Pegolf Amerika Serikat Scottie Scheffler merangsek ke puncak leaderboard setelah menyelesaikan putaran kedua Open Championship 2025 dengan skor sensasional 64 (7-under). Hasil ini membuat pegolf No. 1 Dunia tersebut sementara bertengger di papan atas turnamen major tertua di dunia tersebut setelah 36 hole di Royal Portrush, Portrush, Irlandia Utara.
Keberhasilan Scheffler memang tidak terlepas dari penyelesaian pukulan birdie pada hole 16 dan 17 yang justru membalikkan keadaan, dari mengejar leader menjadi pimpinan leaderboard. Mengumpulkan 10-under (132), pegolf AS berusia 29 tahun tersebut berhasil melewati jawara putaran pertama Matt Fitzpatrick (ENG) dengan keunggulan 1 pukulan.

“Saya merasa saya mencapai beberapa fairway lebih banyak dari yang saya lakukan kemarin (putaran pertama),” kata Scheffler dalam wawancara singkat. “(Saya) memukul beberapa pukulan iron yang sangat bagus, dan mampu menyelesaikan beberapa putt.”
Meski tersisa 2 putaran lagi, Scheffler memang berpeluang besar untuk menyabet trofi major keempatnya dan Claret Jug pertamanya. Dominasinya di putaran kedua menguatkan posisinya untuk menjadi juara di Open Championship 2025.

Pesaing terdekatnya, Fitzpatrick, yang sempat memimpin putaran pertama Open Championship, mengakui dirinya cukup kesulitan jika berhadapan dengan determinasi Scheffler. Fitzpatrick yang membukukan 8 birdie di Jumat kemarin untuk mencetak skor 66 (5-under) tidak mampu mempertahankan posisinya di puncak leaderboard setelah Scheffler justru tampil lebih luar biasa lagi dengan 8 birdie yang dipotong 1 bogey.
“Dia akan memiliki ekspektasi untuk tampil habis-habisan dan mendominasi,” kata Fitzpatrick soal Scheffler. “Ia adalah pemain yang luar biasa. Dia adalah pemain nomor satu dunia, dan kita melihat hal-hal yang mirip dengan Tiger. Saya pikir tekanannya adalah baginya untuk memenangkan turnamen golf.”

Meski hanya tertinggal 1 pukulan dari Scheffler, Fitzpatrick merasakan tidak mudah jika harus bersaing dengan pegolf No. 1 Dunia itu. Ia pun harus mewaspadai 2 pegolf di belakangnya, Haotong LI (CHN) dan mantan juara Open 2023 Brian Harman, yang hanya terpaut 1 pukulan darinya.



