Komitmen Pondok Indah Golf Club (PIGC) dalam mendukung perkembangan prestasi olahraga golf di Indonesia terus berlaanjut. Tahun ini PIGC akan menggelar turnamen bergengsi Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025. Berlangsung di Pondok Indah Golf Course, turnamen yang merupakan edisi ketiga akan diselenggarakan pada 15-17 Juli.
“Turnamen ini nantinya akan lebih menarik karena banyak menghadirkan pegolf-pegolf internasional dan lebih selektif. Tujuannya penyelenggaraan turnamen ini adalah dalam rangka pembinaan olahraga golf untuk bibit-bibit muda,” kata Hafzan Taher, Ketua Pondok Indah Golf Club.

Melanjutkan apa yang disampaikan Hafzan bahwa akan banyak peserta internasional, Herry Winarno, Ketua Panitia Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025 menjelaskan bahwa jumlah peserta tahun ini akan lebih banyak 2 kali dari yang tahun-tahun sebelumnya.
“Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025 ini yang merupakan ketiga kalinya akan dilaksanakan di PIGC. Berbeda dengan dua event sebelumnya, yang hanya mengundang 68 peserta dan hanya menutup lapangan half day, tahun 2025 ini kami merencanakan menutup lapangan selama dua hari full day. Jumlah peserta kami bisa naikkan menjadi maksimal 140, mungkin kami berharap bisa mencapai 120-130 peserta. Dua hari pertama full, lalu cut off di hari keduanya. Kami batasi 78 peserta: 54 pria dan 24 wanita yang akan bertanding di hari ketiga. Total cut off tergantung hasil pertandingan hari kedua,” kata Herry.
Sony Muhammad Hassan selaku Wakil Ketua Umum di Pondok Indah Golf menyambut baik penyelenggaraan Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025. Ia pun berterima kasih atas komitmen Pondok Indah Golf.
“Mewakili PB PGI kami berterima kasih kepada Pondokn Indah yang terus support pembinaan golf di Indonesia. Kitabtah setelah covid peminat olahraga ini makin banyak, bahkan peserta gilf junior kita terus meningkat. Pondok indah pun sudah buka junior driving range. Kami mengapresiasi sekali dengan program ini mudah2an bisa ditiru lapangan lain. Karena dengan turnamen ktulah kita bisa tingkatkan kualitas pemain-pemain kita,” jelas Sonny.



