihat usai menyelesaikan putaran 54 hole. Ia memimpin leaderboard dengan keunggulan 5 pukulan menjelang putaran final. Ia membukukan 70 (2-under-par) di putaran akhir dengan skor total 270 (-18), kurang 2 pukulan dari rekor turnamen 20-under. Korda menjuarai Chevron Championship, unggul 5 pukulan dari pegolf China Yin Ruoning dan pemain Thailand Patty Tavatanakit yang berbagi tempat di posisi kedua dengan 13-under.

“Itu akhir pekan yang berat,” kata Korda, seperti dikutip NBC Sports. “Jujur saja, memegang keunggulan sebesar itu memang tidak mudah. Itu jelas salah satu hal tersulit yang pernah saya hadapi secara mental.”
Korda memenangi Chevron Championship dengan wire-to-wire (memimpin puncak klasemen sejak putaran pertama). Chevron Championship merupakan gelar major keduanya setelah meraih untuk pertama kalinya pada 2024. Namun, dalam karier profesionalnya, ini menjadi titel major ketiganya—dengan Women’s PGA Championship yang diraihnya pada 2021.

Kemenangan di Memorial Park menjadi kesuksesannya keduanya di musim 2026. Sebelumnya, ia mengukir gelar juara di turnamen pembuka LPGA musim ini, Tournament of Champions. Pegolf yang pernah menduduki kursi No. 1 Dunia dengan total 108 pekan tersebut menjaga tren positif sepanjang penampilannya di 2026 ini. Empat penampilan terakhirnya sebelum Chevron berakhir dengan 1 gelar juara serta finis runner up (2 kali) dan T2 (1 kali).
Pekan ini ia kembali ke posisi No. 1 Dunia, menggusur Jeeno Thitikul yang gagal lolos cut di Chevron Championship. Perburuan takhta elite dunia tersebut bakal menarik hingga akhir musim nanti.



