Upaya Pecahkan Rekor Kalah Tandang

Scottie Scheffler menjadi pegolf pertama yang masuk dalam tim Ryder Cup 2023. Sebagian besar anggota tim yang memenangi turnamen dua tahun lalu tampaknya akan dipertahankan untuk memecahkan rekor kalah tandang selama 30 tahun.

Don’t change the winning team. Mungkin ini menjadi inspirasi bagi sang kapten Zach Johnson menghadapi Ryder Cup pada September mendatang. Tim AS akan mengunjungi Marco Simone Golf and Country Club, Guidonia, Roma, Italia, dengan status juara bertahan kompetisi beregu dunia.

Meneruskan warisan tim Steve Stricker, yang berhasil mengulung Eropa dengan skor telak 19-9, Johnson memiliki modal komposisi tim yang sudah terbentuk. Tim AS pada 2021 adalah pegolf-pegolf berbakat AS yang luar biasa. Tujuh pemain di antaranya berusia 20-an, termasuk Collin Morikawa, yang berhasil mengantongi 2 gelar major sebelum masuk tim AS 2021. Morikawa merupakan satu dari enam rookie di Ryder Cup dua tahun lalu. Empat di antaranya bahkan menyumbang banyak poin di Whistling Straits.

“Yang saya tahu, kedalaman pegolf Amerika saat ini sangat luar biasa dan fantastis untuk ditonton,” kata Johnson ketika ditunjuk menjadi nakhoda tim AS 2023, seperti dikutip AP.

Johnson tetap menerapkan sistem yang dijalankan pendahuluya, yaitu 6 pemain melalui babak kualifikasi dan 6 dari captain picks. Hingga saat ini, 1 pemain telah berhasil mengambil 1 spot dari jatah 6 pemain telah mendapat tempat melalui jalur kualifikasi, yaitu Scottie Scheffler. Lima pegolf lainnya, Wyndham Clark Brian Harman, Brooks Koepka, Xander Schaufelle, dan Patrick Cantlay, yang berada di no. 2 hingga 6, masih berpeluang untuk mendamping Scheffler.

Photography : Milwaukee Journal Sentinel | AP

Namun, kelimanya masih menunggu satu bulan lagi agar bisa ditetapkan masuk tim. Dengan empat event yang tersisa pada Agustus, perubahan bisa terjadi secara dramatis. Akan tetapi, Johnson pastinya akan berpegang pada tiga hal: kontinuitas, persahabatan dan tidak mementingkan diri sendiri.

Selain mempertahankan gelar, tugas Johnson pun terbilang tidak ringan: memecahkan rekor kalah tandang selama 30 tahun. AS terakhir kali menang di kandang lawan adalah pada 1993 dengan 15-13 di The Belfry, Coldfield, Inggris.

Selain mempertimbangkan komposisi tim dari pemenang dua tahun lalu, Johnson mendapat amunisi baru, yaitu Brian Harman, yang baru memenangi the Open Championship Juli kemarin. Lalu, ada Max Homa, yang menang pada Januari lalu dan masih bermain konsisten, serta Rickie Fowler, yang menjuarai Rocket Mortgage Classic pada Juli kemarin—mengakhiri puasa gelar selama 4 tahun. Wakil Kapten Fred Couples bahkan memberikan sinyal bahwa Jordan Spieth dan Cameron Young–beserta Homa—akan berangkat ke Italia pada September mendatang.

“Saya pikir saya memiliki banyak pilihan,” kata Johnson setelah The Open, seperti dikutip SI.com. “Sekali lagi, lebih banyak hal positif daripada negatifnya. Kondisi golf Amerika sangat bagus. Beberapa pemain yang berada di luar lingkaran mulai bermain dengan sangat baik, dan itu luar biasa.”

Johnson justru lebih menyukai kondisi demikian. Meski sulit, ia bisa memilih para pemain yang terbaik dari terbaik. Ia malah merasa sulit dalam menjaga atmosfer ruang tim. Baginya, ini merupakan komponen penting untuk menjaga mood para pemain. Johnson masih punya waktu hingga 27 Agustus nanti untuk mengumumkan formasi the winning team-nya.

Share with

More News

Tekad Jin Young Ko untuk Cetak Hattrick

Comeback Mantan Bintang Ryder Cup ke LIV Golf Jeddah?

Bintang Indonesia Ramaikan Ajang US$1,1 juta

Undangan Spesial untuk Pemain LIV Golf

Digital Edition

Screenshot 2024-02-05 at 13.13.38
February - March 2024

Pemain Terbaik Indonesia Musim 2023

Cover
December 2023 - January 2024

Juara Sejati di Jagat Golf Indonesia

cover
October - November 2023

Petualangan Viking di Benua Merah

Cover
August - September 2023

Misi Roma: Mematahkan Dominasi AS