Pegolf Inggris yang Terlupakan

Tyrrell Hatton musim ini menjadi bahan perbincangan. Sejak keberhasilannya menjuarai Dubai Desert Classic pada Januari kemarin, peringkat Hatton langsung melonjak ke 10 besar dunia—tepat No. 8 Dunia. Hebatnya, pegolf Inggris berusia 33 tahun tersebut bertanding dalam jumlah event yang terbatas. Sejak bergabung dengan LIV Golf pada Januari tahun lalu, Hatton memang tidak banyak bermain di berbagai event DP World Tour, dan bahkan tidak dapat bertarung di PGA Tour, karena larangan bermain akibat perselisihan 2 Tour tersebut dengan LIV. Namun, Hatton mampu mengatasi keterbatasan tersebut dengan hasil yang memuaskan. 

Di usia berapa, Hatton mulai mengenal golf?

Hatton mulai main golf di usia 3 tahun. Ia belajar golf di lapangan golf par 3. 

Apa yang mendorong Hatton untuk serius main golf?

Ketika menonton BMW PGA Championship di Wentworth Club, Hatton termotivasi untuk menjadi pemain European Tour. Ia rajin mengikuti beberapa event di wilayahnya, yang hanya 30 menit dari rumahnya di Marlow. 

Nama Hatton tercatat dalam sejarah ketika pergelaran Open Championship 2010. Apa yang terjadi saat itu?

Ketika berlaga di Open Championship 2010 di St Andrews, Hatton yang waktu itu berstatus amatir menjadi pegolf termuda yang bermain di ajang major tersebut dalam usia 18 tahun. Sayang, Hatton gagal lolos cut.

Kapan Hatton berstatus pro?

Ia turned pro pada 2011 dengan handicap +4. Ia memerlukan 3 musim untuk bisa mengamankan kartu European Tour 2014. 

Finis terbaik Hatton dalam musim rookie-nya di European Tour.

Finis T2 di Johannesburg Open, Afrika Selatan. Ia berhasil mencapai posisi tersebut dalam start keenamnya di European Tour. 

Credit: Getty Images

Kapan Hatton menembus Top 10 Dunia?

Setelah menyabet BMW PGA Championship 2020, yang merupakan titel kelimanya di European Tour (kini DP World Tour) dan kemenangan ketiga Rolex Series, Hatton berhasil menempati peringkat 10 di Official World Golf Ranking. Ia menjadi pegolf ke-10 Inggris yang berhasil menembus Top 10 OWGR tersebut stelah Sir Nick Faldo, Lee Westwood, Justin Rose, Luke Donald, Paul Casey, Ian Poulter, Danny Willett, Tommy Fleetwood, dan David Howell. 

“Masuk 10 besar dunia adalah hal yang luar biasa,” katanya, seperti dikutip situs European Tour. “Itu adalah salah satu tujuan saya dalam karier saya, dan saya senang bahwa keduanya (menang di European Tour dan masuk Top 10 Dunia) datang dalam minggu yang sama.”

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya. Sebagai seorang anak berusia lima tahun yang berjalan-jalan di sekitar sini, saya selalu ingin berada di dalam lapangan ini ketika saya tumbuh dewasa.”

Posisi terbaik Hatton di ranking dunia….

Ia pernah menduduki posisi No. 5 Dunia, peringkat terbaik yang pernah dicapai Hatton setelah menempati posisi 6 di Saudi International 2021. 

Pengalaman di Ryder Cup

Hatton pernah memperkuat tim Ryder Cup Eropa 3 kali: 2018, 2021, and 2023. Ia merasakan juara 2 kali (2017 dan 2023) di ajang beregu dunia tersebut. Hatton bahkan tidak terkalahkan ketika Eropa menang di Roma pada 2023.

Credit: Getty Images

Bagaimana kisah Hatton di LIV Golf?

Hatton secara mengejutkan bergabung dengan LIV Golf League pada Januari 2024. Ia masuk tim Jon Rahm “Legion XIII” dengan kontrak sekitar US$$65 million. Lima bulan kemudian Hatton menyabet trofi pertamanya di LIV Golf, yaitu LIV Golf Nashville, pada Juni 2024. Membukukan skor total 19-under, Hatton menang 6 pukulan dari Sam Horsfield. Selain itu, ia pun membantu timnya meraih gelar beregu ketiganya di LIV Golf Nashville.

Apa alasan Hatton bergabung di LIV Golf?

Ia mengklaim bahwa uang bukanlah motif utama di balik kepindahannya. “Semua orang tahu sisi itu,” kata Hatton, seperti dikutip BBC.com. “Ya, itu bagus tetapi pada akhirnya itu bukan segalanya. “Saya menyukai ide menjadi bagian dari sebuah tim, saya menyukai jadwal dan bukan dalam arti bermain lebih sedikit. Itu sama sekali bukan tujuan saya. Saya suka fakta bahwa kami akan pergi ke berbagai tempat di seluruh dunia.”

Namun, bujukan untuk menjadi bagian dari tim Legion XIII yang baru dibentuk oleh sang juara Masters, Rahm, sangat menentukan keputusan Hatton ke LIV. “Jadi, ada beberapa hal dengan LIV yang sangat saya sukai. Tapi, seperti yang saya katakan, ini adalah sesuatu yang tidak diketahui dan tidak yakin apakah ini adalah hal yang tepat. Namun sejauh ini saya senang dan pada akhirnya itulah yang terpenting.” 

Kemenangannya di LIV Golf Nashville sangat berarti bagi Hatton. Apakah itu?

Skor total 19-under yang mengantarkan Hatton ke tangga juara merupakan skor terendah kedua da

lam sejarah LIV Golf. Kemenangan ini pun mengakhiri paceklik gelarnya selama 3,5 tahun. Karena itu, Hatton menyambut kemenangannya ini dengan suka cita. “Setelah tidak menang selama 3-1/2 tahun, Anda bertanya-tanya apakah Anda bisa melakukannya lagi dengan cara tertentu,” kata Hatton. “Ini adalah perasaan yang cukup istimewa untuk menang lagi.” 

Januari kemarin, Hatton menjuarai Dubai Desert Classic 2025. Keberhasilannya di Emirates Golf Club itu membuka berbagai fakta pada Hatton. 

Pegolf Inggris tersebut menunjukkan bahwa dirinya masih tetap mumpuni bersaing dengan para pegolf elite dunia, meski hanya bermain dalam jadwal DP World Tour yang sangat terbatas dan dilarang bermain PGA Tour setelah bergabung dengan LIV Golf. Kemenangannya itu mendorongnya ke Top 10 Dunia. Peringkatnya di klasemen Ryder Cup Eropa pun tetap terjaga, karena berada di posisi atas. 

Apa prestasi Hatton yang bukan hal yang baru dalam karier golf-nya?

Ia telah membuat hole-in-one hingga 11 kali! 

Apa hal-hal yang menarik dari sosok Hatton di luar golf?

Hatton memiliki Lamborghini Huracan berwarna ungu, yang didesain untuk melambangkan personalitas Joker dari seri Batman dengan eksterior ungu dan kaliper rem berwarna hijau. Hatton pun merupakan fan berat Liverpool. Ia bahkan pernah memiliki wedge yang (back head-nya) diukir untuk merayakan kemenangan Si Merah ketika meraih trofi Champions League pada 2019. Film favoritnya adalah American Sniper, yang dibintangi oleh Bradley Cooper. Di waktu luangnya, Hatton suka bermain game dan salah satu teman baiknya adalah Matt Gallagher, yang juga dikenal sebagai xMattyG yang memiliki saluran YouTube-nya dengan lebih dari 47.000 pelanggan. Tempat liburan favoritnya adalah Maladewa.

(Penulis: YM/ OB Golf)

Share with

More News

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

HSBC Women’s World Championship: Duo Australia Sukses Gusur Pemuncak 36 Hole

Program Ramadan ala Riverside Golf Club

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa