Menantikan Kejutan Sang Ilmuwan

Bryson DeChambeau akan mempertahankan gelar pada pergelaran US Open 2025 yang akan berlangsung pada pertengahan Juni ini. Kiprah pegolf yang dijuluki “Sang Ilmuwan” ini di ajang-ajang major memberikan hasil-hasil yang positif sejak Masters 2023. 

Juni ini, tepatnya 12-15, Bryson DeChambeau akan bertandang ke Oakmont Country Club. Kunjungannya ke venue US Open 2025 di pinggiran kota Pittsburgh, Pennsylvania barat, tersebut terasa berbeda dibandingkan kehadiran pegolf berusia 31 tahun itu di salah satu event major itu. Tahun ini DeChambeau yang berstatus juara bertahan bakal berupaya untuk menjaga trofi US Open itu tetap berada dalam genggamannya. 

Tahun lalu, DeChambeau berhasil membuat Pinehurst Resort (Course No. 2) berguncang oleh gemuruh para penonton, yang merayakan keberhasilannya menjuarai US Open untuk kedua kalinya. Euforia para penonton saat itu mulai tersulut sejak DeChambeau mampu meloloskan diri dari bunker yang berjarak 50 meter (55 yard) ke hole. Bolanya jatuh di green 18, menyisakan jarak hanya 120 cm ke hole. Ia tidak menyia-nyiakan putt birdie-nya itu untuk mengunci gelar majornya tersebut. 

“Itu sangat luar biasa, untuk bangkit dan memenangkan kejuaraan bergengsi ini – itu akan menjadi puncak dalam hidup saya,” kata DeChambeau, yang menyebut pukulan bunkernya itu sebagai “the shot of my life“, seperti dikutip BBC.

 

Kredit Foto: Getty Images

United States Golf Association, penyelenggara turnamen major US Open, dan Pinehurst—venue US Open 2024—bahkan menyiapkan prasasti atas pukulan jenius 50 meter-nya DeChambeau di hole 18, yang menjadi penentu kemenangannya atas Rory McIlroy dengan keunggulan tipis 1 pukulan. Pertengahan April kemarin, sehari setelah putaran akhir Masters 2025, DeChambeau mendapat kehormatan untuk meletakkan prasasti tersebut di tempat bersejarah. Prasasti itu akan tetap berada di sana selamanya. 

“Sangat penting untuk merayakan momen-momen saat Anda menang. Sungguh luar biasa bisa kembali dari kekalahan di Masters, salah satu babak terbesar dalam hidup saya, untuk mengenang salah satu babak terpenting dalam hidup saya,” kata DeChambeau, yang berpeluang untuk menjadi juara Masters 2025 tetapi kemudian tampil mengecewakan di putaran akhir. 

Kemenangan di US Open 2024 ini merefleksikan sosok DeChambeau dalam transformasi yang berbeda. Ketika menyabet trofi pertama di US Open 2020, lulusan Southern Methodist University tersebut tampil dengan bentuk fisik yang sangat “berisi” dan terobsesi pada pencapaian jarak jauh dari tee. Empat tahun kemudian, ketika meraih trofi keduanya di ajang yang sama, DeChambeau menjadi sosok yang matang dengan pukulan yang lebih terukur dan lebih tenang. Meski label sebagai long hitter tetap menempel pada sosok pegolf yang menyandang status pro pada 2016 tersebut, DeChambeau malah lebih “kaya” dengan sentuhan (pukulan) yang dingin dan approach-nya yang diperhitungkan saat menghadapi beberapa area lapangan terberat.

Perubahan gaya bermain DeChambeau tersebut memberikan hasil positif di event-event major sepanjang musim 2024. Sebelum tampil di US Open 2024, anggota LIV Golf ini bisa menembus Top 10 dalam 2 major sebelumnya (T6 di Masters dan runner up di PGA Championship 2024). Di ajang major yang mampu dimenanginya itu, DeChambeau bahkan mengukir rekor sebagai satu-satunya pegolf yang bisa mencetak skor angka merah (under-par) dalam 3 hari pertama di Pinehurst. Sayang, penampilannya di major penutup musim 2024 (Open Championship) berakhir dengan antiklimaks. Pegolf yang pernah dijuluki “The Mad Scientist” ini gagal lolos cut. 

Meski demikian, hasil musim lalu tidaklah mengecewakan bagi DeChambeau, yang hanya tampil di 13 event kompetitif LIV Golf di luar turnamen major dalam setahun. Pegolf berusia 31 tahun tersebut masih mampu menjaga peak permainannya sehingga tidak anjlok dalam event-event penting.

Melanjutkan performa apiknya di musim lalu, dengan finis 3 kali di Top 10 (satunya berakhir dengan gelar juara) pada turnamen-turnamen major, DeChambeau tetap percaya diri dengan kemampuannya di musim 2025 ini. Ia berhasil finis di posisi 5 pada pergelaran major pertamanya tahun ini, US Masters, pada pertengahan April kemarin.

Lima minggu sebelum pergelaran US Open 12-15 Juni, DeChambeau kembali mendapat suntikan kepercayaan diri setelah berhasil menjuarai LIV Golf Korea 2025 untuk nomor individu dan juga nomor beregu. Ini merupakan trofi individual pertamanya setelah terakhir kali menang pada 24 September 2023 di LIV Golf Chicago.

“Saya merasa telah memainkan golf game yang hebat, tapi saya belum menyelesaikannya,” kata DeChambeau. “Saya senang saya bisa melangkah ke depan dan menyelesaikannya. 

Kredit Foto: Getty Images

Kepercayaan diri dan ambisi. Dua modal ini yang dibawa DeChambeau saat berkunjung ke Oakmont Country Club pada Juni ini, selain tentunya juga transformasi permainannya yang semakin matang. Permainan DeChambeau sudah teruji di Oakmont. Ini bakal menjadi penampilan DeChambeau dalam ajang major yang akan berlangsung di lapangan golf yang tahun ini genap berusia 122 tahun. Penampilan pertama DeChambeau di US Open Oakmot Hill 2016 berakhir dengan finis T16, debutnya di ajang major sebagai pegolf profesional. 

“Tujuan saya adalah memenangi setiap turnamen yang saya ikuti,” kata DeChambeau, seperti yang dikutip Golf Week, sepekan sebelum pergelaran PGA Championship pertengahan Mei kemarin. “Scottie (Scheffler) sedang dalam performa yang bagus. Joaquin Niemann pun demikian. Jon Rahm telah bermain dengan baik. Ada banyak talenta bertabur bintang di luar sana saat ini yang akan mengikuti PGA Championship. Kami akan bertarung habis-habisan.”

Tekad DeChambeau memang bukan omong kosong jika tampil di event-event penting sekelas major. Sejak gagal lolos cut pada Masters 2023, sang ilmuwan (the scientist)—DeChambeau memilih untuk menghilangkan kata “mad” dari julukan awalnya—selalu mencetak hasil yang bagus, termasuk 5 kali finis Top 10 dalam 6 penampilan berikutnya. Namun, 2 event berikutnya (Open Championship 2024 dan Masters 2025 berakhir dengan MC dan T5. 

Di ajang PGA Championship DeChambeau berhasil finis T2. Ia sempat menjaga peluang untuk juara di putaran ketiga, tetapi lagi-lagi ia tidak berhasil menyelesaikannya dengan baik. Semua peluang begitu dekat. “Ini adalah Top 5 lainnya dan saya selalu bangga bisa berada di posisi lima besar dalam sebuah turnamen major,” katanya

Karena itu, pegolf No. 16 Dunia tersebut optimistis gelar major berikutnya akan kembali menyapanya. “Saya merasa saya selalu memiliki kemampuan untuk bermain dengan baik di kejuaraan besar dan bersaing secara konsisten,” kata DeChambeau, seperti dikutip CBSS. “Banyak hal yang harus berjalan dengan baik di event-event major agar Anda bisa bermain dengan baik. Seluruh permainan Anda harus maksimal. Jadi, saya merasa seperti di Valhalla (venue PGA Championship 2024), terutama setelah Augusta (National), itu adalah kedua kalinya saya bermain bagus di major, dan itu memberi saya kepercayaan diri bahwa saya dapat terus maju dengan itu di setiap major dan terus memacu diri di turnamen-turnamen seperti itu. … Saya merasa saya bergerak ke arah yang benar dengan memberi diri saya banyak kesempatan untuk memenangkan kejuaraan-kejuaraan besar ini.”

DeChambeau mengisyaratkan dirinya bakal memberikan kejutan pada ajang-ajang major yang diikutinya. “(Ambisi) Ini memantik api yang lebih besar dalam perut saya,” katanya.

Mungkinkah itu terjadi di US Open 2025? Atau mungkin ia bisa membalikkan keadaan di Open Championship 2025–major yang jarang memberikan hasil terbaik bagi DeChambeau–pada Juli nanti?

 

Penulis: YM | OB Golf

Share with

More News

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

HSBC Women’s World Championship: Duo Australia Sukses Gusur Pemuncak 36 Hole

Program Ramadan ala Riverside Golf Club

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa