Ujian Menantang untuk Para Pegolf Tuan Rumah

Bertambahnya nilai hadiah BNI Indonesian Masters tentu saja meningkatkan level persaingan dalam kompetisi tersebut. Meski demikian, para pegolf tuan rumah menyambut pesta golf profesional terbesar di Indonesia ini dengan antusias.

BNI Indonesian Masters 2024 menaikkan level kompetisi dengan meningkatkan nilai hadiah total menjadi US$2 juta. Ini tentu saja menegaskan status turnamen yang dimulai sejak 2011 tersebut sebagai salah satu event premium di Asian Tour. Dengan status premiumnya ini, BNI Indonesian Masters bakal menyajikan persaingan ketat di antara para peserta, tidak terkecuali para pegolf tuan rumah. 

Pergelaran Indonesian Masters yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya memang menjadi barometer para pegolf tuan rumah dalam mengukur kemampuan mereka sepanjang tahun itu, meski kadang dalam situasi kompetitif tersebut pegolf bisa tampil lebih baik atau bahkan lebih buruk dari biasanya. Kali ini, dengan hadiah US$2 juta, persaingan pun tentunya akan lebih meningkat. 

Meski demikian, ini justru menjadi ujian yang menantang bagi para profesional nasional. Jonathan Wijono dan Kevin Caesario Akbar, dua pemain Indonesia, justru menantikan ujian tersebut.

“Sangat excited bisa main di BNI Indonesian Masters. Dengan prize money meningkat, jadi US$2 juta, praktis persaingan akan makin ketat. Saya sudah tidak sabar untuk main di BNI Indonesian Masters, dan akan lebih prepare. (Saya) Optimistis punya peluang. Meskipun banyak pemain yang datang, kita kan main lawan diri sendiri. Itu yang paling susah. Kadang ada over thinking. Nah, itu yang mesti diatasi,” kata Jonathan, yang finis T24 di BNI Indonesian Masters 2023. 

“Pastinya, field akan lebih strong. Jadi, pasti akan lebih menantang. Namun, saya enggak mau terlalu mikirin siapa aja yang akan main nanti. Yang penting, persiapan dari segi pukulan & strategi harus siap 100%,” kata Kevin yang bisa lolos cut back-to-back di BNI Indonesian Masters 2022 dan 2023. “Untuk akhir Oktober nanti, saya perlu mengasah pukulan off the tee-nya. Dari 2 IM kemarin sih yang mesti diperbaiki dari sisi tee off itu. Menurut saya, itu modal besar yang dibutuhkan untuk bisa main bagus di Royale.”

Penulis: YM/ OB Golf

Kredit Foto: Indonesian Masters/YM

Share with

More News

Mantan Juara Indonesian Masters Puncaki Klasemen Ronde Pertama LIV Golf Singapore

Sergio Garcia dan Fireballs GC Nantikan Momen Kebangkitan di Aramco LIV Golf Singapore

Royale Jakarta Golf Club Padukan Kompetisi dan Aksi Kemanusiaan

Rahm Incar Gelar Beruntun, Niemann Bertekad Pertahankan Gelar di Singapura

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa