Mengangkat Bola dari Jebakan Pasir

BERLATIH DENGAN GEORGE | PUKULAN DARI BUNKER

Bunker merupakan satu area permainan yang biasa ditemui di lapangan golf. Salah satunya adalah greenside bunker (bunker di sisi green). Berbeda dengan bunker-bunker di area lainnya, greenside bunker ini cenderung memberikan kekhawatiran sebagian besar pegolf karena mereka sudah terlebih dahulu gugup ketika bola masuk di bunker pinggiran green ini. Keberhasilan mengeluarkan bola dari bunker menentukan skor rendah yang dibuat di hole tersebut. Karena itu, mereka takut gagal.

Ketika bola berada di greenside bunker yang berjarak 5-10 meter ke hole, sebagian pegolf memilih untuk melakukan penyesuaian jarak dengan pukulan setengah swing. Namun, saya menyarankan untuk menyesuaikan clubface-nya. Club yang digunakan untuk area ini adalah wedge 54 dan 60 derajat. Dua club ini bisa menghasilkan bounce (sudut sudut yang dibentuk antara tepi depan sole (bagian bawah) club dengan permukaan tanah saat bersentuhan), yang memudahkan bola untuk keluar dari pasir. Ada pula hal-hal yang perlu diperhatikan untuk dapat mengangkat bola dari jebakan pasir tersebut.  

Grip

Grip ini perlu diperhatikan. Untuk pegolf non-kidal, tangan kiri normal saja, sedangkan grip tangan kanan lebih memegang club di finger/jari tangan. Dengan grip ini, Anda bisa merilis club face lebih mudah dan memberikan ball flight yang lebih tinggi.

Stance

Posisi kuda-kuda (stance) tidak boleh square (sejajar dengan garis target), dan posisi bola tidak boleh di kaki belakang. Jika melakukan ini, badan Anda akan kesulitan untuk rilis yang akibatnya anda akan menggunakan terlalu banyak pergelangan tangan (atau flip), yang bisa menyebabkan clubface tertutup saat impact (yang artinya bounce mengecil dan club bisa dig dan bola bisa keluar dengan terbang rendah dan banyak roll atau bahkan lebih parahnya bisa mishit seperti fat atau thin). Itu yang seharusnya dihindari. 

Karena itu, saya menyarankan untuk open stance, sedikit lebih ke kiri dari target. Dengan open stance, Anda bisa rilis ke kiri dengan menggunakan badan Anda. Swing Anda pun akan searah dengan garis kaki. Club face diarahkan ke pin, atau ke break yang dikehendaki pemain.

Backswing-Follow Through

Untuk melatih feel jarak, Anda bisa mengaturnya melalui panjang follow through (sesuai dengan jarak yang ingin dijangkau) dan se-open/sebuka apa clubface-nya  sewaktu set up.  Jika jarak (target) pendek follow through-nya bisa pendek. Untuk jarak jauh, follow through bisa lebih panjang. Atau, jika jarak pendek, clubface bisa lebih dibuka dan bila jarak lebih jauh, clubface bisa lebih square

Pastikan, posisi badan tidak terlalu depan atau terlalu belakang dan sebaiknya berada di belakang bola (atau dimana anda mau club face masuk ke dalam pasir). Jalur swing akan terasa sedikit out to in. Ini sebenarnya yang diperlukan anda bisa merilis tangan dan badan anda dengan mudah. 

Impact 

Ketika impact, club terlebih dahulu mendarat di pasir dengan jarak satu atau dua bola di belakang bola yang akan dipukul agar mendapatkan spin. Untuk berlatih, Anda bisa memvisualisasi uang 100 ribu di bawah bola sebagai gambaran di pikiran Anda di mana club face akan enter the sand atau masuk ke dalam pasir dan exit the sand atau keluar dari pasir. Jadi, Anda memukul bola mengikuti garis dari uang 100 ribu tersebut, masuk dari belakang uang 100 ribu dan keluar dari depan uang 100 ribu tersebut.

(Teks & Foto: Yulius Martinus/ OB Golf)

 

Share with

More News

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

HSBC Women’s World Championship: Duo Australia Sukses Gusur Pemuncak 36 Hole

Program Ramadan ala Riverside Golf Club

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa