Mulai 17 Juni hingga 19 Juni ini pergelaran golf amatir bergengsi yang bertajuk Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) akan bergulir di Gunung Geulis Country Club. Turnamen yang merupakan kerja sama Pengprov PGI Jabar dengan Olympic Golf Club tersebut menjadi penyelenggaraan yang kedelapan kalinya.
“OJAO ini merupakan sebuah high level competition. Karena itu, para peserta yang hadir di OJAO ini tentunya merupakan atlet-atlet terbaik daerah mereka. Kami dari Pengprov PGI Jawa Barat dan juga Olympic Golf selaku sponsor ini memberikan sumbangsih terhadap pembinaan para pegolf di Jawa Barat dan juga Tanah Air,” jelas Ketua Panitia Pelaksana OJAO 2025 Sirodzudin.
Penyelenggaraan OJAO 2025 kembali mendapat dukungan kuat dari Olympic Golf Club (OGC), yang merupakan salah satu klub golf tertua di Indonesia, selaku sponsor utama. OGC tetap memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam pembinaan golf di Tanah Air. OJAO menjadi wujud nyata kepedulian OGC dalam memajukan golf di Tanah Air.

“Kami ingin berkontribusi terhadap para pegolf amatir di Tanah Air agar bisa bersaing di mancanegara. Kami pun berharap dukungan sponsor terus bertambah, agar ajang ini makin berkembang dan membuka jalan bagi lebih banyak atlet berbakat,” kata Ketua Olympic Golf Club, Suwandy Tasmadi.
Tahun ini OJAO 2025 menghadirkan total peserta 92 pegolf, yang terdiri atas 70 putra dan 20 putri. Mereka ini berasal dari 17 provinsi.

Tahun ini OJAO 2025 menghadirkan total peserta 121 pegolf, yang terdiri atas 93 putra dan 28 putri. Mereka ini berasal dari 20 provinsi peserta PON 2025. Ada 3 provinsi yang tidak bisa ikut serta, yaitu Provinsi Sumut, Lampung, dan Papua.
Persaingan di OJAO 2025 memang bakal ketat. Ada nama yang telah tampil di ajang-ajang internasional, dan beberapa di antaranya bahkan telah meraih prestasi internasional, seperti Amadeus Christian Susanto (Jawa Tengah), Rayhan Abdul Latief, dan juara Kejurnas 2025 Randy Arbenata Bintang (Jawa Barat). Ada pula atlet Sumatra Utara Asa Najib Bhakti dan peraih medali perak PON 2024 Mochtar. Sementara itu, nomor putri diramaikan dengan persaingan Sania Talitha Wahyudi (Jawa Tengah), Fausta Bianda (Jawa Barat), Rayi Geulis Zulandari (Jawa Barat), Bianca Naomi Laksono (DKI Jakarta), Lydia Hawila S. Sitorus, dan juara Kejurnas 2025 Gemilau Joanna.

Juara bertahan OJAO untuk putra Gabriel Hansel Hari absen dalam pertandingan tahun ini. Ini tentu saja membuka kesempatan bagi para peserta untuk mengukir diri sebagai juara OJAO 2025. Ini pun terjadi di nomor putri. Kristina Natalia Yoko yang kini telah beralih menjadi pegolf profesional tentunya tidak dapat tampil lagi di kompetisi amatir Jabar tahun ini, sehingga memberikan peluang bagi para pegolf putri lainnya untuk meraih trofi OJAO 2025.
Siapakah yang bakal menjadi kampiun OJAO 2025? Pada Kamis (19/6) besok, akan terjawab.



