Amadeus “Yoyo” Christian Susanto (Jawa Tengah) dan Sania Talitha Wahyudi (DKI Jakarta) mengukir diri sebagai juara baru dalam Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) 2025 pada Kamis (19/6) kemarin. Keduanya sukses menutup putaran akhir OJAO 2025 dengan permainan yang impresif. Putaran akhir Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) 2025 mulai berlangsung pada pukul 9.00 pagi setelah terlebih dahulu menyelesaikan sisa permainan putaran kedua yang belum terselesaikan pada Rabu (18/6) karena hari sudah gelap. Amadeus Christian Susanto yang merupakan satu dari 16 pegolf yang harus menyelesaikan putaran kedua makin kokoh di puncak leaderboard dengan perolehan 9-under, meninggalkan jauh Mochtar (Kalimantan Timur) yang berada di posisi kedua dengan 3-under.
Meski unggul 6 pukulan, Yoyo malah tampil menggila pada putaran akhir. Dua birdie di 2 hole awal melebarkan jarak Yoyo dengan para pesaingnya. Meski membuat bogey di hole 5, Yoyo membayarnya dengan tambahan 6 birdie hingga hole akhir. Pegolf Jawa Tengah tersebut menutup putaran akhir dengan 8-under (63).

Dengan total 17-under, Yoyo resmi menjuarai OJAO 2025. Torehan total skor ini menjadi rekor skor kemenangan terendah yang pernah diukir dalam sejarah OJAO. Rekor sebelumnya dipegang Naraajie Emerald Ramadhanputra dengan 10-under pada 2017 di Emeralda. Sementara, rekor kemenangan terendah OJAO di Gunung Geulis Country Club adalah 9-under yang dibukukan Gabriel Hansel Hari pada 2024.
“Sejak awal minggu ini aku memang sudah enak dengan permainanku. Aku sebenarnya sudah confidence banget sejak main Kejurnas 2025 pada awal Mei kemarin. Ini merupakan penampilan kedua aku di OJAO ini. Tahun lalu aku ada di T2 setelah kalah dari Hansel dengan selisih 5 pukulan. Sejak Januari tahun ini aku merasa ada peningkatan performa setelah ganti equipment dan mendapatkan fitter yang pas dengan equipment aku,” kata Yoyo.
Randy Arbenata Mohamad Bintang menduduki posisi runner up. Atlet asal Jawa barat ini berhasil merangsek ke posisi kedua setelah menampilkan permainan terbaiknya di putaran akhir dengan 67 (4-under), sehingga mengumpulkan total 208 (5-under). Asa Nadjib Bhakti dari Sumut harus puas di posisi ketiga dengan 2-over.

Di nomor putri, Sania berhasil mengungguli pimpinan leaderboard selama 2 hari, Rayi Geulis Zullandari (Jawa Barat) usai menampilkan permainan luar biasa di putaran akhir OJAO 2025. Sania membukukan skor 67 (4-under) dengan total 210 (3-under), yang langsung melesat ke puncak klasemen. Sania menjadi satu-satunya pegolf putri yang menorehkan skor di bawah par pada klasemen akhir.
“Hari ini permainannya cukup pas. First dan approach shot-nya lumayan solid, sehingga tinggal mengandalkan putting saja. Cukup confidence ketika mulai putaran akhir dengan selisih 1 pukulan (dari Rayi). Hanya di back nine agak deg-degan. Namun, berusaha stay calm. Overall pukulan aku bagus semua sih,” kata Sania, yang membukukan 4 birdie tanpa bogey satu pun.



