Titleist meluncurkan Pro V1 dan Pro V1x keluaran 2025. Bola terbaru ini didesain untuk menghasilkan kecepatan lebih tinggi dari tee, kontrol lebih baik dengan stik golf dan lebih banyak spin dengan wedge.
Bola Pro V1 dan Pro V1x memang menjadi bola yang paling banyak digunakan para pegolf touring. Keunggulan 2 jenis bola ini tidak dapat dipungkiri. Namun, itu tidak membuat Titleist berhenti untuk berinovasi terhadap produk unggulan No. 1 di dunia tersebut. Karena itu, awal tahun ini Titleist memperkenalkan Pro V1 dan Pro V1x terbaru.
Dua bola terbaru tersebut didesain untuk menghasilkan kecepatan lebih tinggi dari tee, kontrol lebih baik dengan stik golf dan lebih banyak spin dengan wedge. Model baru ini memiliki fitur inti dengan gradien tinggi yang lebih cepat, diformulasikan ulang untuk mempertahankan spin permainan jarak jauh yang rendah, meningkatkan kecepatan bola, dan menambah spin pada pukulan ke dalam dan di sekitar green. Dua keunggulan terakhir tersebut terbantu dengan lapisan casing fleksibel tinggi yang memperkuat kecepatan.

“Bola golf harus bisa melakukan segalanya,” ujar Frederick Waddell, Director of Golf Ball Product Management Titleist. “Ini bukan hanya tentang memaksimalkan satu area saja – pegolf membutuhkan performa pada setiap pukulan. Setiap model bola golf kami dioptimalkan untuk jarak pukulan dari tee, dan dengan 2025 Pro V1 dan Pro V1x khususnya, kami telah merealisasikan peningkatan kecepatan sekaligus meningkatkan performa iron dan wedge yang lebih baik lagi. Semua itu akan membantu para pemain untuk mencetak skor yang lebih rendah.”
Selain keunggulan-keunggulan yang telah disebutkan di atas, Pro V1 dan Pro V1x memiliki kelebihan masing-masing. Pro V1 menawarkan kombinasi kecepatan, spin, dan feel terbaik dalam permainan, dengan lintasan pertengahan penerbangan, putaran permainan panjang yang rendah, putaran permainan pendek yang maksimal dan rasa yang lembut. Dibandingkan dengan Pro V1, Pro V1x akan terbang lebih tinggi, spin lebih banyak pada pukulan swing penuh dan memiliki feel yang lebih kencang.
(Penulis: Yulius Martinus/ OB Golf. Foto: Titleist)



