Berlatih dengan George
Memiliki grip golf yang tepat untuk permainan Anda memiliki salah satu dari banyak aspek yang harus menyatu agar Anda dapat memainkan olahraga golf terbaik dengan baik. Grip golf yang baik akan membantu dalam mengontrol dan mengarahkan bola. Menyesuaikan grip Anda dapat memperbaiki kesalahan dalam swing Anda yang menyebabkan bola slice atau hook. Berikut adalah beberapa jenis grip yang perlu Anda ketahui:
Baseball grip
Baseball grip itu memiliki kelebihan: gripnya itu kebanyakan ada di tangan. Cara memegang club golf dengan semua (sepuluh) jari menyentuh club tanpa saling mengunci atau tumpang tindih. Grip ini mirip dengan cara memegang pemukul bisbol. Menggunakan grip ini, kita bisa melakukan release lebih cepat. Karena kebanyakan dari gripnya itu ada di jari. Kekurangannya adalah kontrol terhadap wrist, baseball kurang memberikan stabilitas pada pergelangan tangan, yang mungkin sulit dilakukan bagi sebagian orang.

Overlap
Grip yang juga disebut-sebut Vardon grip ini membuat tangan kita lebih sedikit terhubung dibanding baseball grip. Teknik ini memegang club dengan jari kelingking tangan kanan (untuk pemain kidal, tangan kiri) diletakkan di sela antara jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri (kidal: tangan kanan), menciptakan overlap untuk menyatukan kedua tangan. Meski demikian, release-nya tidak bisa secepat baseball grip. Saya pun tidak menganjurkan release cepat-cepat, karena itu bisa membuat bola hook atau push. Ya, tergantung seberapa cepat badan dan lain-lain yang mendukungnya. Nah, saya sendiri pakai overlap, karena sejak kecil memang diajari menggunakan overlap.

Interlock
Tapi saya sendiri paling suka dulu gripnya interlock. Teknik ini menggenggam club golf dengan jari kelingking tangan kanan diselipkan di antara jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri, menciptakan “kunci” yang menyatukan kedua tangan. Karena interlock itu, semua tangan kita lebih connected. Jadi, connected itu dalam arti apa? Kita bisa mengontrol clubface dengan lebih mudah. Untuk soal release juga tidak masalah, kita tidak perlu release juga terlalu cepat. Kita justru bisa lebih mengontrol clubface.

Dua Grip yang Tidak Biasa
Selain beberapa grip yang umum, ada juga grip-grip yang tidak biasa. Namun, ada beberapa pegolf yang menggunakannya karena memang sudah terbiasa menggunakannya, dan terbentuk secara autodidak. Berikut grip-grip yang tidak umum itu:
Jim Furyk Grip
Jim Furyk menggunakan grip yang disebut dengan double-overlap grip. Ia meletakkan jari kelingking kanan di antara jari tengah dan jari manis. Jari manis kanan Furyk diletakkan di tempat di mana jari kelingking biasanya berada. Grip ini menciptakan grip tumpang tindih ganda (double-overlap grip) yang unik dalam golf profesional. Double-overlap grip membatasi gerakan tangan pemainnya dan mencegahnya untuk memukul hook yang liar.

Crosshand Grip
Teknik ini memegang club golf dengan meletakkan tangan kiri lebih rendah daripada tangan kanan. Grip ini mengubah peran tangan dalam gerakan, dengan tangan kanan kini menjadi kurang aktif. Grip crosshand bisa dibilang sulit karena release-nya sangat berbeda dengan release dari grip yang konvensional.

(Teks & Foto: Yulius Martinus/ OB Golf)



