Pesona Bali dan Semangat Sportivitas Warnai Asian Ladies Interport Golf Tournament 2025

Indonesia kembali ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Ladies Invitational Interport Golf Tournament 2025, turnamen golf bergengsi antarnegara di kawasan Asia yang telah memasuki edisi ke-15. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan turnamen ini, Bali dipercaya menjadi lokasi utama, menghadirkan pengalaman bermain golf yang tak terlupakan di dua lapangan ikonik: Handara Golf & Resort di Bedugul dan New Kuta Golf di Pecatu.

Turnamen yang berlangsung pada 27–29 Oktober 2025 ini mempertemukan 84 pegolf wanita senior dari tujuh negara peserta, yaitu Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Taiwan, dan Indonesia.

Indonesia menurunkan 15 pegolf terbaiknya untuk bertanding di edisi kali ini, antara lain: Magdalena Netty Hariadi, Euis Peti Sopiati, Bien Roesbijanto Karwoto, Suwartyni Washari, Sri Adijati Joeliari, Chikako Fujiwara, Hisako Miyashita, Ratnawati Gozali, Connie Madika, Hsu Chun Wei, Theresia Purwaningsih, Cindy Nurmadi, Nur Aini, dan Surja Widiawati.

Para peserta Asian Ladies Invitational Interport Golf Tournament 2025. Foto: Istimewa

Ketua penyelenggara, Netty Hariyadi, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Indonesia. “Selama tiga hari saya melihat semua peserta sangat bahagia. Mereka menikmati keindahan alam Bali yang luar biasa. Hari pertama kami bermain di Handara Golf dengan cuaca yang sejuk dan hujan ringan yang justru membuat suasana makin menyenangkan. Kemudian dua hari berikutnya kami bermain di New Kuta Golf dengan udara yang lebih panas, tetapi semuanya tetap antusias dan bahagia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Netty menambahkan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan bermain golf, tetapi juga ruang untuk mempererat tali persahabatan lintas negara.

“Turnamen Interport ini selalu dinantikan setiap tahun oleh negara-negara peserta. Kami sudah berpartisipasi lebih dari sepuluh tahun bersama, jadi rasanya seperti reuni besar keluarga. Saya pribadi merasa bangga dan senang bisa menjadi tuan rumah yang memastikan semua peserta merasa nyaman dan bahagia selama berada di Indonesia,” tambahnya.

Salah satu peserta asal Indonesia, Euis Peti Sopiati. Foto: Istimewa

Pertandingan berlangsung selama tiga hari dengan suasana penuh semangat dan keakraban. Meski cuaca sempat berubah dari sejuk hingga hujan deras di hari terakhir, hal tersebut tidak mengurangi semangat kompetisi dan persahabatan di antara para peserta. Permainan yang serius namun diselingi canda tawa memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menyatukan berbagai karakter dan budaya.

Tim Malaysia berhasil keluar sebagai juara umum dengan total 704 pukulan (347 di hari pertama dan 357 di hari kedua). Kontingen Indonesia sendiri tampil impresif dan menempati posisi runner-up, terpaut 1 poin dari sang juara, disusul Taiwan di posisi ketiga dan Singapura di posisi keempat.

Antusiasme tinggi juga datang dari para peserta internasional. Salah satunya, Cleo Ang dari tim Singapura, yang untuk pertama kalinya mengikuti turnamen ini.

“Ini pengalaman pertama saya bermain di Asian Ladies Interport Golf Tournament, dan saya merasa sangat beruntung bisa melakukannya di Bali. Lapangannya menantang, pemandangannya indah, dan atmosfernya sangat positif. Saya menikmati permainan individu maupun tim, terutama di New Kuta Golf yang menawarkan pemandangan laut luar biasa,” ujar Cleo.

Suasana keakraban di acara Farewell Dinner. Foto: Istimewa

Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini juga turut mendukung promosi pariwisata Indonesia, khususnya Bali, di mata dunia internasional. Para peserta tidak hanya menikmati pertandingan, tetapi juga merasakan langsung keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat lokal.

“Golf bukan hanya soal permainan di lapangan, tetapi juga tentang pengalaman menyeluruh — keindahan alam, budaya, dan persahabatan. Bali memberikan semuanya,” ujar salah satu peserta asal Thailand.

Selama penyelenggaraan, para pegolf dan pendampingnya juga diajak menikmati berbagai destinasi wisata di Bali, termasuk kunjungan budaya, kuliner, serta kegiatan sosial bersama komunitas lokal. Kegiatan ini memperkuat citra Bali sebagai destinasi sport tourism unggulan di Asia Tenggara.

(Penulis: Iwan. Foto: Istimewa)

Share with

More News

Royale Jakarta Golf Club Padukan Kompetisi dan Aksi Kemanusiaan

Rahm Incar Gelar Beruntun, Niemann Bertekad Pertahankan Gelar di Singapura

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa