Pertarungan Para Elite Golf di “Major Asia”

HSBC Women’s World Championship kembali bergulir pada 2-5 Maret mendatang. Turnamen golf profesional wanita terbesar di Asian Tenggara ini digelar di Sentosa Golf Club, Singapura. Tahun ini nilai total hadiah yang disediakan adalah US$1,8 juta. Pergelaran turnamen untuk ke-15 kalinya ini bakal menyajikan pertarungan yang sangat ketat. Beberapa pegolf elite wanita dunia menyatakan keikutsertaannya dalam HSBC Women’s World Championship.

Juara bertahan Jin Young Ko telah memastikan diri untuk mempertahankan gelar. Tahun lalu, pegolf Korea ini bisa menyabet trofi pertamanya di HSBC Women’s World Championship, menang dua pukulan atas Minje Lee (Australia) dan In Gee Chun (Korea). Waktu itu, mantan pegolf No. 1 Dunia Young Ko mampu mengukir rekor: mencetak skor 60-an dalam 15 round berturut-turut.

“Ini merupakan penghargaan besar bagi saya bisa memenangi HSBC Women’s World Championship tahun lalu. Dan menjadi target saya dengan begitu banyak pemain bagus yang bisa memenanginya. Saya sangat senang bisa kembail ke Singapura untuk mempertahankan gelar saya,” kata Young Ko, yang tentunya berambisi menjadi juara bertahan pertama yang bisa back-to-back.

Jin Young Ko, juara bertahan
Credit: Getty Images

Namun, perjuangan Jin Young Ko tentunya tidak akan mudah. Dua pegolf elite wanita lainnya, Lydia Ko dan Nelly Korda, pun menjadi favorit untuk turnamen yang berlangsung di Sentosa Golf Club ini. Ko yang kini merupakan pegolf No. 1 Dunia berada dalam kondisi terbaiknya.

Musim lalu ia menutup akhir musim LPGA dengan menjuarai CME Group Tour Championship, yang kemudian mengantarkan ke posisi puncak World Ranking beberapa pekan kemudian. Gelar tersebut merupakan titlel ketiganya di musim lalu. Ko pun menyabet penghargaan LPGA Player of the Year dan Vare Trophy (untuk low scoring average).

“Saya memiliki tahun yang luar biasa. Finis musim lalu dengan sebuah kemenangan dan kembali ke puncak dunia merupakan hal yang sangat spesial.  Menatap musim depan, Singapura adalah salah satu kota favorit saya untuk dikunjungi dan HSBC Women’s World Championship jelas merupakan ajang yang ingin saya menangi suatu saat nanti. Kejuaraan ini selalu memiliki para peserta yang kuat dan daftar juara sebelumnya yang luar biasa sehingga akan menjadi suatu kehormatan bagi saya bisa menambahkan nama saya ke dalam daftar tersebut,” kata Ko, yang finis terbaik di ajang ini adalah T7.

Lydia Ko (New Zealand), Credit: Andrew Redington/Getty Images

Korda pun bukan lawan yang bisa diremehkan. Kembali ke turnamen pada Juni setelah sempat absen 4 bulan karena masalah kesehatan, mantan pegolf No. 1 asal Amerika Serikat ini berhasil menang di Pelican Women’s Championship pada November. Ini menjadi kunjungan pertama Korda ke Singapura setelah travelling ke luar AS terhambat akibat pandemi pada 2020.

“Kami sangat senang bisa kembali ke Singapura setelah melewatkan beberapa tahun terakhir. Ini adalah eventyang luar biasa, penuh dengan pemain-pemain terbaik di dunia dan HSBC benar-benar memikirkan segalanya untuk menjadikan pekan yang istimewa bagi kami,” kata Korda, yang akan datang bersama kakaknya, Jessica.

Nelly Korda (United States), Credit: Ross Kinnaird/Getty Images

Pergelaran HSBC Women’s World Championship ke-15 di tahun ini menandai persaingan antar-negara. Saat ini Korea telah mencatatkan 7 pegolfnya di takhta juara, yang disusul AS dengan 4 kali. Sementara, Meksiko, Jepang, dan Australia baru mengukir 1 kali dari inaugurasi turnamen ini pada 2008.

Dari 14 nama yang menjadi juara HSBC Women’s World Championship, 12 pemenang merupakan para juara major. Ini mengukuhkan turnamen terbesar di Asia Tenggara tersebut sebagai major-nya Asia.

 

BOKS

Para Juara HSBC Women’s World Championship

Tahun  Nama                          Negara                        Skor Total

2008    Lorena Ochoa             Meksiko                      268 (20-under)

2009    Jiyai Shin                     Korea Selatan              277 (11-under)

2010    Ai Miyazato                 Jepang                         278 (10-under)

2011    Karrie Webb                Australia                      275 (13-under)

2012    Angela Stanford          Amerika Serikat          278 (10-under)

2013    Stacy Lewis                 Amerika Serikat          273 (15-under)

2014    Paula Creamer            Amerika Serikat          278 (10-under)

2015    Inbee Park                   Korea Selatan              273 (15-under)

2016    Ha Na Jang                  Korea Selatan              269 (19-under)

2017    Inbee Park                   Korea Selatan              269 (19-under)

2018    Michelle Wie               Amerika Serikat          271 (17-under)

2019    Sung-hyun Park           Korea Selatan              273 (15-under)

2021    Hyo-joo Kim                Korea Selatan              271 (17-under)

2022    Jin-young Ko               Korea Selatan              271 (17-under)

Share with

More News

Jalan Panjang Realisasi Kerja Sama PGA Tour-PIF

Penghargaan Bergengsi untuk Legenda Golf Wanita Korea

Brooks Koepka: “Kerja Sama itu dengan PIF, bukan LIV”

Drama itu Makin Memanas

Digital Edition

COVER JUN JUL 2024
June - July 2024

Berburu Emas di Padang Le Golf National

Screenshot 2024-04-05 131223
April - May 2024

Kunjungan Ke Dua Destinasi Major

Screenshot 2024-02-05 at 13.13.38
February - March 2024

Pemain Terbaik Indonesia Musim 2023

Cover
December 2023 - January 2024

Juara Sejati di Jagat Golf Indonesia