Kenneth Henson Sutianto dan Abighail Rhea mengukir diri sebagai juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Junior Indonesia 2025. Keduanya bisa menang karena determinasi dan ketenangan mereka dalam menjaga ritme permainan.
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Junior 2025 menampilkan 2 kisah para pemenang. Pemenang di nomor putra yang diraih Kenneth Henson Sutianto yang berhasil menyodok ke puncak klasemen hingga putaran akhir ini, sedangkan juara nomor putri yang dimenangi Abighail Rhea justru melalui kejutan yang ditampilkan pegolf asal Bali tersebut pada putaran akhir.
Turnamen golf nasional untuk junior tersebut berlangsung pada 22 hingga 24 April 2025 di Royale Golf Semarang. Diikuti oleh 87 pegolf junior yang terbagi dalam beberapa kelompok umur untuk divisi putra-putri, Kejurnas Golf Junior 2025 menjadi ajang bagi para junior tersebut unjuk gigi agar bisa diorbitkan ke tim nasional untuk event-event internasional.

Kenneth berhasil menjadi juara Kejurnas Golf Junior 2025 setelah tampil dominan dalam 2 putaran terakhir. Titik balik keberhasilan pegolf Pengprov PGI DKI Jakarta ini dimulai setelah menyelesaikan putaran 2 dengan skor 67 (5-under). Setelah mencetak skor di hari pertama dengan 6-over, Kenneth mampu memimpin leaderboard dengan 1-over dalam 36 hole, bersanding dengan Jayawardana Dornan dan Rama Oksha Aridya.
Namun, Kenneth yang kelahiran Bali ini berhasil mengunci posisi puncak di leaderboard setelah bermain even par (72) pada putaran akhir. Ia mampu mengalahkan Jayawardana dengan keunggulan 1 pukulan. Kenneth bisa menjaga ritme permainannya di putaran akhir meski dalam kondisi yang kurang fit karena kelelahan.
“Di babak final ini target saya sebenarnya hanya finish di tiga besar saja,” ujar Kenneth. “Di atas kertas, saya sudah kalah secara fisik karena saya baru pulang dari Jepang dan saya merasa kondisi fisik saya belum sepenuhnya prima. Saya membayangkan jika terjadi play-off, kemungkinan besar saya akan kalah. Sementara Jaya dalam kondisi yang prima. Apalagi di Thailand kemarin dia bermain sangat baik.”

Di divisi putri, Abigail tampil mengejutkan. Tertinggal dari leader dalam 2 putaran pertama, Caithlyn Darlene Ong, Abby—demikian panggilan akrab Abigail—justru mengambil momentum untuk menyalipnya di 9 hole kedua pada putaran akhir. Pegolf junior asal Bali tersebut pun menutup putaran akhir dengan keunggulan 1 pukulan dari Caithlyn, dan menjadi juara Kejurnas Golf Junior Indonesia 2025.
“Di babak final ini saya tidak terlalu berpikir untuk mendapatkan best gross,” tutur Abigail. “Apalagi Caithlyn bermain sangat bagus. Di hari kedua stroke kami selisihnya lumayan banyak. Jadi di hari terakhir ini saya enjoy aja. Dan ternyata hari ini adalah hari saya. Secara game management, saya akui saya capek sekali. Apalagi seminggu sebelumnya saya juga bermain di lapangan ini. Jadi di babak final ini saya main aman, jaga energi sampai selesai.”
Kejurnas Golf Junior 2025 merupakan event junior nasional pertama di Semarang. Sekjen PB PGI Suharsono yang turut hadir dalam upacara penutupan dan penyerahan hadiah, mengapresiasi kesiapan Semarang dalam menggelar kejurnas perdana ini.
“Ini adalah kali pertama Kejurnas Golf Junior digelar di Semarang, dan kami sangat bangga bahwa lapangan Semarang Royale Golf bisa membuktikan diri sebagai venue yang siap untuk turnamen nasional,” kata Suharsono.
Penulis: YM/ OB Golf. Kredit Foto: Dede Indra Susanto



