Di ujung barat pulau Jawa, tepat arah barat daya, ada sebuah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang ternyata memiliki destinasi yang bisa dikunjungi para pegolf di Tanah Air. Selain melakukan satu putaran di Tanjung Lesung Golf Course, para golf traveler pun bisa menikmati keindahan kawasan resort ini.
Oleh Bramega Sanditama/Raja kadal Golf | Photography: Bramega Sanditama/Raja kadal Golf/Ardhi/Chase the Par
Ketika kita mendengar Tanjung Lesung, yang terbayang adalah sebuah kawasan peristirahatan dengan pantai dan laut sebagai menu wisatanya. Nama Tanjung Lesung makin populer ketika sebuah resor internasional yang kabarnya menggabungkan nuansa Bali dengan Venesia dibangun di wilayah yang kemudian disebut Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung.
Tanjung Lesung sebenarnya terletak sekitar 170 km barat daya Jakarta, tepatnya berada di Provinsi Banten. Daerah ini meliputi 1.500 hektare semenanjung yang belum tersentuh yang menghadap ke Samudra Hindia. Obyek ini dapat diakses melalui jalan tol dari Jakarta yang dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam.

Sebagai sebuah resor, Tanjung Lesung juga ternyata memiliki satu lapangan golf. Salaka Golf atau kini dikenal dengan nama Tanjung Lesung Golf Course terhampar dengan pemandangan menghadap laut. Lapangan golf 18 hole ini memang memanjakan mata para pegolf, khususnya mereka yang jarang berkesempatan melakukan satu putaran golf dengan pemandangan indah itu.
Selain pemandangan indah, Tanjung Lesung Golf Course juga juga menampilkan sebuah lapangan golf yang nyaman bagi para tamu golfnya. Tee box & fairway-nya empuk. Lalu, green diselimuti rumput bermuda. Semua hole di sini adalah par 3 dengan sajian rintangan-rintangan air serta green yang kecil dan sempit-sempit. Ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri. Lelah bermain, Anda bisa menikmati sajian air kelapa segar.

Puas bermain golf, Anda mengikuti berbagai wisata di Tanjung Lesung. Berkunjung ke Anak Krakatau (anak gunung berapi Krakatoa, yang terkenal gemuruhnya yang keras dalam sejarah sejak letusannya pada tahun 1883), Taman Nasional Ujung Kulon (perlindungan terakhir badak Jawa bertanduk satu yang terancam punah), dan objek wisata adat budaya Badui. Atau bisa juga Anda cukup mengikuti wisata bahari di kawasan Tanjung Lesung. Pantai di sekitar kawasan ini cukup bagus, indah, dan masih alami.



