Nelly Korda menyelesaikan kalender LPGA musim 2024 dengan prestasi yang sempurna. Ia menyabet dua penghargaan: Rolex Player of the Year dan Rolex ANNIKA Major 2024.
Sehari menjelang event terbesar LPGA musim 2024–CME Group Tour Championship, tepatnya 20 November lalu, Ladies Professional Golf Association (LPGA) menobatkan Nelly Korda sebagai pemain terbaik musim ini. Penetapan Korda sebagai peraih penghargaan bergengsi tersebut merujuk pada hasil TOTO Japan Classic. Meski Korda tidak tampil dalam salah satu event Asian Swing, para pesaing terdekatnya, yaitu Lydia Ko (NZL), Ayaka Furue (JPN) dan Haeran Ryu (KOR), gagal meraih poin bagus dalam event di Jepang tersebut.
Oleh karena itu, meski kalender LPGA masih menyisakan empat event tersisa di musim 2024, posisi Korda yang telah mengumpulkan 274 poin tidak mungkin terkejar dengan keunggulan 130 poin. Ko yang berada di posisi 2 dengan 144 tidak dapat melewati pegolf berusia 26 tahun meski bisa memenangi 4 event tersisa tersebut. Mendapatkan Rolex Player of the Year 2024, Korda menjadi pegolf 27 dalam sejarah LPGA.
“Memenangkan Rolex Player of the Year sangat berarti bagi saya,” kata Korda saat menerima penghargaan tersebut. “Musim ini memiliki banyak sekali tantangan, dan saya sangat berterima kasih kepada orang-orang di sekitar saya yang telah membantu saya sampai di sini. Ini merupakan kerja sama tim, dan saya bangga bisa berbagi momen ini dengan mereka.”
Musim 2024 memang tahun yang sempurna bagi Korda. Memulai awal Januari berada di posisi No. 5 Dunia, Korda menyelesaikan di akhir-akhir musim 2024 dengan menduduki peringkat No. 1 Dunia. Posisi elite dunia itu dicapai Korda ketika berhasil menjuarai T-Mobile Match Play presented by MGM Rewards, yang merupakan titel keempat dalam 4 start awal di 2024. Hingga 17 November kemarin, Korda bahkan telah mengoleksi 7 gelar juara LPGA.
Selain Rolex Player of the Year, Korda pun menyabet Rolex Annika Major. Penghargaan ini diberikan kepada pemain yang mampu mengukir hasil-hasil terbaik di 5 major LPGA. Korda berhasil finis 2 besar 2 kali—1 di antara gelar juara Chevron Championship, meski ia gagal lolos cut dalam 2 event major lainnya.
“Sungguh gila, ini merupakan tahun yang menyenangkan, penuh suka dan duka, tetapi saya sangat, sangat bersyukur untuk tim saya yang berada di sini,” kata Korda. “Ini merupakan tahun yang luar biasa dan saya sangat bersyukur bisa melakukan apa yang saya sukai.”



