“Si Jedi” dari Kobe

Pertengahan Juli ini Ayaka Furue akan datang ke Evian Resort Golf Club, Evian-les-Bains, Prancis, untuk mempertahankan gelar major Evian Championship. Tahun lalu pegolf Jepang yang 27 Mei kemarin genap berusia 25 tahun ini berhasil menjuarai turnamen major pertamanya dalam 5 tahun karier golf profesionalnya waktu itu.

Furue yang pernah mencapai peringkat No. 7 Dunia pada pertengahan April kemarin tersebut menjadi pegolf wanita terbaik Jepang dalam 1 tahun terakhir ini. Keberhasilan Furue menembus 10 besar dunia ini memang tidak terlepas dari kemenangannya di Evian-les-Bains tahun lalu. Berikut perjalanan golf dari fan berat film Star Wars tersebut, khususnya tokoh jedi. sejak mulai mengenal golf. 

Bagaimana kisah golf Furue di usia muda hingga junior?

Furue yang lahir di Kobe, Jepang, 25 tahun yang lalu, mulai belajar golf di usia 3 tahun. Ia dilatih langsung oleh sang ayah, Yoshihiro. Selain belajar golf, Furue pun merupakan seorang perenang yang andal sejak usia empat tahun. Beberapa pengalaman Furue semasa junior adalah menjuarai Junior World Cup 2018 dengan tim Jepang dan juga Kansai Women’s Amateur Championship di tahun yang sama—satu dari sekian gelarnya di amatir.

Foto: Getty Images

Kiprah Furue di arena profesional.

Furue mulai menyandang status professional pada 2019. Ia berhasil menyabet 8 gelar juara di LPGA of Japan Tour, yang terakhir adalah Fujitsu Ladies (untuk ketiga kalinya) pada 2022. Furue pernah dinobatkan sebagai JLPGA Player of the Year 2020-2021. 

Bagaimana Furue bisa tampil di LPGA?

Furue lolos ke LPGA setelah berhasil mendapatkan kartu Tour pada qualifying school 2021. Di musim rookie-nya (2022), Furue mampu mengukir gelar pertama di LPGA Tour dengan menjuarai Trust Golf Women’s Scottish Open. Tidak hanya menjadi juara, Furue pun mencetak course record 62 (10-under). 

Furue mengakhiri musim rookie-nya dengan hasil yang memuaskan.

Ayaka Furue. Foto: Getty Images

Ia mengikuti 27 event dalam musim pertamanya di LPGA. Furue mengukir 1 kemenangan dari 4 finis Top 10. Ia pun bisa lolos cut dalam 23 kali kesempatan. 

Apa yang menonjol pada sosok Furue?

Dengan tinggi badan hanya 152 cm, ia memiliki postur yang terbilang pendek untuk pegolf-pegolf LPGA Tour. Ia pun dikenal sebagai salah satu pegolf yang memiliki pukulan pendek (short hitter). Namun, Furue memiliki ranking (No. 2) untuk driving accuracy untuk musim 2023, mencapai 85% untuk fairways hit. Ia tercatat sebagai salah satu pegolf yang konsisten di LPGA dengan kegagalan lolos cut 7 kali dalam 52 start di musim 2022-2023. 

Puncak keberhasilan Furue dalam karier profesionalnya.

Menjadi juara Evian Championship 2024, yang merupakan salah satu turnamen major di LPGA, Furue telah mencapai puncak keberhasilan dalam karier profesionalnya. Kemenangannya di Evian Resort Golf Club pun mengantarkan Furue ke No. 7 Dunia di Rolex Women’s Ranking, peringkat tertinggi yang dicapai Furue dalam 6 tahun karier profesionalnya.

Apa reaksi Furue usai memenangi major pertamanya?

“Saya tidak membayangkan sama sekali karena saya tidak mendapatkan gelar major di Jepang, JLPGA, dan saya tidak benar-benar berpikir untuk melakukan hal ini di LPGA,” kata Furue, seperti dikutip LPGA.com. “Saya merasa sangat terhormat bisa menjadi pemenang di kejuaraan major, tapi saya merasa telah berusaha keras untuk memenangkan setiap turnamen. Saya merasa sangat nyaman dengan kemenangan ini, tetapi hanya meraih satu kemenangan di Tour sudah sangat bagus bagi saya.

Hole 18 menjadi penentu keberhasilan Furue dalam memenangi turnamen major Evian Championship 2024.

Putt eagle yang dicetak Furue di hole penutup mengunci kemenangannya di event berhadiah total US$ 9 juta. “Saya menjadi fan (film) Star Wars sebulan lalu, dan saya menyukai kalimat ‘May the force be with you’ (semoga kekuatan bersama Anda),” kata Furue soal mindset-nya saat turun ke lapangan di Evian Championship 2024. “Lalu saya percaya kalimat itu di hole ke-15. Kalimat tersebut muncul di benak saya, dan saya terus melanjutkan dengan kutipan itu. Jelas, saya merasa takut, dan saya benar-benar gugup ketika menuju hole 18. Saya merasa gugup ketika saya berjalan melalui hole 17 dan 18.”

(Teks: YM/ OB Golf. Foto: Getty Images)

Share with

More News

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

HSBC Women’s World Championship: Duo Australia Sukses Gusur Pemuncak 36 Hole

Program Ramadan ala Riverside Golf Club

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa