Pesona Alam di Laut Banda

Pesona Maluku tidak pernah lekang dari hati. Keindahan panorama provinsi ketiga terjauh di timur Indonesia ini selalu mengundang para wisatawan untuk datang menjelajah Kepulauan Rempah-rempah ini. Kali ini, Pulau Kei Kecil menjadi destinasi pilihan di bumi Maluku ini.

Pulau Kei Kecil merupakan bagian Kepulauan Kei yang berada di kawasan tenggara Provinsi Maluku, dan selatan semenanjung Kepala Burung Papua. Dari sekian pulau yang berada dalam Kepulauan Kei, hanya beberapa pulau saja yang berpenghuni. Dua di antaranya adalah Pulau Kei Besar dan Kei Kecil.

Ada dua pemerintahan di Kepulauan Kei, yaitu Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Awalnya, Kota Tual merupakan Ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara. Ketika Kota Tual resmi menjadi daerah otonom pada 2007, ibu kota Maluku Tenggara pun dipindahkan ke Langgur.

Langgur yang berada di Pulau Kei Kecil menjadi gerbang menuju ke Kepulauan Kei. Pilihan menginap umumnya terfokus di Langgur atau Tual yang memang relatif lebih ramai dan lebih maju dari daerah-daerah lain di Pulau Kei Kecil. Jarak antar-kota tersebut hanya 5 km, dengan waktu tempuh 10-15 menit.

Seperti halnya kota-kota di wilayah Indonesia bagian Timur, dua kota ini terus berproses dalam pembangunan, hanya belum secepat dengan wilayah bagian Barat maupun Tengah. Namun, keasrian dan kesederhanaan ini justru menjadi daya tarik Pulau Kei Kecil yang menunjukkan jati diri yang asli.

Photography : iStock

Pulau Kei Kecil menyodorkan potensi wisata yang bersumber pada kekayaan alam, seperti terumbu karang yang produktif dan melimpah serta pantai-pantai yang luar biasa indah dan belum tersentuh modernisasi. Pantai nan cantik bernama Ngurbloat (Pasir Panjang) dengan pemandangan beberapa pulau cantik di seberangnya, Bukit Masbait yang damai, Pulau Bair yang disebut Raja Ampat mini, ataupun Gua Hawang yang menyimpan air yang sangat jernih dengan hiasan stalagmit dan stalaktit merupakan beberapa dari “mutiara-mutiara” yang tersembunyi dan menunggu dieksplorasi.

Bertandang ke Pulau Kei Kecil itu bermakna bahwa para pelancong siap menjawab tantangan karena pulau seluas 399 km itu menuntut mereka untuk membangun jiwa petualang pada diri mereka, bersahabat dengan alam, membangkitkan sifat sederhana, dan tidak tergantung pada hal-hal fisik yang sifatnya membenamkan kreativitas diri. Yang pasti, mutiara-mutiara di Pulau Kei Kecil itu memberikan kepuasan batin yang tidak terkira, mengobati kejenuhan dan kepenatan atas rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Bagaimana ke Pulau Kei Kecil?

Dari Jakarta, tidak ada penerbangan langsung ke Kepulauan Kei. Sebelum mendarat di Langgur, harus transit dulu minimal satu kali: Surabaya, Makassar, dan Ambon. Transit di Ambon, misalnya, perjalanan dari Jakarta ditempuh dalam waktu 3 jam hingga mendarat di Bandara Internasional Pattimura, Ambon. Lalu, terbang lagi selama 1,5 jam ke Langgur dengan pesawat kecil. Namun, total waktu perjalanan lebih dari 4,5 jam karena waktu transit di Ambon bisa lebih lama, mengingat jadwal penerbangan ke Langgur hanya ada pada waktu tertentu dalam satu hari.

Share with

More News

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

HSBC Women’s World Championship: Duo Australia Sukses Gusur Pemuncak 36 Hole

Program Ramadan ala Riverside Golf Club

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa