Tim Amerika Serikat berhasil mengamankan kemenangan ke-10 berturut-turut atas tim Internasional di Presidents Cup. AS meraih trofi Royal di Montreal Golf Club, Montreal, Kanada, dengan skor telak 18,5 – 11,5 dari tim Internasional.
Tertinggal 4 poin dari tim AS, tim Internasional yang telah mengumpulkan 7 poin memang harus meraih minimal 8,5 poin untuk bisa memenangi Presidents Cup dari 12 nomor single yang dipertandingkan di hari terakhir pada 29 September. Oleh karena itu, Internasional berambisi untuk meraih banyak poin di hari itu. Sayang, tim AS terlalu kuat untuk bisa dikalahkan. AS sendiri hanya butuh 4 poin untuk mempertahankan trofi.

Xander Schauffele, pemenang dua turnamen major musim ini, mencatatkan poin pertama untuk AS setelah menang meyakinkan 4 & 3 atas Jason Day. Partai kedua–yang mempertemukan Sam Burns dengan bintang Korea, Tom Kim—berhasil imbang setelah Kim mampu mengejar ketertinggalan 0-2 untuk menyamakan kedudukan dengan Burns.
Hideki Matsuyama dari Jepang sempat memberikan harapan bagi tim Internasional usai menggulingkan raksasa AS Scottie Scheffle dengan 1 up. Namun, AS tidak terbendung ketika Russell Henley, Patrick Cantlay, dan Keegan Bradley menambah perolehan pois AS, sehingga total menjadi 15,5. Meski Corey Conners berhasil mencuri poin untuk tim Internasional, AS sudah memastikan diri menjadi juara. Kemenangan Colin Morikawa dan Max Homa menambah poin AS menjadi 17,5, kemudian Wyndham Clark dan Sahith Theegala menyumbangkan masing-masing ½ poin. Tim benua merah menang telak 18,5-11,5.

Furyk sangat gembira karena 12 anak asuhnya mampu mempertahankan dominasi di Presidents Cup. “Saya tidak tahu apakah saya bisa menggambarkannya. Saya kembali ke minggu ini, Kamis, kemenangan 5-0 (di mana AS memenangkan sesi empat bola), itu adalah lima pertandingan yang ketat. Hari Jumat tidak seperti itu (Tim Internasional memenangkan Foursomes 5-0). Namun, pertandingan-pertandingan tersebut hanya memiliki beberapa momen spesial. Karena satu dan lain hal, para pemain ini biasanya bermain lepas di Presidents Cup, dan kami mampu memenangkan beberapa poin krusial, melakukan beberapa pukulan krusial,”
AS berhasil menjaga rekor kemenangan sejak menang Presidents Cup 2005. Sementara, tim Internasional masih mencari trofi pertama setelah terakhir kali menang pada 1998. Dari 15 kali pergelaran Presidents Cup, AS telah mengoleksi 13 kali kemenangan, sedangkan Eropa baru menang 1 kali. Kedua tim main imbang pada 2003.



