Putaran pertama Ciputra Golfpreneur Tournament 2025 yang mulai berlangsung sejak pagi pada hari ini, Rabu (20/8), terpaksa mengalami penundaan akibat cuaca buruk. Pertandingan terpaksa dihentikan pada pukul 15.45 WIB karena hujan deras yang mengguyur Damai Indah Golf, BSD Course.
Jadwal siang mengalami penundaan akibat hujan tersebut. Meski demikian, Steve Lewton yang bermain di jadwal siang justru memimpin klasemen sementara dengan skor 39 (8-under-par). Juara Indonesia Open 2024 tersebut menghentikan permainannya di hole 12.
Lewton yang bermain dari hole pada sesi siang tampil mengesankan dengan mencetak dua eagle dan tiga birdie di sembilan hole pertama. Satu birdie lainnya dicetak di hole 11. Di hole berikutnya dia bermain par sebelum pertandingan dihentikan.
“Ya, saya cuma sedikit beruntung. Di hole par 5 pertama saya melakukan pukulan driver dengan baik yang menyisakan jarak pukul dengan 8-iron, di mana bolanya berhenti di jarak sekitar 2-3,5 meter. Pukulan tee saya meleset dari fairway di par 5 berikutnya dan harus menggunakan 7-wood. Bolanya berhenti sekitar 5 meter dari pin, di luar green dan dari sana saya menggunakan putter dan bolanya bergulir masuk, jadi saya kira benar-benar keberuntungan saja,” kata Lewton tentang eagle yang dicetaknya di hole 4 dan 8. Tahun lalu, dia menjuarai Indonesia Open di Damai Indah Golf, PIK Course.

Sebelum Lewton naik ke puncak klasemen, Pep Angles, pegolf asal Spanyol, terlebih dahulu bertengger di puncak leaderboard. Angles yang bermain di jadwal pagi mencetak skor 65 (7-under) setelah mencetak 8 birdie dan 1 bogey.
“Saya kira saya cepat panas dan bisa menciptakan beberapa birdie dan merasa nyaman dengan permainan iron dan wedge. Praktis saya bisa memasukkan hampir semua putt di sembilan hole pertama, meskipun di sembilan hole berikutnya agak melempem. Menurut saya membaca bulir rumput di green lapangan ini menjadi hal yang mesti saya pelajari terus dan perlu lebih banyak penyesuaian lagi karena kami tak punya rumput seperti ini di Eropa, jadi hal ini menjadi proses belajar buat saya,” ungkap Angles.
Indonesia masih mampu menempatkan wakilnya dalam 10 besar melalui Peter Gunawan. Ia menempati posisi T5 bersama Tawit Polthai (Thailand), Kosuke Hamamoto (Thailand), juara bertahan Liu Yung-Hua (Taipei), Sam Broadhurst (Inggris), dan Karandeep Kochhar (India), yang sama-sama mencetak 67 (5-under).

“Tentu saja tegang ya rasanya bermain di kompetisi ini. Target hari kedua berusaha main bagus, tapi saya mau have fun, tidak mau berpikir soal target. Semuanya kuserahkan pada Tuhan,” kata Peter.
Pergelaran Ciputra Golfpreneur Tournament 2025 memang terasa lebih ketat. Hal ini terjadi karena banyak pemain Asian Tour, termasuk Steve Lewton, Jazz Janewattananond, dan Miguel Carballo, yang turun sebagai partai pemanasan untuk Indonesia Open 2025 yang akan digelar pekan depan.
Turnamen Ciputra Golfpreneur Tournament 2025 ini pun dihiasi dengan drama hole in one. Christianto Sinuhaji, pegolf profesional Indonesia, mencetak hole in one di hole 11 par 3.
“Hole 11 merupakan salah satu hole par 3 yang terbilang sulit. Saya lihat di yardage book jaraknya sekitar 5-6-iron,” ujar pegolf yang beralih profesional pada tahun ini. “Waktu putaran latihan saya memakai 5-iron, tapi ketika melihat angin berembus dari kiri ke kanan, jadi saya yakin saya untuk menggunakan 6-iron dan saya arahkan ke tengah green karena pin hari ini agak ke kiri. Untuk mengantisipasi angin, saya melakukan pukulan punch dan bolanya jatuh di depan green, lalu menghilang.”
Sisa pertandingan putaran pertama akan dilanjutkan pada Kamis (21/8) pagi ini. Putaran kedua Ciputra Golfpreneur Tournament 2025 yang juga akan berlangsung pada Kamis ini akan mengalami kemunduran, dan akan digelar setelah putaran pertama diselesaikan.



