Pergelaran SJM Macao Open menyisakan waktu 1 pekan lagi. Menjelang perhelatan turnamen Asian Tour berhadiah total US$1 juta tersebut, beberapa pegolf profesional kenamaan China mempersiapkan diri untuk turun di Macau Golf & Country Club. Dua pegolf elite Asia, Li Haotong dan Taichi Kho, memastikan kehadiran mereka di SJM Macao Open pada 16-19 Oktober ini.
Li, pegolf nomor 1 China, datang ke SJM Macao Open dengan raihan 1 trofi Qatar Masters pada awal musim, 1 dari 8 gelar juara (termasuk 4 titel European Tour). Pemain berusia 30 tahun ini pun pernah finis ketiga di Open Championship 2017 dan T4 dalam Open 2025.
“Saya sangat senang kembali ke Macao dan bermain di SJM Macao Open. Terakhir kali saya bermain di acara prestisius ini adalah pada 2023. Saya menantikan untuk merasakan kembali kegembiraan dan energi kota ini. Musim ini berjalan sangat baik bagi saya, dan saya berharap dapat bermain dengan baik di SJM Macao Open untuk meraih gelar kedua saya pada 2025,” kata Li.

Sementara itu, nama Kho mulai meroket ketika berhasil menyumbangkan medali emas Asian Games 2018 di nomor individual. Pegolf berusia 24 tahun ini pun makin populer usai mencatatkan diri dalam sejarah sebagai pemain Hong Kong, China, pertama yang memenangkan turnamen di Asian Tour pada World City Championship 2023.
“Saya sangat senang bisa kembali ke Macao untuk SJM Macao Open. Pernah finis T6 dua tahun lalu, saya merasa lapangan ini sangat cocok dengan gaya permainan saya. Saya sedang dalam performa yang bagus belakangan ini dan berharap bisa mencetak skor rendah untuk bersaing memperebutkan gelar pada 19 Oktober,” jelas Kho.
Tidak hanya Li dan juga Kho, juara Macao Open 2 kali Zhang Lianwei pun memanaskan suhu kompetisi. Zhang merupakan satu-satunya pegolf yang bisa mempertahankan gelar juara Macao Open sepanjang sejarah turnamen tersebut. Lalu, legenda golf China lainnya, Liang Wenchong, pun bakal turun di turnamen US$1 juta tersebut, bersama pegolf masa depan Macao, Kelvin Si Ngai.
Zhang, yang juga menjadi mentor Liang Wenchong ketika menjalani transisi dari amatir ke profesional, menjadi partisipan setia Macao Open sejak turnamen bergulir pertama kali pada 1998. Gelar Macao Open yang diraihnya pada 2001 dan 2002 menjadi bagian dari 22 kemenangan turnamen profesional dalam karier pronya yang dimulai pada 1994. Dihormati sebagai pionir golf di China, Zhang menjadi pelopor banyak pencapaian pertama bagi pegolf China, termasuk menjadi yang pertama memenangi turnamen di European Tour dan yang pertama masuk 100 besar dalam Official World Golf Ranking.
“Saya menganggap SJM Macao Open sebagai turnamen kandang saya. Saya sudah bermain di sini berkali-kali, dan apakah saya menang atau kalah, Macao akan selalu dekat di hati saya. Sejak pertama kali bermain di sini, Macau Golf & Country Club selalu mempertahankan kualitas kelas dunia, sementara Macao sebagai kota telah berkembang pesat, sungguh mengagumkan melihatnya menjadi salah satu pusat hiburan dan acara terkemuka di Asia. Pengalaman bermain di SJM Macao Open semakin baik setiap tahunnya,” jelas Zhang.
Kontingen pegolf China ini akan bersaing dengan dengan mantan pegolf No. 1 Dunia Lee Westwood, juara PGA Tour 2 kali asal Korea Selatan Sungjae Im, dan juara bertahan Rattanon Wannasrichan dalam upaya meraih gelar juara SJM Macao Open 2025.



