Kejurnas Golf Amatir Indonesia 2025: Randy Menang Lagi, Gemilau Ukir Gelar Pertama

Randy Arbenata Mohamad Bintang dan Gemilau Joanne Kurnia menjadi juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Amatir Indonesia 2025 yang berlangsung di Sentul Highland Golf Club, Bogor. Jika Randy tampil dominan di nomor putra, Gemilau justru menyalip leader sehari sebelumnya, Bianca Naomi Laksono, di putaran akhir.

Randy yang memimpin leaderboard setelah putaran 36 hole tidak terbendung. Laju pegolf Pengprov PGI Jawa Barat tersebut sulit untuk dihentikan. Memulai putaran ketiga dengan total 7-under, Randy yang sudah unggul 5 pukulan tetap tampil konsisten. Hingga 9 hole pertama putaran ketiga, Randy telah mengumpulkan 11-under berkat 4 birdie di front nine. Namun, pegolf berusia 21 tahun tersebut mengakhiri putaran final dengan 9-under setelah 3 bogey dan 1 birdie di back nine.

Credit: Yongki Hermawan

“Karena sudah leading jauh (5 pukulan), hari ini (Kamis, putaran final) game plannya sama, tetapi bermainnya lebih santai. Cuma memang puttingnya ada masalah sedikit. Ada peluang birdie di 1 meter (hole 3), tapi nggak masuk. Lalu, sedikit emosi. Akhirnya putternya bengkok. Di sisa hole (15 hole), saya main dengan putter bengkok (nggak square), jadi open,” kata Randy.

Atas hasil ini, Randy menjuarai Kejurnas Golf Amatir Indonesia 2025 dengan keunggulan 9 pukulan dari Mochtar (Pengprov PGI Kalimantan Timur). Pegolf Kaltim berusia 44 tahun tersebut justru tampil anjlok di hari terakhir. Skor 2-under dalam 36 hole harus terkuras menjadi even par, setelah Mochtar membuat skor 74 (2-over) di hari akhir.

Credit: Yongki Hermawan

Sementara itu, Gemilau tampil mengejutkan di putaran akhir Kejurnas Golf Amatir 2025. Tertinggal 5 pukulan dari Bianca Naomi Laksono yang memimpin dengan 3-over dalam 36 hole, atlet Pengprov PGI Banten ini berhasil membalikkan keadaan setelah menyelesaikan putaran akhir dengan skor 72 (even par). Hasil total 8-over (224) tersebut menolong Gemilau meraih trofi Kejurnas Golf Amatir 2025 untuk pertama kalinya. Tahun lalu ia kalah dari Kristina Natalia Yoko.

Credit: Yongki Hermawan

“Kemarin itu (Rabu, 7 Mei), aku mainnya kurang confidence. Banyak ragu. Setiap mau mukul, pasti takut (nggak percaya dengan swing aku). Malamnya aku evaluasi, mengapa harus takut? Jadi, hari ini (Kamis) aku datang dengan mindset confidence saja. Nothing to lose. Sebenarnya sebelum main di turnamen ini, aku nggak pede dengan swingnya. Untungnya di hari terakhir swingnya membaik. Overall hari ini cukup bagus sih (mainnya). Short gamenya juga bagus. Di hole-hole teakhir ada birdie chances, tetapi miss,” kata Gemilau yang saat ini berusia 17 tahun.

Credit: Yongki Hermawan

Bianca harus puas di posisi kedua dengan 11-over. Pegolf asal Pengprov DKI Jakarta itu harus menutup putaran akhir dengan hasil mengecewakan: 80 (8-over), sehingga tergusur ke posisi kedua setelah Gemilau menempati posisi pertama dengan 8-over. Bianca berbagi tempat dengan Fausta Bianda yang berhasil menyodok ke peringkat kedua.

 

 

 

 

Share with

More News

Royale Jakarta Golf Club Padukan Kompetisi dan Aksi Kemanusiaan

Rahm Incar Gelar Beruntun, Niemann Bertekad Pertahankan Gelar di Singapura

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa