Padang Golf Manyaran Indah: Aset yang Terabaikan

Padang Golf Manyaran Indah menjadi destinasi kunjungan Raja Kadal kali ini. Lapangan golf yang sempat populer di kalangan pegolf Semarang dan sekitarnya kini terabaikan.

Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, saat ini memiliki 2 lapangan golf yang masih aktif beroperasi, yaitu Semarang Royale Golf dan Graha Candi Golf Club. Dua lapangan ini menjadi tempat singgah para penggila golf di kawasan Semarang dan sekitarnya.

Tujuh tahun lalu, Semarang sebenarnya mempunyai 1 lapangan golf lagi, yaitu Padang Golf Manyaran Indah. Namun, lapangan golf yang berada di kawasan Manyaran, Bambankerep, Ngaliyan, Semarang, tersebut ditutup pada 2017. Kabarnya, lapangan ini akan direnovasi. Namun, sayangnya hingga saat ini renovasi terhenti di jalan sehingga eksistensi Padang Golf Manyaran Indah cenderung terabaikan. 

Menurut sejarahnya, Padang Golf Manyaran Indah didesain Jack Boyle asal Amerika Serikat pada 1979. Awalnya, lapangan ini hanya memiliki 9 hole. Namun, lapangan ini dikembangkan menjadi 18 hole pada 1983.

 

Ketika berkunjung ke sini, kondisi club house & fasilitas lainnya memang memprihatinkan. Bangunan-bangunan tersebut sudah lama terbengkalai. Tidak terlihat bahwa Padang Golf Manyaran Indah yang merupakan lapangan golf tertua kedua di Kota Semarang menjadi salah satu ikon golf kota tersebut. 

Meski demikian, ada beberapa hole yang masih bisa dimainkan. Para mantan kedi yang tinggal di sekitar lapangan masih merawat beberapa hole. Dengan biaya main sebesar Rp75 ribu, Manyaran Indah layak untuk dijadikan sebagai tempat berlatih.

 

Padang Golf Manyaran Indah sebenarnya berada di samping area pemukiman, dan dikelilingi oleh perbukitan yang indah. Selain itu, lapangan golf ini terletak dekat dengan salah satu ikon wisata kota semarang, Goa Kreo, objek wisata yang punya banyak cerita dan legenda. Salah satunya, konon, adalah goa itu menjadi tempat bertapanya Sunan Kalijaga, salah satu penyebar agama Islam di tanah Jawa.

Ketika masih beroperasi, di 2 hole (4 dan 14), mengalir sungai Kreo yang memberikan suara gemericik air sehingga suasana bermain golf terasa lebih alami. Kini, beberapa tee box berada di samping ladang jagung & area cocok tanam lainnya. Danau-danau di lapangan menjadi tempat para warga untuk mincing.

Namun, daya tarik dan pesona Padang Golf Manyaran Indah belumlah pudar. Beberapa calon pengantin bahkan memanfaatkan lokasi yang terbengkalai ini sebagai latar untuk foto pre-wedding. Salah satunya, ya di tengah fairway.

Meski tidak beroperasi lagi, Padang Golf Manyaran Indah tetap menebarkan pesona dengan sisa-sisa asetnya. Sayangnya, aset-aset ini terabaikan saat ini….

 

Penulis: YM/OB Golf – Kredit Foto: Bramega Sanditama (Raja Kadal) & Siraj Aditya

Share with

More News

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

HSBC Women’s World Championship: Duo Australia Sukses Gusur Pemuncak 36 Hole

Program Ramadan ala Riverside Golf Club

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa