US Open 2025: Trofi Major untuk Sang Penyintas Diabetes

US Open 2025 yang menjadi “ladang kuburan” para pegolf top dunia itu ternyata justru menjadi berkah bagi J.J. Spaun yang berhasil menjuarai turnamen major yang dikelola USGA tersebut. Spaun mampu mengatasi ketangguhan Oakmont Country yang memang sulit ditaklukkan, ditambah cuaca buruk dan ketatnya persaingan dalam US Open 2025. Pegolf berusia 34 tahun tersebut berhasil menjuarai turnamen major pertama sejak menyandang status profesional pada 2012.

Tidak hanya menjuarai US Open 2025, Spaun pun menutup penampilannya di putaran akhir dengan birdie di hole 18, menyelesaikan sebuah pukulan panjang dan berliku dari jarak 19,5 meter kaki untuk mengunci kemenangan keduanya dalam 13 tahun karier profesionalnya. Itu menjadi putt terpanjang di Oakmont dalam empat putaran.

Credit: Ross Kinnaird/Getty Images

“Saya tidak pernah tahu betapa bagusnya (permainan) saya,” kata Spaun.

Birdie di hole akhir itu pun memupus harapan Robert MacIntyre, pegolf kidal asal Skotlandia. MacIntyre yang terlebih dahulu menyelesaikan putaran akhir dan menunggu di club house menyaksikan performa luar biasa Spaun di hole akhir tersebut di layar kaca. MacIntyre yang menyelesaikan total 1-over itu kalah 2 pukulan dari Spaun.

Kemenangan ini pun memiliki makna yang besar bagi Spaun. Tujuh tahun lalu, tepatnya 2018, lulusan San Diego State University tersebut didiagnosis diabetes tipe 2. Ini merupakan hasil kunjungannya ke dokter setelah mulai merasa lelah dan kehilangan berat badan. Sayangnya, dokter telah salah mendiagnosisnya dengan diabetes tipe 2 dan mengobatinya, tetapi tidak ada perbaikan dalam kesehatan fisiknya, dan permainannya terus menurun.

Robert MacIntyre, credit: Getty Images

“Saya sedang menanjak, dan tiba-tiba saja hal ini menimpa saya. Itu agak aneh; Saya tidak ingin hal itu mengacaukan mental saya, tetapi itu adalah perubahan besar,” kata Spaun, seperti dikuti sportingnews.com

Setelah gagal lolos cut di Valspar 2021, Spaun mengetahui bahwa ia salah didiagnosis dan bahwa ia sebenarnya menderita diabetes tipe 1, bukan tipe 2. Sejak itu permainannya mengalami kemerosotan, Spaun harus kehilangan kartu PGA Tour-nya pada 2021, meski kemudian mendapat privilege untuk bermain di PGA Tour lagi setelah menempati runner up di Albertsons Boise Open dalam Korn Ferry Tour Finals pada Agustus 2021. Kemenangannya di Valero Texas Open 2022 menjadi satu-satunya gelar yang disandang Spaun sebelum menambah koleksi trofinya di US Open 2025.

Tidak hanya peralatan dan perlengkapan golf yang menjadi bagian Spaun di lapangan, monitor gula darah pun menjadi alat yang wajib dikenakannya setiap turun ke lapangan. Kemenangan Spaun di Oakmont Golf Club bisa menjadi contoh bagi para penyintas diabetes tipe 1 bahwa penyakit yang diderita tidak akan menahan siapa pun meraih prestasi tertinggi.

Share with

More News

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

HSBC Women’s World Championship: Duo Australia Sukses Gusur Pemuncak 36 Hole

Program Ramadan ala Riverside Golf Club

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa