US Open 2025 yang akan berlangsung di Oakmont Country Club pada 12-15 Juni ini akan menjadi pergelaran ke-10 dari turnamen major tersebut. Rekor skor total terendah US Open di Oakmont adalah 5-under.
Perhelatan major US Open telah berusia lebih dari 120 tahun. Dimulai sejak 1895, sebanyak 52 lapangan yang berbeda di Amerika Serikat telah menjadi venue turnamen yang diadakan oleh United States Golf Association (USGA) tersebut. Untuk pergelaran edisi ke-125, yang akan dilaksanakan pada 12-15 Juni 2025, US Open memilih Oakmont Country Club sebagai venue-nya.
Selain US Open, Oakmont Country Club pun menjadi beberapa venue turnamen besar. Turnamen US Amateur pernah diadakan di lapangan yang kini berusia 122 tahun ini hingga 6 kali. Event major PGA Championship (3 kali) dan US Women’s Open (2 kali) pernah diadakan di Oakmont.
Namun, untuk US Open, lapangan golf yang berada di Pennsylvania tersebut memegang rekor sebagai venue terbanyak untuk penyelenggaraan turnamen USGA ini. Dimulai pada 1927, Oakmont telah menjadi venue untuk ke-10 kalinya untuk perhelatan US Open tahun ini. Dengan demikian, lapangan golf yang telah mengalami 3 kali renovasi dari 3 desainer ini akan mencetak rekor sebagai lapangan golf pertama yang mencapai dua angka untuk penyelenggaraan US Open.

Sepanjang 9 kali penyelenggaraan sebelumnya, Oakmont menjadi saksi berbagai drama yang terjadi di US Open. Pada 1953, salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Ben Hogan, meraih kemenangan kedua dari tiga kemenangan major berturut-turut di tahun itu. Hogan mengukir kemenangannya dengan penuh gaya, menang dengan keunggulan 6 pukulan.
Sembilan tahun kemudian, Jack Nicklaus memulai koleksi majornya (rekor 18 gelar) dengan menjuarai US Open di Oakmont. Nicklaus pun memenangi event major tersebut dengan mengalahkan pegolf terbaik di masa itu, Arnold Palmer, lewat babak playoff.
Pada 1973, Johnny Miller pun meraih gelar major pertamanya di Oakmont dengan rekor tersendiri. Ia membukukan rekor skor terendah dengan 63 di final round untuk meraih trofi juara. Kemudian, 21 tahun kemudian—1994, Ernie Els juga memenangi trofi major pertamanya usai mengalahkan Loren Roberts dan Colin Montgomerie lewat playoff. Dustin Johnson pun mencatat prestasi yang sama pada 2016, menang atas 3 pesaingnya dengan keunggulan 3 pukulan.
Oakmont merupakan salah satu lapangan yang sulit ditaklukkan untuk event sekelas US Open. Skor total kemenangan terendah yang masih tercatat sampai sekarang adalah 5-under, yang dibukukan Els dengan kemenangan playoff. Meski dianggap lapangan yang sulit, Oakmont mendapat pujian dari beberapa pemain. Runner up US Open 6 kali Phil Mickelson menyebut Oakmont CC sebagai tempat yang istimewa, sedangkan Miller pernah menggambarkan Oakmont sebagai “lapangan terhebat yang pernah saya mainkan”.
Bagaimana dengan tahun ini? Apakah ada drama lain ataukah pujian terhadap sajian ketangguhan lapangan par 70 (untuk US Open) sepanjang 7,431 yards (6,795 m)?

Penulis: YM | OB Golf. Kredit Foto: Getty Images | Michael Madrid-USA TODAY Sports



