Kejurnas Golf Amatir Indonesia 2025: Randy & Bianca Ambil Alih Pimpinan Leaderboard

Hujan di putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Amatir Indonesia 2025 mengubah komposisi pimpinan leaderboard setelah 36 hole. Randy Arbenata Muhammad Bintang melenggang sendirian di puncak klasemen. Menyelesaikan putaran kedua dengan 68, pegolf asal Pengprov PGI Jawa Barat tersebut berhasil mengambil alih pimpinan dengan total 137 (7-under).

Putaran kedua Kejurnas Golf Amatir Indonesia sempat terhenti untuk kedua kalinya pada pukul 13.00 ketika para peserta baru menyelesaikan sembilan hole pertama, karena hujan deras bercampur petir. Setelah terhenti beberapa jam, akhirnya putaran kedua dilanjutkan.

Credit: Dias/PB PGI

Randy yang sudah berada di puncak klasemen sebelum pertandingan dihentikan karena cuaca buruk tetap tampil solid hingga akhir permainan. Ia bahkan meninggalkan jauh Mochtar, yang justru tersandung di putaran kedua dengan skor 73 (1-over), dan skor total 142 (2-under)

“Hari ini saya mendapat banyak birdie, termasuk di first nine. Setelah kena suspend pertama saya dapat bogey di Hole 9. Ini karena badan saya dingin lagi. Di Hole 10 dan 11 saya comeback dan dapat dapat birdie lagi. Sebenarnya hari ini saya memiliki banyak kesempatan untuk dapat birdie. Sayangnya putting saya banyak yang missed. Empat hole terakhir sebenarnya juga kesempatan untuk menambah birdie, sayangnya karena sudah gelap jadi baca breaknya jadi kurang maksimal. Saya dapatnya break yang tipis- tipis dan membingungkan. Sebenarnya, dalam kondisi hujan saya cenderung main lebih santai,” kata Randy, yang saat ini berusia 21 tahun.

Credit: Dias/PB PGI

Mochtar yang tampil impresif di hari pertama Kejurnas harus rela tergusur ke posisi kedua. Tertinggal 5 pukulan dari Randy, pegolf asal Pengprov Kalimantan Timur tersebut masih punya kesempatan 1 lagi untuk membalikkan keadaan. Selain Mochtar, Asa Najib Bhakti dari Sumatera Utara pun berpeluang untuk menjuarai Kejurnas Golf Amatir Indonesia 2025, meski sangat berat karena tertinggal 7 pukulan

Credit: Dias/PB PGI

Sementara, di nomor putri, pegolf asal Pengprov DKI Jakarta Bianca Naomi Laksono yang berada di posisi kedua di hari pertama berhasil mengambil alih pimpinan leaderboard dari Gemilau Joanne Kurnia. Bianca yang terus dibayang-bayangi Gemilau dari Banten dan juga rekan satu pengprov Sania Talita Wahyudi tetap tampil impresif, dan bahkan meninggalkan para pesaingnya.

“Hari ini cuaca panas di first nine sangat mempengaruhi game plan saya. Hujan dan petir terus disuspend juga mempengaruhi game plan saya. Nah, di hole 16 dan 18 menjadi turning poin dari putaran kedua saya. Sisanya, sebenarnya ada banyak kesempatan. Nah, di hole terakhir tadi saya sudah menahan untuk ke toilet sejak di hole 15. Sebenarnya, posisi bolanya kurang baik, jadi nothing to lose dan saya mencoba untuk berpikir positif saja. Alhamdulillah, saya dapat birdie di hole terakhir,” kata Bianca, yang mengumpulkan skor total total 147 (77-70, 3-over)—unggul 5 pukulan dari Gemilau dan Sania yang mencetak skor total 8-over.

Credit: Dias/PB PGI

Kejurnas Golf Amatir Indonesia 2025 akan menyelesaikan putaran terakhir pada Kamis (8/5). Hari terakhir ini menentukan pemenang turnamen amatir nasional bergengsi.

Share with

More News

Royale Jakarta Golf Club Padukan Kompetisi dan Aksi Kemanusiaan

Rahm Incar Gelar Beruntun, Niemann Bertekad Pertahankan Gelar di Singapura

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa