Pegolf Indonesia Jennifer Quinn Effendi secara mengejutkan berhasil menyodok ke posisi puncak 12th Pondok Indah International Junior Golf Championship usai membukukan skor 73 (1-over-par). Jennifer yang bermain di Kelas B (13-14 tahun) mengungguli Alanna Tee dari Hong Kong yang sementara di posisi kedua dengan 76 (4-over).
“Sejujurnya, saya tidak mengira kalau skor saya hari ini bisa menempatkan saya di posisi teratas pada klasemen overall putri. Sebab sepanjang hari ini saya memang hanya fokus pada permainan sendiri, tidak melihat bagaimana permainan pemain lain,” ujar Jennifer yang tahun ini merupakan keikutsertaan ketiganya ikut PIIJGC. Sebetulnya dia mempunyai kesempatan bermain under dengan mencetak 3 birdie, namun sayangnya dia juga membuat 4 bogey.

Walau bisa melampaui para pegolf di kelompok usia yang lebih senior, Jennifer tidak mau jemawa. Dia tetap akan fokus pada permainannya sendiri. ”Saya kira besok saya akan melihat situasi. Kalau memang saya rasa bisa main agresif, saya akan menyerang pin, tergantung bagaimana posisi pin besok,” tegasnya.
Sementara itu, di kelompok putra, Park Gunwoong dari Korea Selatan mendominasi putaran pertama 12th Pondok Indah International Junior Golf Championship di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Selasa (16/12). Membukukan skor 68 (4-under-par), Gunwoong berhasil mengatasi cuaca yang berembus lebih kencang dari biasanya. Ia memimpin posisi puncak dengan keunggulan 4 pukulan dari 2 pegolf yang berada di posisi kedua.

“Anginnya sangat kencang, jadi daripada bermain melawan angin, saya berusaha memanfaatkannya, dan ternyata hasilnya berjalan dengan baik. Sebelumnya saya sudah pernah bermain dalam cuaca berangin dan pengalaman sejauh ini berjalan dengan baik. Dan hari ini kondisi di lapangan sangat berangin sehingga menurut saya, saya punya kelebihan berkat pengalaman tersebut sehingga bisa bermain dengan baik,” kata Gunwoong yang mencetak 5 birdie dan satu bogey.
Peringkat T2 ditempati oleh Chan Jun Han (Malaysia) dan William Justin Wijaja (Indonesia). Mereka masing-masing mencetak 72 pukulan atau bermain even par. Pegolf Indonesia lainnya, Teuku Husein M. Danindra menyusul di peringkat 4 dengan 74 pukulan atau 2 di atas par.

Berbeda dengan Gunwoong, William justru kesulitan menghadapi angin di lapangan. “Kondisi lapangan di sembilan hole pertama masih terbilang oke, cuma di sembilan hole kedua, mulai jam 9, jam 10 angin sudah mulai berembus kencang. Saya sempat harus mondar-mandir sebelum memukul bola karena anginnya sangat kencang dan membingungkan untuk melakukan pemilihan club,” ungkapnya. Dia mencetak 4 birdie, namun membuat 2 bogey dan satu double bogey.
Walau demikian, William sangat bahagia bisa bermain di Pondok Indah Golf Course. Turnamen apa pun yang diadakan di lapangan yang didesain oleh Robert Trend Jones Jr ini selalu menarik perhatiannya. “Soalnya, lapangannya memang bagus. Ini lapangan yang paling saya suka mainkan. Meskipun terkadang juga bermain jelek, tapi saya selalu menikmati bermain di lapangan ini,” tegasnya.



