Raja Sirkuit Golf Nasional

Siapa yang bisa menghentikan Jonathan Wijono? Mungkin pertanyaan ini yang muncul di benak para pegolf profesional nasional jika melihat performa pegolf asal Surabaya tersebut.

Laju Jowi—demikian Jonathan akrab disapa—memang belum terhentikan. Setelah sempat tersendat-sendat di Pondok Cabe Golf, penampilan pegolf berusia 23 tahun ini balik ke setelan di dua turnamen pertamanya.

“Pukulannya sih oke-oke saja. Tapi, putting-nya (di Pondok Cabe) saja enggak mau drop bola. Habis dari sana, ada evaluasi dikit. Enggak terlalu banyak sih, just making sure kalau saya melakukan hal yang benar dalam arti: swing wise, am i doing the right thing. Putting wise, is my stroke ok and start line-nya ok. Jadi, making sure dari basic,” kata Jowi.

Bertanding di Indonesian Tourism Golf Pro Series (ITGPS) IV pada 24-26 Mei lalu, Jowi mulai memegang kendali usai 36 hole. Pada putaran kedua yang berlangsung di Damai Indah Golf, ia memimpin leaderboard, bersama tiga pegolf lainnya—George Gandranata, Elki Kow, dan Ditya Novianto—dengan 142 (2-under).

George Gandranata

Karena itu, pertandingan di putaran final diperkirakan bakal ketat. Jowi dan Elki memiliki keuntungan, karena pernah menang di BSD Course. George memiliki jam terbang yang bagus di golf profesional dan Ditya merupakan lawan yang tidak boleh diremehkan.

Setelah saling kejar dalam perolehan skor, Jowi bisa menutup hole terakhir dengan birdie: 5-under, dan George gagal memaksakan play-off setelah birdienya tidak berhasil masuk. Jowi sukses meraih trofi ketiganya di sirkuit golf profesional nasional itu.

Syukrizal

“(BSD Course) Ini memang lapangan favorit saya. Tapi skornya kali ini memang tidak seperti ADT 2022 (bikin 20-under). Setup course sekarang lebih susah, greennya lumayan firm. Tidak seempuk waktu ADT. Pukulan saya juga memang tidak sebagus waktu ADT 2022 itu,” kata Jowi.

“Saya sebenarnya ada feeling bakal menang di sini. Ada sejarah bagus buat saya di BSD. That’s why am excited banget playing di BSD,” tambahnya.

George menduduki posisi kedua dengan 212 (4-under), sedangkan Syukrizal berhasil merangsek ke posisi ketiga dengan 213 (3-under).

Share with

More News

Pemenang Open Championship 2024 akan Terima US$3,1 Juta!

Berburu Emas di Padang Le Golf National

Celebrity Pro-Am: Upaya Combiphar Tularkan “Virus” Golf di Kalangan Selebritas

Kompetisi The Indonesia Pro-Am akan Digelar untuk Kedua Kalinya

Digital Edition

COVER JUN JUL 2024
June - July 2024

Berburu Emas di Padang Le Golf National

Screenshot 2024-04-05 131223
April - May 2024

Kunjungan Ke Dua Destinasi Major

Screenshot 2024-02-05 at 13.13.38
February - March 2024

Pemain Terbaik Indonesia Musim 2023

Cover
December 2023 - January 2024

Juara Sejati di Jagat Golf Indonesia