Edisi kelima pergelaran YOUC1000 Golf Interleague Final 2026 telah melahirkan para juara baru. Wiyata Golf Club, Jakarta Ladies Golf Club, Galih Ananta Wiratno, dan Maureen Shavelle Yose menjadi kampiun untuk musim 2026 ini.
Partai puncak YOUC1000 Golf Interleague 2026 berlangsung pada 1-2 Agustus lalu. Digelar di Royale Jakarta Golf Club, turnamen beregu menghadirkan 8 peserta final yang harus bertarung dalam format match play. Para peserta ini merupakan para pemenang dari masing-masing putaran yang mulai bergulir pada April lalu.
Partai final menghadirkan 8 tim, yang dimulai dari partai perempat final pada 1 Agustus. Mereka adalah 3 finalis tahun lalu, Wiyata Golf Community, FNF Golf, dan Full Swing, serta 5 pendatang baru, Solid Golf Club, Gift UI, Permata Gading GC, Birdie Hunters, dan Gazpoll. Putaran final yang menggunakan format match play memang “memaksa” para peserta untuk mengatur strategi agar bisa lolos ke partai final. Tidak hanya itu, mereka pun harus mengatur stamina agar tidak drop di tengah pertandingan. Mereka yang lolos ke final akan bermain 54 hole dalam dua hari.

Tim Wiyata GC dan FNF akhirnya berhasil lolos ke ke putaran final. Keduanya bertarung di partai penentuan juara tersebut pada 2 Agustus. Bagi tim Wiyata, keberhasilan melaju ke final menjadi prestasi tersendiri setelah tahun lalu langkah mereka terhenti di partai perempat final. FNF pun demikian. Setelah gagal di semifinal, mereka akhirnya bisa melangkah ke final untuk pertama kalinya.
Namun, kali ini Wiyata GC menunjukkan dominasinya di partai final. Tim yang diperkuat Saprudin, Laode, Dnanda Anugerah P., dan Apep Saepudin tersebut berhasil mengempaskan tim FNF yang diisi Zach Kristian, Song Byung Min, Ferdinandus Erik, dan Falah Erfano. Wiyata GC menjadi juara kelima YOUC1000 Golf Interleague.
“Luar biasa. Dua hari ini cukup menguras tenaga karena dari semifinal kita sudah dipertemukan dengan lawan-lawan yang cukup Tangguh, anak-anak muda semua–termasuk di hari terakhir ini kita all out sampai hole 18. Luar biasa,” kata Dnanda dari Wiyata.

Sementara itu, untuk kategori ladies, Jakarta Ladies Golf Club akhirnya bisa menjungkalkan Woman in Golf Society. Ini menjadi kemenangan pertama bagi tim yang diperkuat Mia Kang, Dewi Octavia, Nur Gresser, dan Salina Hadi dalam debut kategori ladies.
“Awalnya kita agak-agak nervous ya. Karena lawan kita (di final) berat sekali, dengan tim Women in golf society. Itu berat sekali. Saya lawan Tomomi. Dia handicap-nya nol. Tapi kita berusaha kerja keras. Sampai akhirnya di hole 18, saya mendapatkan 1 up,” kata Dewi.
“Bisa menang sebagai satu tim itu happy banget saya. Buat kita itu, teamwork sangat penting. Strategi itu kita pastikan. Mereka itu melengkapi dan men-support each other. Jadi kalau Mia lagi down, Dewi akan semangati Mia. Kalau Nur lagi down… Saya akan semangati Nur,” jelas Salina.

Di kategori YOU-C1000 Golf Junior League, Galih Ananta Wiratno menjadi juara untuk nomor putra setelah mengalahkan Fadlan Azzam. Sementara, Maureen Shavelle Yose menjuarai turnamen ini untuk kategori putri setelah menyingkirkan Ni Putu Alida.
“Hari ini main bagus, di short game. Sebenarnya saya kurang percaya diri main hari ini karena pukulan lagi jelek belakangan ini. Tapi untung short gamenya lagi bagus banget. Banyak putting yang masuk. Jadi, saya lebih fokus dan mengurangi kesalahan-kesalahan pada diri sendiri,” kata Pajero.
“Saya bermain cukup baik. Berusaha untuk fokus pada diri sendiri, tidak berpikir soal lawan. Ternyata itu berhasil. Apalagi, saya jarang bermain di South Course,” kata Caithlyn. “Saya harap turnamen junior league ini terus berjalan. Karena ini membantu kami, para junior.”
“Di hole pertama aku sebetulnya udah satu down. Tapi untung aku bisa catch up di beberapa hole berikut. Apalagi lawan aku yang cukup berat, Fadlan. Tight match honestly. Sempet nahan di 2 up. Lalu kekejar balik gara-gara fisik aku yang agak kurang. Tapi I fought back in the last 2 holes. Dan Alhamdulillah bisa champion boys lah,” kata Galih. (YM)



